Bupati Madiun Ditusuk Warganya

Bupati Madiun, Muhtarom, ditusuk warganya pada acara Bakti Sosial Terpadu di Kecamatan Jiwan, Madiun. Tersangka langsung ditahan polisi.

Diterbitkan 23 Desember 2009, 15:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Madiun: Bupati Madiun, Jawa Timur, Muhtarom, ditusuk warganya berinisial YT alias Yy (31) pada acara Bakti Sosial Terpadu di Lapangan Desa Kincangwetan, Kecamatan Jiwan, Madiun, Jawa Tengah, Selasa (22/12) tengah malam. Akibat tusukan tersebut, Bupati mengalami luka memar di bagian perut sebelah kanan dan dirawat di puskesmas setempat. Sementara tersangka Yy yang juga warga desa sekitar langsung ditahan Polres Madiun.

"Kita telah mengamankan tersangka. Saat ini tengah dilakukan pemeriksaan intensif terhadap Yy. Yang pasti tersangka akan dikenai pasal pencobaan pembunuhan terhadap bupati," ujar Kapolres Madiun, , saat jumpa pers dengan wartawan Madiun, Rabu seperti dilaporkan Antara.

Menurut Kapolres Madiun AKBP Umar Efendi, peristiwa terjadi saat Muhtarom bersama pejabat muspida dan para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menggelar acara sarasehan di Desa Kincangwetan. Dalam acara itu bupati terlibat dialog dengan warga terkait permasalahan yang dihadapi warga desa setempat. Diduga, jawaban yang dilontarkan bupati dianggap berlebihan oleh tersangka sehingga tersangka tidak puas.

"Modusnya, pelaku pulang dan mempersiapkan sebuah obeng. Saat acara sarasehan akan berakhir, warga yang hadir bersalaman dengan Bupati dan pejabat lainnya. Bersamaan dengan itu, tersangka juga berusaha mendekati bupati dan tanpa disadari oleh semuanya, tersangka langsung mengayunkan obengnya ke perut Bupati," kata Kapolres.

Ulah tersangka membuat kaget warga dan menghebohkan acara sarasehan. Keributan sempat terjadi, dan polisi yang waktu itu juga berjaga-jaga langsung menangkap tersangka. Sementara Muhtarom langsung dilarikan ke Puskemas Jiwan untuk pertolongan medis.

Kepala Humas Kabupaten Madiun Mardii menyatakan saat ini kondisi Bupati Madiun baik-baik saja. Bupati tidak mengalami luka yang serius sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan.(ADO/MLA)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6