Sukses

Ketika Kamera Jadi Saksi Guncangan Gempa 7 SR di Lombok dan Bali

Liputan6.com, Denpasar - Sejumlah video amatir merekam detik-detik terjadinya gempa di Lombok dan sekitarnya. Kepanikan warga dan upaya tolong menolong saat evakuasi, tergambar dalam sejumlah video tersebut.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Senin (6/8/2018), dalam video amatir yang direkam warga, tergambar detik-detik ketika gempa berkekuatan 7 skala Richter (SR) mengguncang Pulau Lombok, Minggu, 5 Agustus 2018, menjelang pukul 19.00 Wita.

Sesaat setelah gempa, kepanikan melanda warga sebuah desa di Kabupaten Lombok Utara. Dalam kondisi minim penerangan, warga saling membantu menyelamatkan diri melintasi reruntuhan bangunan rumah yang ambruk akibat gempa.

Sejumlah warga terluka tertimpa reruntuhan bangunan. Bahkan seorang wanita lanjut usia mengalami luka serius di bagian tangan.

Kepanikan juga nampak di sebuah rumah sakit di Kabupaten Lombok. Para pasien dievakuasi keluar rumah sakit, termasuk bayi-bayi dan pasien yang tengah dirawat.

Sementara itu, video amatir yang direkam oleh karyawan sebuah swalayan juga menunjukkan dahsyatnya efek gempa. Beberapa bagian toko hancur, etalase terjatuh, dan barang-barang berserakan akibat gempa.

Tak hanya di Lombok, Pulau Bali juga terdampak gempa. Sebuah video amatir merekam seorang imam yang tengah salat berjamaah di Musala As-Syuhada.

Akibat kencangnya gempa, sang imam berpegangan ke tembok, tapi ibadahnya sama sekali tak dihentikan. Beberapa jemaah salat berhamburan keluar menyelamatkan diri, namun, sang imam tetap berdiri tegar dan lantang membacakan surat-surat pendek demi tetap memimpin salat berjamaah.

Di bagian lain di pulau dewata, sejumlah fasilitas publik rusak akibat gempa. Salah satunya adalah Mal Galeria, Bali. Area parkir bertingkat kendaraan motor terlihat rusak parah. Puing-puing bangunan bertingkat juga ikut jatuh dan menimpa sejumlah sepeda motor di bawahnya. (Galuh Garmabrata)