Liputan6.com, Jakarta - Resep kue perut ayam yang renyah dan gurih menjadi salah satu hidangan tradisional yang kembali diminati karena teksturnya yang garing dan cita rasa khas. Camilan ini banyak dicari sebagai inspirasi masakan rumahan yang sederhana namun tetap lezat.
Minat terhadap resep kue perut ayam yang renyah dan gurih terus meningkat seiring tren memasak rumahan yang praktis dan hemat. Banyak orang mencoba membuatnya sendiri karena prosesnya tidak terlalu rumit serta hasilnya bisa disesuaikan dengan selera.
Tengah maraknya makanan modern, resep kue perut ayam yang renyah dan gurih tetap digemari karena nilai nostalgia dan keunikan rasa. Hidangan ini menjadi salah satu warisan kuliner yang masih relevan hingga sekarang.
Advertisement
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang resep kue perut ayam yang renyah dan gurih, Kamis (2/7/2026).
Resep Kue Perut Ayam yang Renyah dan Gurih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8961588/original/074054000_1782976559-kue_perut_ayam.jpg)
Bahan kering:
- 250 gram tepung terigu
- 1 sdt ragi instan
- 1/2 sdt baking powder
- 1/2 sdt vanili bubuk
- 100 gram gula pasir
- 1/4 sdt garam
Bahan basah:
- 2 butir telur
- 100 ml air kelapa (atau air biasa)
Bahan kering berfungsi sebagai dasar adonan, sementara bahan basah memberikan kelembutan serta membantu proses pengembangan adonan agar hasil akhir lebih ringan dan renyah. Penggunaan air kelapa juga dapat memberikan aroma dan rasa yang lebih khas.
Cara Membuat
- Campurkan semua bahan kering (tepung terigu, ragi instan, baking powder, vanili, gula pasir, dan garam) dalam satu wadah besar, lalu aduk hingga rata dan tidak ada gumpalan.
- Kocok lepas 2 butir telur dalam wadah terpisah, kemudian masukkan ke dalam campuran bahan kering secara perlahan sambil diaduk.
- Tambahkan air kelapa atau air biasa sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga adonan tercampur rata dan memiliki tekstur yang halus serta tidak terlalu cair.
- Diamkan adonan selama kurang lebih 45 menit hingga mengembang sempurna karena proses kerja ragi.
- Masukkan adonan ke dalam piping bag, lalu gunting ujungnya agar mudah membentuk adonan saat digoreng.
- Panaskan minyak dalam jumlah cukup, kemudian semprotkan adonan secara melingkar langsung ke dalam minyak panas.
- Goreng hingga bagian bawah berwarna kuning keemasan, lalu balik agar matang merata di kedua sisi.
- Angkat dan tiriskan setelah seluruh bagian matang dan berwarna renyah keemasan.
- Sajikan Kue Perut Ayam selagi hangat agar teksturnya tetap renyah dan rasanya lebih nikmat.
Advertisement
Tips Kue Perut Ayam yang Renyah dan Gurih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8961592/original/078013400_1782976559-kue_perut_ayam_2.jpg)
1. Gunakan takaran bahan yang tepat
Pastikan perbandingan tepung terigu, telur, gula, santan, dan bahan cair lainnya sesuai resep. Adonan yang terlalu encer akan sulit dibentuk dan mudah menyerap minyak saat digoreng, sedangkan adonan yang terlalu padat dapat menghasilkan tekstur keras dan kurang mengembang.
Takaran yang seimbang akan menghasilkan adonan yang elastis sehingga kue perut ayam memiliki bagian dalam yang empuk sekaligus lapisan luar yang renyah.
2. Diamkan adonan hingga mengembang sempurna
Setelah adonan tercampur rata, beri waktu fermentasi hingga mengembang sesuai anjuran resep. Proses ini membuat ragi bekerja dengan baik sehingga terbentuk gelembung udara di dalam adonan.
Hasilnya, kue perut ayam akan memiliki tekstur yang lebih ringan, berongga halus, tidak bantat, dan tetap lembut meski sudah dingin. Hindari mempersingkat waktu fermentasi agar hasil akhirnya maksimal.
