Dukungan dari Kongres Pemuda Nasonal untuk Presiden Prabowo Setelah Resmikan Kopdes Merah Putih

Sejumlah aktivis pemuda mendukung penuh dan mengapresiasi Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto.

Diperbarui 28 Juli 2025, 21:18 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto beserta jajaran menteri termasuk Menteri Koordinator Bidang Pangan atau Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan meresmikan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih atau KDMP) di Desa Bentangan, Klaten, Jawa Tengah (Jateng) pada Senin 21 Juli 2025 lalu.

Merespons peluncuran serentak KDMP, sejumlah aktivis pemuda yang tergabung dalam Kongres Pemuda Nasional (KPN) menyatakan, pihaknya mendukung penuh dan mengapresiasi progres program kerakyatan tersebut. Hal itu disampaikan oleh Ketua Kongres Pemuda Nasonal Riyan Hidayat.

"Kami dukung penuh KDMP. Selaras dengan Asta cita ke-6 Presiden Prabowo. Kami juga mengapresiasi gerakan progresif yang dikomandoi oleh pak Zulhas selaku Ketua Satgas yang sudah menyelesaikan pembentukan KDMP seluruh Indonesia. Sekarang tugas kita memastikan bahwa program ini harus berjalan sesuai dengan harapan kita semua," ujar Riyan yang juga merupakan mantan Presma UIN Jakarta, melalui keterangan tertulis, Minggu (27/7/2025).

Riyan menjelaskan, inilah momentum yang tepat bagi pemuda untuk kembali ke desa.

"Kami menyerukan 'Pemuda Balik Ke Desa', ayo bersama mengurus, mengawasi bahkan mengkritisi jalannya Kopdes Merah Putih di desa kelurahan masing-masing," ucap dia.

Pihaknya juga akan turut membentuk Satgas Pemuda guna mensukseskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

"Dengan salah satu misi kami adalah mendorong pemuda untuk kembali ke desa. Dari desa kita bangun ekonomi Indonesia," pungkas Riyan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan 80 ribu Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, di Klaten, Jawa Tengah, Senin 21 Juli 2025.

Peluncuran ini disebut sebagai momentum bersejarah dalam upaya memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis gotong royong.

 

80 Ribu Kopdes Merah Putih Resmi Diluncurkan, Prabowo: Momentum Bersejarah

Prabowo menekankan, koperasi merupakan sarana penting untuk membangun kekuatan dari kelompok yang selama ini dianggap lemah dalam sistem ekonomi nasional.

"Hari ini adalah memang hari yang bersejarah. Kita mulai suatu usaha besar," kata Prabowo dalam sambutannya.

Prabowo di hadapan ribuan peserta yang hadir. Ia menegaskan, koperasi bukanlah instrumen yang disukai oleh kalangan yang sudah mapan secara ekonomi. Bagi para pelaku usaha besar, pilihan umumnya adalah mendirikan perusahaan terbatas atau korporasi besar. Ia menyampaikan bahwa semangat koperasi bukan sekadar struktur kelembagaan ekonomi, tetapi juga representasi dari solidaritas dan persatuan.

Koperasi, lanjutnya, menjadi simbol perjuangan kolektif untuk mengubah ketertinggalan menjadi kekuatan ekonomi yang berdaulat. Peluncuran Kopdes Merah Putih ini diharapkan menjadi awal kebangkitan ekonomi desa yang mandiri.

Dengan peluncuran ini, pemerintah mendorong seluruh lapisan masyarakat desa untuk aktif bergabung dalam koperasi, guna membentuk ekosistem ekonomi yang tidak hanya inklusif, tetapi juga berkelanjutan. Pemerintah berkomitmen mendukung penuh pengembangan koperasi dengan berbagai kebijakan dan fasilitas strategis.

 

Koperasi Ibarat Lidi yang Lemah Menjadi Sapu yang Kuat

Presiden Prabowo mengibaratkan koperasi sebagai lidi. ia mengatakan bahwa satu lidi lemah, tidak kuat dan tidak ada artinya. Tapi jika puluhan atau ratusan lidi disatukan, menjadi sapu yang kuat dan bermanfaat.

Analogi ini menggambarkan semangat koperasi dalam menyatukan kekuatan individu untuk menciptakan daya dorong ekonomi yang lebih besar.

"Koperasi adalah alatnya orang lemah. Alatnya bangsa yang lemah. Tapi konsepnya sederhana. Sama dengan konsep lidi. Satu lidi lemah, tidak kuat, tidak ada artinya satu lidi," ujarnya.

Dia menuturkan, koperasi adalah simbol dari kekuatan yang dibangun dari bawah. Konsep ini sangat dekat dengan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia, terutama gotong royong. Gotong royong adalah nilai khas bangsa yang harus terus dilestarikan dan dijadikan fondasi dalam pembangunan ekonomi nasional.

Prabowo juga mengingatkan bahwa perjalanan koperasi di Indonesia sudah sangat panjang, bahkan mendekati satu abad. Selama itu, ada koperasi yang berhasil membangun kesejahteraan anggotanya, dan ada pula yang gagal karena berbagai tantangan, termasuk campur tangan dari kekuatan kapital besar.

"Konsep koperasi adalah konsep gotong royong. Gotong royong adalah milik bangsa Indonesia. Gerakan-gerakan seperti ini tidak disukai oleh kapitalis besar. Pemodal besar tidak suka. Jadi, dalam pengertian mereka, tidak semua tentunya ya," pungkasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6