Kalangan Usaha Tak Siap Hadapi FTA

Kalangan usaha Tanah Air mengaku tidak siap dengan pemberlakuan zona perdagangan bebas (FTA) antara ASEAN dan Cina 2010 nanti. Pemerintah tak bisa berbuat banyak.

Diterbitkan 10 Desember 2009, 06:15 WIB
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Awal januari 2010 nanti dunia usaha Tanah Air harus siap bersaing dengan berbagai produk asal negeri Tirai Bambu yang bakal makin membanjiri kawasan ASEAB. Ini akibat diberlakukannya zona perdagangan bebas (FTA) antara ASEAN dan Cina. Di mana produk Cina dapat beredar di negara ASEAN.

Kalangan usaha mengakui ini sebagai tantangan berat. Sementara pemerintah tak dapat berbuat banyak karena sudah menjadi kesepakatan bersama negara anggota ASEAN. Demikian dikatakan Chris Kanter, Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri, di Jakarta, Rabu (9/12).

Dengan tarif bea masuk sebesar lima persen, industri tekstil domestik sudah defisit perdagangan bersama Cina mencapai US$ 520 juta. Bahkan hingga akhir tahun defisit industri tekstil bisa mencapai US$ 1 miliar. Padahal industri tekstil adalah industri padat karya yang menampung banyak tenaga kerja. Ancaman pemutusan hubungan kerja atau PHK pun ada di depan mata. Selengkapnya simak video berita ini.(BOG)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6