Sukses

Gagal Dapatkan Ponsel, Pencuri Tusuk Dada Pelajar

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pelajar berinisial FCD (16), ditusuk seseorang yang berniat mencuri ponsel miliknya. Peristiwa itu terjadi di dalam Metromini M52 jurusan Kampung Melayu-Cakung saat berada di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur.

Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit AKP Chalid Thayib mengatakan, FCD saat itu sedang menuju Buaran dari Kampung Melayu. Saat sedang duduk sendiri, pelaku tiba-tiba saja mendekati FCD dan meminta ponsel yang berada di kantung celananya. Karena FCD tak bersedia memberikan ponselnya, pelaku kemudian menusuk dadanya.

"Kejadiannya, Rabu, 10 Desember 2014 sore. Saat di TKP, pelaku yang diketahui berjenis kelamin laki-laki, naik ke dalam Metro Mini itu. Lalu memaksa korban menyerahkan HP," kata AKP Chalid Thayib, Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit, Kamis (11/12/2014).

FCD terus dipaksa untuk menyerahkan ponsel. Tapi, korban bersikukuh tidak mu memberikannya. Tiba-tiba pelaku menodongkan pisau dan menusuk dada korban 2 kali.

"Tiba-tiba pelaku mengeluarkan pisau dan langsung menusuk dada korban sebanyak dua kali," ungkap Chalid.

FCD langsung terkapar, sedangkan pelaku turun dan melarikan diri tanpa membawa ponsel yang sedari tadi diinginkannya. Korban yang sudah bersimbah darah lalu ditolong oleh petugas Dinas Perhubungan bernama Beni dan dibawa ke RS Islam Pondok Kopi.

Berdasar pemeriksaan, Metro Mini bernopol B 7704 AM itu sedang dalam keadaan sepi penumpang. Bahkan, di dalam Metro Mini hanya ada korban, pelaku, sopir, dan kernet.

"Saat kejadian, penumpangnya masih sepi. Cuma ada korban dan pelaku saja," jelas Chalid.

Penyelidikan terhadap kasus ini terus berlanjut. Polisi juga menyita sementara Metro Mini yang dijadikan tempat percobaan pencurian yang dilakukan pelaku untuk keperluan pemeriksaan.

"Metro Mini yang menjadi tempat percobaan perampokan, sudah kami sita untuk barang bukti. Saat ini, sudah kami bawa ke Mapolsek Duren Sawit. Sopirnya juga sudah kami mintai keterangan. Sedangkan, informasi terakhir korban sudah dirujuk ke RSCM," tandas Chalid. (Ado)
   

Loading