3. Gunakan minyak yang benar-benar panas
Sebelum mulai menggoreng, pastikan minyak sudah mencapai suhu yang cukup panas dan stabil. Minyak yang terlalu dingin membuat adonan menyerap banyak minyak sehingga kue menjadi lembek dan berminyak.
Sebaliknya, suhu yang tepat akan membuat permukaan adonan langsung mengeras, membentuk lapisan luar yang renyah, sementara bagian dalam tetap matang sempurna dan empuk.
4. Jangan terlalu sering membalik saat menggoreng
Saat adonan sudah masuk ke dalam minyak, biarkan terlebih dahulu hingga salah satu sisinya berubah menjadi kuning keemasan.
Terlalu sering membalik dapat membuat bentuk kue rusak, mudah patah, dan tingkat kematangannya menjadi tidak merata. Cukup balik satu atau dua kali agar kedua sisi matang sempurna dengan warna yang cantik dan tekstur yang tetap renyah.
5. Gunakan piping bag untuk hasil lebih rapi
Memakai piping bag akan memudahkan proses membentuk adonan menjadi lingkaran khas kue perut ayam. Selain menghasilkan ukuran yang lebih seragam, teknik ini juga membuat ketebalan adonan lebih merata sehingga seluruh bagian matang secara bersamaan saat digoreng. Jika tidak memiliki piping bag, kantong plastik tebal yang ujungnya dipotong juga bisa menjadi alternatif.
6. Tiriskan dengan benar setelah digoreng
Setelah matang, segera angkat kue dan tiriskan di atas rak kawat atau alas yang dilapisi tisu dapur agar minyak berlebih dapat keluar.
Hindari menumpuk kue saat masih panas karena uap yang terperangkap dapat membuat permukaannya cepat lembek. Dengan cara penirisan yang tepat, kue perut ayam akan tetap renyah lebih lama dan terasa lebih nikmat saat disajikan.
Pertanyaan Resep Kue Perut Ayam yang Renyah dan Gurih
Apa tekstur khas Kue Perut Ayam?
Kue Perut Ayam secara tradisional dikenal memiliki tekstur yang empuk, berserat, atau kenyal. Beberapa resep juga menekankan hasil yang lembut.
Dari mana rasa gurih Kue Perut Ayam berasal?
Rasa gurih pada Kue Perut Ayam berasal dari kombinasi gula, telur, dan terkadang santan atau tape singkong yang memberikan cita rasa manis yang kaya dan lezat.
Berapa lama adonan Kue Perut Ayam perlu difermentasi?
Adonan Kue Perut Ayam perlu didiamkan selama 45 menit atau hingga ragi mengembang sempurna.
Bagaimana cara membuat Kue Perut Ayam sedikit renyah di luar?
Untuk mendapatkan sedikit kerenyahan di bagian luar, Anda bisa mencoba menggorengnya dalam minyak yang cukup panas hingga permukaannya sedikit garing, namun bagian dalamnya akan tetap empuk.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8961587/original/052160000_1782976559-perut_ayam.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1373274/original/016421100_1476382611-malang.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782402/original/009814100_1782885154-belanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8901298/original/009057900_1782944367-Belgium_s_Youri_Tielemans__left__celebrates_with_Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7740710/original/034485200_1780547598-unnamed__5_.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6803758/original/018033600_1779595369-ledakan_petasan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/876431/original/002733200_1431584696-20150512_Chelse_Olivia_PD-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4291688/original/078364800_1673763858-20230115_warung_bakso_mercon_malang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5559305/original/000560100_1776565468-Polisi_amankan_penonton_yang_membawa_barang_terlarang_saat_laga_Arema_FC_lawan_Persis_Solo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554855/original/084565700_1776135250-unnamed__61_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554601/original/044482500_1776079615-yai_mim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553698/original/076221400_1776033437-Benda_diduga_rudal_melintas_di_langit_Malang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5086255/original/038318000_1736397993-c.jpg)