Sukses

KPK Evaluasi Pencegahan Korupsi di Papua Barat

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar evaluasi pencegahan korupsi di Provinsi Papua Barat. KPK juga akan melakukan pengawasan dalam hal ini.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyampaikan, kegiatan tersebut dilangsungkan selama lima hari terhitung sejak 8 April 2019 hingga 12 April 2019.

"Dalam waktu dua tahun, perbaikan sistem dan pembenahan tata kelola di Provinsi Papua Barat hingga akhir 2018 baru mencapai 19 persen. Hasil ini tak sesuai dengan komitmen dan rencana aksi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi pada Juli 2016," tutur Febri dalam keterangannya, Jakarta, Senin (8/4/2019).

Selama proses tersebut, penyidik KPK akan sibuk di dua kota yakni Manokwari dan Sorong. Sejumlah agenda yang akan dilaksanakan, yakni rapat koordinasi dan evaluasi rencana Aksi Program Pemberantasan Korupsi.

"Kedua, monitoring dan evaluasi rencana aksi di sektor Sumber Daya Alam (SDA)," jelas dia.

 

2 dari 3 halaman

Ketiga

Kemudian ketiga, KPK akan berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah Papua Barat, Kantor Syahbandar, dan Otoritas Pelabuhan Papua Barat yang salah satunya terkait pengapalan kayu.

Yang terakhir, akan dilaksanakan pilot project di beberapa pemerintah daerah di Provinsi Papua Barat untuk meningkatkan transparansi keuangan daerah.

"Seluruh kegiatan yang digelar KPK di Papua Barat bertujuan untuk meningkatkan komitmen perbaikan dalam kinerja tata kelola dan sistem pencegahan korupsi di segala sektor," Febri menandaskan.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
KPK Sebut Prabowo Salah Persepsi soal APBN Bocor Rp 2 Ribu Triliun
Artikel Selanjutnya
Komisioner KPU Temui KPK Bahas Laporan Harta Kekayaan Caleg