Sukses

Warga Afrika Selundupkan 1 Kg Sabu dalam Kancing Busana Adat

Liputan6.com, Jakarta - Seorang Warga Negara (WN) Republik Benin, Afrika, kedapatan membawa sabu seberat 1.8 Kilogram yang dikemasnya di dalam 998 kancing busana adat Afrika.

WNA yang diketahui berinisial HMI (64) itu, menumpang pesawat rute Benin - Ethiopian, Ethiopian - Jakarta. Sabu yang disimpannya di dalam kancing busana adat itu, dikemasnya dengan rapih di dalam koper.

Erwin Situmorang, Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe C Bandara Soekarno-Hatta mengatakan, HMI diketahui membawa delapan buah pakaian tradisional Afrika yang di dalam kancingnya dimasukkan butiran Methamphetamine.

"Kita ketahui berdasarkan analis citra X-Ray dan Profiling penumpang yang dilakukan oleh petugas," ujar Erwin, Kamis (11/7/2019).

Erwin mengungkapkan, saat dilakukan pemeriksaan barang bawaan penumpang tersebut, petugas mencurigai kancing yang terpasang pada delapan buah pakaian tradisional Afrika.

"Ada 998 butir kancing yang terpasang pada delapan pieces pakaian tradisional Afrika, dan setelah diperiksa ternyata benar ada serbuk kristal putih yang setelah diidentifikasi merupakan Methamphetamine yang berjumlah total 1.856 gram," jelas Erwin.

 

2 dari 3 halaman

Koordinasi Bareskrim

Dari hasil temuan tersebut, petugas Bea Cukai pun lantas melakukan koordinasi dengan Bareskrim Polri untuk dilakukan controlled delivery.

"Pada tanggal 23 Juni 2019, tim gabungan berhasil mengamankan seorang WNI berinisial AS (19) yang mengaku diperintah oleh seorang warga negara Afrika untuk mengambil barang," ungkapnya.

Kini, petugas pun masih mengembangkan kasus ini untuk mencari pelaku lain yang terlibat.

"Kedua pelaku dikenakan Undang-undang 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, seumur hidup, atau penjara paling lama 20 Tahun dan denda maksimum Rp 10 Milyar," katanya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Mobil Pengangkut 50 Kilogram Sabu dari Malaysia Terbalik di Dumai
Artikel Selanjutnya
Top 3 Berita Hari Ini: Siapa Pengendali Jaringan Sabu di Balik Sepatu 8 Pemuda Aceh?