Sukses

Korban Lion Air Jatuh Tinggalkan Istri yang Hamil 3 Bulan

Liputan6.com, Jakarta - Deryl Fida Febrianto, korban Pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, ternyata meninggalkan seorang istri yang sedang hamil tiga bulan.

Orangtua istrinya, Padiyatno (45), mengungkapkan, putrinya yang bernama Luthfiayani Eka Putri menikah resmi dengan Deryl pada 15 Oktober 2018. Sebelumnya mereka sudah menikah secara agama lebih dulu.

"Luthfiayani Eka Putri, anak saya saat ini sedang hamil sekitar 3 bulanan. Mereka berdua sudah menikah siri beberapa bulan lalu," tutur Padiyatno di rumah duka, Rabu (31/10/2018).

Padiyatno mengungkapkan, sudah bercerai dengan ibunda Putri. Meski begitu, ia masih sering berkomunikasi dengan Deryl maupun Putri.

"Masih sering berkomunikasi dengan keduanya, sebelum dan sesudah mereka menikah," ungkapnya.

Sebelum pesawat Lion Air yang ditumpangi Deryl jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, Padiyatno mengaku mendapat firasat. Sebab, akhir-akhir ini sang menantu sering berkomunikasi dengannya.

"Sebelumnya memang akhir-akhir ini Deryl sering kirim WA (Whatsapp) ke saya. Entah itu cuma menanyakan keadaan saya," ucapnya.

Sebelumnya, Lutfiani istri Deryl bercerita kepada Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, bahwa sebelum berangkat sang suami sempat mengirim foto di dalam pesawat Lion Air JT 610.

"Sebelum berangkat kemarin saya berkomunikasi dan sedikit bercanda. Saya tanya sudah makan belum? Dia bilang makan dari mana kan cuma naik pesawat. Selain itu mas Deryl juga kirim foto kepada saya," kata Lutfiani saat ditanya Gus Ipul, Rabu (31/10 /2018).

 

2 dari 2 halaman

5 Warga Jatim jadi Korban

Gus Ipul mengaku prihatin dengan musibah tersebut. Ia mengungkapkan, ada lima warga Jawa Timur yang menjadi korban pesawat Lion air yang jatuh di Pantai Tanjung Pakis.

Selain Deryl, keempat warga Jatim lainnya yakni seorang pramugari bernama Alfiani Hidayatul Solikah warga Madiun, Hesti Nuraini warga Blitar, Tri Haska Hafidzi warga Blitar, dan Mujiono warga Sidoarjo.

"Selain keluarga Mas Deryl, tentu musibah ini terasa berat bagi keluarga lainnya yang turut berada di dalam pesawat itu. Apalagi Mas Deryl ini baru menikah dua minggu, semoga istrinya diberikan ketabahan," tutur Gus Ipul.

Gus Ipul meneladani Deryl, karena kepergiannya ke Pangkalpinang itu untuk berlayar dan mencari nafkah bagi istrinya. Dan jika Deryl ditemukan dalam kondisi wafat, Gus Ipul menyakini wafatnya dalam Khusnul khatimah.

Gus Ipul juga mengucapkan bela sungkawa untuk korban Lion Air lainnya.

"Kepada para keluarga korban saya sampaikan turut bela sungkawa. Semoga ada jalan terbaik bagi seluruh korban. Yang belum ditemukan semoga segera bisa diketemukan," ujar Gus Ipul.

Dalam kesempatan ini, Gus Ipul mengaku sangat sedih mendengar peristiwa tersebut dan berharap seluruh korban ditemukan.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Lion Air Batalkan hingga Setop Sementara Penerbangan ke China Imbas Virus Corona
Artikel Selanjutnya
Usai Terbang ke Wuhan, Pramugari Lion Air Diduga Terjangkit Virus Corona