Penanaman Bibit Pohon Mangrove di Pesisir, Jaga Lingkungan Dukung Masa Depan Berkelanjutan

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Keagamaan Achmad Fahrur Rozi alias Gus Fahrur mengapresiasi pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berhasil menurunkan harga beras di sejumlah daerah dalam beberapa hari terakhir.

Diperbarui 24 Juni 2025, 00:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Saat mobilitas dijalankan dengan kepedulian, langkah kecil pun bisa jadi kontribusi menjaga lingkungan dan mendukung masa depan yang berkelanjutan.

Menjalankan mobilitas berkelanjutan menjadi bagian dari nilai kepedulian yang tertanam dalam budaya Bluebird.

"Sebagai katalis, Bluebird telah memulai langkah ini sejak lama dan terus melanjutkannya dengan pendekatan menyeluruh, mencakup pengurangan emisi hingga kolaborasi lintas pihak," ujar Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Adrianto Djokosoetono melalui keterangan tertulis, Minggu (22/6/2025).

Atas dasar tersebut, lanjut dia, sebagai rangkaian ulang tahun ke-53, bluebird melakukan kolaborasi bersama Benih Baik untuk menanam 530 bibit pohon mangrove hasil upaya kolektif dengan berbagai pihak.

"Kegiatan ini melibatkan keluarga besar Bluebird termasuk pengemudi, Srikandi Bluebird, Kartini Bluebird, Generasi Biru, dan para pengguna layanan Bluebird Group yang terus menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan," papar Andre, sapaan akrabnya.

Dia mengatakan, salah satu bentuk kontribusi tersebut hadir melalui kampanye Sustainabili-Tree. Dalam inisiatif ini, kata Andre, ribuan orang menuliskan nama dan harapan mereka untuk bumi melalui aktivitas digital pledging yang dikonversi menjadi donasi senilai Rp10.000, digunakan untuk pengadaan bibit pohon.

"Dukungan juga datang dari pengguna aplikasi MyBluebird yang berpartisipasi diprogram Bluebird & Cititrans Sustainability Movement, sebuah gerakan donasi untuk penanaman pohon dalam setiap perjalanan. Selain itu, pengguna juga dapat menukarkan EZPoint untuk berkontribusi pada kegiatan ini," papar Andre.

Menurut dia, ragam inisiatif ini menguatkan semangat bersama dalam mendorong mobilitas yang bertanggungjawab terhadap lingkungan. Mobilitas dan keberlanjutan yang berjalan beriringan adalah sebuah visi yang dibawa oleh .

"Kami percaya bahwa setiap perjalanan, sekecil apa pun, bisa membawa dampak besar ketika dilakukan bersama-sama. Sustainabili-Tree adalah bentuk kepedulian kita bersama terhadap lingkungan," ucap Andre.

 

Penanaman Pohon

Andre menjelaskan, penanaman pohon juga merupakan bagian dari inisiatif Visi Keberlanjutan perusahaan pada agenda BlueSky 50:30.

"Visi ini memiliki target pengurangan 50 persen emisi dan limbah hingga tahun 2030. Mangrove dipilih karena kemampuannya dalam menyerap emisi karbon, mencegah abrasi, serta memperkuat ekosistem pesisir yang kini semakin rentan," terang dia.

Menurut dia, kegiatan penanaman akan dilakukan bersama mitra konservasi lokal dan didukung langsung oleh tim internal Bluebird. Sebanyak 530 bibit mangrove yang ditanam diperkirakan mampu menyerap hingga 13,25 ton karbon dioksida per tahun.

Andre mengatakan, penanaman dilakukan di dua titik pesisir, yaitu Muara Gembong, Bekasi, dan Pantai Indah Kapuk, Jakarta, dengan total area tanam mencapai sekitar 530 meter persegi.

"Inisiatif ini menjadi pengingat bahwa keberlanjutan bukan hanya soal teknologi atau investasi besar, tapi juga tentang kebersamaan dan konsistensi dalam menjaga lingkungan, yang dilakukan secara konsisten," kata dia.

"Kami ingin menjadikan keberlanjutan sebagai bagian dari kebiasaan, karena setiap kontribusi, berarti besar ketika dilakukan bersama," sambung Andre.

Dia menjelaskan, penanaman pohon ini melengkapi rangkaian inisiatif keberlanjutan yang terus dijalankan Bluebird Group sejak awal beroperasi.

"Hingga akhir 2024, perusahaan telah berhasil mencatatkan pengurangan lebih dari 196.000 ton emisi karbon melalui adopsi kendaraan ramah lingkungan, optimalisasi operasional armada, serta pemanfaatan energi terbarukan di sejumlah fasilitas," papar dia.

"Upaya ini turut diperkuat dengan pelatihan internal yang berfokus pada praktik operasional ramah lingkungan, termasuk mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali pakai di lingkungan kerja maupun selama beroperasi," jelas Andre.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6