Sukses

Jokowi Pastikan Tol Gempol-Pasuruan Bisa Dilalui Saat Mudik Lebaran

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Jokowi memastikan ruas jalan tol Gempol-Pasuruan seksi 2 berfungsi untuk jalur mudik Lebaran 2018. Kendati disejumlah titik masih terdapat jalur fungsional.

"Kita ingin memastikan penggunaan jalan tol untuk mudik, tadi sudah kita pastikan dari Merak sampai di Pasuruan sudah bisa dipakai untuk mudik, meskipun ada beberapa kilometer yang masih fungsional seperti ini," kata Jokowi saat meninjau jalan Tol Gempol-Pasuruan di Pasuruan, Sabtu, 12 Mei 2018.

Jokowi berharap, keberadaan ruas tol sepanjang 6,6 kilometer ini dapat mengurangi beban kemacetan saat arus mudik lebaran mendatang. Ruas tersebut dikerjakan oleh PT Hutama Karya-Gorip KSO yang ditargetkan selesai pada 20 Mei 2018.

"Yang seperti ini sudah bisa dipakai, kita harapkan nantinya Lebaran yang akan datang kelancaran lalu lintas akan bisa lebih baik," kata Jokowi.

Selanjutnya jalan tol ruas Gempol-Probolinggo seksi 3 ditargetkan tersambung pada akhir 2018.

"Nanti sampai Probolinggo akhir tahun, Insya Allah nanti sampai selesai, sampai Juni mulai pembebasan lahan dari Probolinggo sampai di tol Banyuwangi, mulai lagi konstruksi sudah berjalan," ungkap Jokowi.

Dia juga mengharapkan, pada akhir 2019 akhir, jalan tol dari Merak sampai Banyuwangi sudah bisa digunakan.

"Ini target ya, mudah-mudahan di lapangannya juga ada semuanya. Sementara ini tidak ada kendala, tadi saya tanya Pak Gubernur tidak ada, tanya Pak Bupati tidak ada, semua sudah baik," tegas Jokowi.

 

2 dari 2 halaman

Rute Alternatif

Dengan adanya jalan tol ini, maka masyarakat pun punya pilihan saat arus mudik dan arus balik Lebaran 2018.

"Artinya masyarakat bisa memilih arteri Pantura atau pilih yang tol, ada pilihan, biasanya kan hanya satu, ini kan ada dua, jadi lebih lancar kan logikanya," tegas Presiden.

Artinya Jalur mudik yang bisa digunakan adalah mulai Simpang Susun Gempol sampai dengan gerbang tol Pasuruan (20,5 kilometer). Ruas itu terdiri dari seksi 1 (13,9 km) sudah bertarif dan seksi 2 (6,6 km) tanpa tarif.

Dengan demikian, untuk ruas Gempol-Pasuruan ini masih menyisakan seksi 3 sepanjang 13,65 dari Pasuruan hingga Grati dengan kemajuan pembebasan lahan hampir 90 persen dan proses kontruksi.

Hanya ada sedikit kendala yaitu adanya tanah yang belum bebas sebanyak 87 bidang (seksi 3B dan 3C) yang mengakibatkan keterlambatan konstruksi.

Reporter: Ya'cob Billiocta

Sumber: Merdeka.com

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Artikel Selanjutnya
7 Kriteria yang Harus Dipenuhi Cawapres Jokowi
Artikel Selanjutnya
Jokowi Target Terbitkan 1,5 Juta Sertifikat Tanah di Jatim