DBD [Masih] Menghantui Jakarta

Sepanjang tahun ini, tercatat 15.810 warga Jakarta harus dirawat di rumah sakit lantaran terjangkit DBD. Seratus pasien baru demam berdarah masuk rumah sakit setiap hari.

Diterbitkan 07 Mei 2007, 13:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Meski musim hujan mulai beralih ke kemarau, demam berdarah masih menghantui Jakarta. Setiap hari, 100 pasien baru demam berdarah masuk rumah sakit. Sejak Januari hingga pekan pertama Mei, tercatat 15.810 pasien DBD dirawat di sejumlah rumah sakit. Sebanyak 51 meninggal.

Di Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan Jakarta misalnya, hingga Senin (7/5) siang ini masih merawat 77 pasien DBD. Sebanyak 19 pasien di antaranya anak-anak. Rumah sakit ini setiap hari menerima pasien DBD dari daerah merah seperti dari kawasan Kemayoran, Senen, dan Gambir.

Seorang di antaranya yakni Ratna sempat kritis dan dirawat di ruang gawat darurat (ICU). Korban kini sudah dipindahkan ke ruang perawatan biasa. Demam berdarah bisa diatasi jika segera tertangani. Risky contohnya, pasien yang sempat kritis beberapa hari itu kini sudah diizinkan pulang.(TOZ/Wahyudi Baso dan Agus Ginanjar)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6