Sukses

Pesan Panglima TNI untuk Marinir: Jangan Terlibat Politik Praktis

Liputan6.com, Jakarta - Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, menyampaikan pesan ke prajurit Marinir. Ia mengungkapkannya ketika mengunjungi Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis 21 Desember 2017.

"Saya perintahkan kepada seluruh prajurit Marinir untuk tetap menjunjung tinggi netralitas TNI dan tidak ada yang berusaha melibatkan diri serta masuk ke dalam kegiatan politik praktis," tegasnya Hadi.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI di hadapan ribuan prajurit Korps Marinir. Dalam kunjungannnya, Hadi disambut meriah keluarga besar Korps Marinir dan masyarakat setempat.

Penyambutan Hadi diwarnai demosntrasi gelombang pendaratan, berupa manuver kendaraan tempur Korps Marinir yang kemudian melakukan penembakan, Gun Drill Artileri, serangan kilat, dan lain-lain.

Dalam sambutannya, Hadi juga meminta prajurit Marinir tetap memelihara kemampuan, profesionalitas dan semangat juang yang tinggi untuk melaksanakan tugas.

"Saya merasa bangga dan merasa terhormat bisa berdiri di hadapan para prajurit Korps Marinir petarung yang hebat dan profesional serta dekat dengan rakyat," Hadi menambahkan.

 

2 dari 2 halaman

Jadi Prajurit Tangguh

Lebih lanjut, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. mengingatkan seluruh prajurit Korps Marinir agar senantiasa menjadi prajurit sejati yang tangguh, berjiwa satria, militan, loyal dan profesional. Prajurit, kata dia, juga harus selalu unggul dan tidak mengenal menyerah dalam menyelesaikan tugas bagi kepentingan TNI bangsa dan negara.

Dalam kunjungan yang sama, Hadi rombongan melaksanakan tour facility untuk melihat dari dekat Kesatrian Marinir di Cilandak. Ia berkesempatan menjajal beberapa fasilitas seperti, menembak sniper jarak 400 meter dengan sasaran hidup, Close Quarter Battle (CQB), penyematan Brevet kehormatan Trimedia serta Brevet Anti Teror Aspek Laut dan di akhir acara penyerahan cinderamata.

Saksikan video pilihan di bawah ini: