Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok gerah dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Hingga saat ini, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) DKI 2015 belum juga disahkan.
Untuk memastikan hal itu, Ahok memanggil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Tuty Kusumawati.
"Bu Tuty, nih kata Menteri (Mendagri), kita belum masukin APBD-P. Sekarang kami ikuti semua prosedur malah dipingpong sana, pingpong sini. Enggak apa-apa, kami ladenin," ujar Ahok kepada Tuty di Balaikota, Jakarta, Selasa (6/10/2015).
Advertisement
Tuty menjelaskan, Pemprov DKIÂ akan kembali menyerahkan dokumen RAPBD-P 2015 kepada Kemendagri. Padahal dokumen RAPBD-P itu sudah diserahkan kepada Mendagri sejak 11 Agustus, tapi terus dikembalikan.
Terhambatnya pengesahan juga disebabkan lambannya pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUAPPAS) APBD-P 2015. Tuty berjanji hari ini akan menyerahkan kembali ke Kemendagri.
"Kami sudah bolak-balik, kok. Bu Tuty ada kronologinya, saya lengkap tulis, (dokumen RAPBD-P) dilempar ke mana-mana," tambah Ahok.
Tuty menjelaskan, RAPBD-P diserahkan kepada Dirjen Bina Keuangan Daerah dan Dirjen Bina Pembangunan Daerah. Dokumen itu tertahan selama 2 minggu.
"Iya. Jadi dia (Kemendagri) tuh lempar ke sini, lempar ke situ. Kami ikuti maunya mereka apa. Kami catat semua (kronologi). Makanya saya bisa kasih lihat kronologi proses pembuatan APBD-P," kesal Ahok.
Anggaran pada RAPBD-P 2015 yang diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri sebesar Rp 65 triliun. Jumlah ini lebih kecil dibanding APBD DKI 2015 yang bernilai Rp 69,28 triliun. (Ali/Sun)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3341307/original/037033900_1609899603-cek_fakta_kosmetik_cega_covid-19.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320548/original/068244200_1786355298-cek_fakta_-_bansos_hut_ri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3372858/original/061241900_1612917784-Vaksin-Nakes-Lansia1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317472/original/091873000_1786014229-IMG_3312.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1009853/original/038965000_1444018855-P_20151005_103159.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1216080/original/055361000_1461726633-Ahok.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302223/original/051263400_1784536914-cek_fakta_-_Ahok_kaesang_PSI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8792896/original/036028900_1782899413-381e1ca3-cd6f-454b-822e-bafb132a46c8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5508083/original/075320600_1771564548-Ahok_-_klaim_bantuan_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7669455/original/089727000_1780463646-Ahok_cek_fakta_dana_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535449/original/049772900_1774011123-IMG_2583.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5484754/original/097823900_1769483718-IMG_7126.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5162262/original/039091800_1741870934-20250313-Ahok-MER_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5478866/original/025973300_1768955677-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-21T071644.645.jpg)