Jenazah Lilik Purwanto Dimakamkan

Jenazah Wakapolwiltabes Semarang AKBP Lilik Purwanto dikuburkan di pemakaman Bergota, Semarang, Jawa Tengah. Adapun pemakaman Briptu Hance yang menembak atasannya akan dilakukan tanpa upacara militer.

Diterbitkan 14 Maret 2007, 18:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Semarang: Jenazah Wakil Kepala Kepolisian Wilayah Kota Besar Semarang Ajun Komisaris Besar Polisi Lilik Purwanto dikuburkan di pemakaman Bergota, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (14/3) petang. Almarhum tewas ditembak anak buahnya, Brigadir Satu Hance Krist yang juga berakhir tewas di tangan tim Gegana Kepolisian Daerah Jateng. Hance bahkan sempat menyandera polisi wanita yang mengantarnya ke ruangan wakapolwil.

Jenazah Lilik disemayamkan di rumah duka setelah diotopsi di Rumah Sakit Bhayangkara selama beberapa jam. Rumah Lilik di Semarang terus didatangi pelayat untuk memberi simpati [baca: Rumah AKBP Lilik Purwanto Dipadati Pelayat].

Berdasarkan hasil pemeriksaan RS Bhayangkara diketahui, tubuh Lilik terdapat enam peluru yang ditembakkan Hance. Sedangkan Hance tewas akibat satu butir timah panas yang dilepaskan tim Gegana, Hance terpaksa ditembak lantaran terus melawan setelah menghabisi nyawa atasannya [baca: Wakapolwiltabes Semarang Tewas Ditembak Anak Buahnya].

Sebelum insiden penembakan, Lilik sempat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan dalam kasus pengungkapan aksi perampokan pada 27 Januari silam. Saat itu lulusan Akademi Kepolisian tahun 1986 ini baru empat bulan menjabat sebagai Wakapolwiltabes Semarang. Sebelumnya Lilik menjabat Kapolres Klaten, Kebumen dan Palembang.

Berbeda dengan almarhum Lilik, suasana rumah duka Hance di Rukun Tetangga 03/Rukun Warga 06, Asrama Polisi Tabluk, Kecamatan Gayamsari, Semarang, tampak sepi. Ayah Hance yang mantan Komisaris Polisi Widayanto dan istrinya Wiwit yang bekerja sebagai perawat di RS di Semarang tidak terlihat di rumah duka. Menurut beberapa tetangga, Briptu Hance tergolong anak yang baik dan biasa bergaul dengan masyarakat sekitar. Namun, mereka tidak mengetahui kelakuan Hance di tempat tugas.

Hingga petang tadi juga belum ada tanda-tanda persiapan pemakaman Hance. Penembak Lilik ini rencananya dimakamkan besok pagi. Menurut Kapolwiltabes Semarang Komisaris Besar Polisi Guritno Sigit, pemakaman Briptu Hance akan dilakukan tanpa upacara militer. Dia menambahkan, walau korban dan pelaku telah tewas, pihaknya tetap akan mengusut kasus yang mencoreng wajah kepolisian.

Kasus penyalahgunaan senjata api oleh anggota Polri dalam dua tahun terakhir ini memang cenderung meningkat. Berangkat dari peristiwa ini, pihak Markas Besar Polri berniat memperketat proses seleksi penerimaan dan jenjang kenaikan pangkat anggota polisi.

Kasus itu kian menambah daftar penembakan yang dilakukan polisi. Indonesian Police Watch bahkan mencermati kasus penembakan di kepolisian cenderung meningkat selama dua tahun terakhir. Kasus terakhir terjadi saat seorang perwira pertama menembak Kepala Satuan Samapta Polres Jombang, Jawa Timur hingga tewas pada April 2005 [baca: Perwira Polisi Menembak Kasat Samapta].(DNP/Tim Liputan 6 SCTV)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6