Sukses

2 Akun Twitter Dilaporkan PSI soal Spanduk Hargai Hak LGBT

Liputan6.com, Jakarta - Menyusul peredaran spanduk Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tentang LGBT, DPP PSI mendatangi Bareskrim Mabes Polri, Gambir, Jakarta Pusat dan Bawaslu. Selain melaporkan peredaran spanduk, dua akun Twitter penyebar berita bohong juga ikut dilaporkan.  

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Jumat (1/2/2019), spanduk bertuliskan "Hargai Hak-Hak LGBT'' disertai gambar Ketua Umum PSI Grace Natalie dan Sekjen Raja Juli Antoni membentang di jembatan penyebrangan orang (JPO), Jalan Casablanca, Jakarta Selatan

Sejumlah orang lalu menurunkannya karena dinilai meresahkan, akibat dipasang persis di sebelah SMP 115 Tebet.  

Sehari kemudian, dengan membawa bukti berupa foto, spanduk, dan print out dua akun Twitter, DPP PSI membuat laporan pencemaran nama baik.

Spanduk yang disebut PSI sebagai spanduk abal-abal dipastikan bukan produk PSI. Alasannya, selain font penulisan dan lambang sangat berbeda. Begitu pun dengan penulisan nama Ketua Umum PSI Grace Natalie.

Dua akun Twitter yang dilaporkan adalah DPP Front Santri Indonesia (FSI) dan Lembaga Informasi Front (LIF)  yang dianggap telah menyebarkan berita kebohongan.  

Selain ke Bareskrim, PSI juga mengadukan pemasangan spanduk tersebut ke kantor Bawaslu DKI Jakarta. Namun, laporan belum bisa diproses pihak Bawaslu karena pelapor belum memenuhi persyaratan materil dan formil. (Karlina Sintia Dewi)