Liputan6.com, Jakarta: Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) menyetujui transaksi tukar guling antara Indosat dan Telkom bernilai US$ 1,5 triliun. Dalam rapat yang masih berlangsung hingga Kamis (10/5), pukul 19.30 WIB ini, para pemegang saham Indosat menerima poin-poin rencana tukar guling tersebut. Antara lain, menyetujui penjualan 35 persen saham PT Telkomsel kepada PT Telkom dan pembelian 22,5 persen saham Satelindo dari Telkom.
Melalui pemungutan suara, sebanyak 50,1 persen pemegang saham sebelumnya menyetujui dua agenda rapat yang telah disusun. Agenda itu adalah empat butir transaksi saham antara Telkom dan Indosat serta pengalihan saham PT Dayamitra Telekomunikasi kepada PT Telkom. Menurut Komisaris Utama PT Telkom Barcelius Ruru, tujuan utama RUPSLB dan RUPS tahunan ini adalah untuk meningkatkan nilai tambah PT Telkom yang sekaligus memberikan keuntungan bagi pemegang saham.
Butir transaksi saham antara PT Telkom dan Indosat yang disepakati antara lain, pengalihan Divisi Regional IV Telkom wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta kepada Indosat. Menurut Direktur Utama PT Telkom, Mohammad Nazief, kendati pemegang saham sudah menyetujui pengalihan Divre IV Telkom kepada Indosat, PT Telkom harus memenuhi delapan persyaratan.
Berdasarkan kesepakatan bersama antara PT Telkom dan Indosat, batas waktu pemenuhan persyaratan itu adalah tanggal 31 Januari 2002. Bila pada batas waktu tersebut persyaratan MoU tidak bisa dipenuhi, dengan sendirinya pengalihan Divre IV Telkom kepada Indosat bisa saja batal. Menurut Nazief, saat ini, Telkom tengah berupaya memenuhi delapan persyaratan itu agar pengalihan aset antara Telkom dan Indosat bisa berjalan mulus. Pemenuhan persyaratan itu juga bergantung pada upaya pemerintah karena dari delapan persyaratan tersebut, beberapa di antaranya harus dilakukan pemerintah.
Pada saat yang hampir bersamaan, sekitar 2.000 karyawan Telkom yang tergabung dalam serikat karyawan (sekar) Divre Jateng dan Yogyakarta datang ke Jakarta, untuk menolak rencana tukar guling PT Telkom dengan Indosat. "Kami datang ke Jakarta atas biaya sendiri. Bukan biaya kantor untuk menolak rencana MoU atau kesepakatan yang akan dituangkan pada (RUPS)," kata Daryanto Wakil Ketua DPD Sekar Telkom Purwokerto. Mereka berorasi di belakang Grha Citra Caraka sambil menunggu RUPS yang berlangsung tertutup, dengan tenang dan tertib.
Sekar Divre IV tetap pada pendirian pertama, tidak ingin keluar dari Telkom, walau dalam bentuk kerja sama apa pun yang dilakukan. Karena kondisi itu akan menjadikan Sekar Telkom terbagi-bagi di Pulau Jawa dan Sumatra. Menurut Daryanto, mereka akan mogok dan mengancam tak akan melaksanakan aktivitas sebelum perjanjian kesepahaman atau MoU dibatalkan.
Sementara itu, aktivitas pelayaan Telkom di Semarang dan Yogyakarta nyaris lumpuh menyusul keberangkatan sebagian besar karyawannya ke Jakarta. Dari ratusan karyawan yang biasa melayani kegiatan administrasi, hari ini, hanya sekitar 15 orang yang hadir. Meski begitu, mereka tak melakukan kegiatan. Tapi, lebih memilih mengisi waktu dengan bermain atau mengikuti perkembangan aksi rekan mereka di Jakarta. Sedangkan untuk pelayanan pasang baru telepon, gangguan, ganti alamat, dan permintaan isolasi belum dapat dipenuhi. Bahkan, di halaman depan kantor Dinas Telkom Semarang, dipasang surat keterangan mogok yang ditandatangani ketua Serikat Pekerja, yang menyatakan aksi mogok dimulai sejak 8 Mei hingga waktu yang tak ditentukan. (COK/Tim Liputan 6 SCTV)
Melalui pemungutan suara, sebanyak 50,1 persen pemegang saham sebelumnya menyetujui dua agenda rapat yang telah disusun. Agenda itu adalah empat butir transaksi saham antara Telkom dan Indosat serta pengalihan saham PT Dayamitra Telekomunikasi kepada PT Telkom. Menurut Komisaris Utama PT Telkom Barcelius Ruru, tujuan utama RUPSLB dan RUPS tahunan ini adalah untuk meningkatkan nilai tambah PT Telkom yang sekaligus memberikan keuntungan bagi pemegang saham.
Butir transaksi saham antara PT Telkom dan Indosat yang disepakati antara lain, pengalihan Divisi Regional IV Telkom wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta kepada Indosat. Menurut Direktur Utama PT Telkom, Mohammad Nazief, kendati pemegang saham sudah menyetujui pengalihan Divre IV Telkom kepada Indosat, PT Telkom harus memenuhi delapan persyaratan.
Berdasarkan kesepakatan bersama antara PT Telkom dan Indosat, batas waktu pemenuhan persyaratan itu adalah tanggal 31 Januari 2002. Bila pada batas waktu tersebut persyaratan MoU tidak bisa dipenuhi, dengan sendirinya pengalihan Divre IV Telkom kepada Indosat bisa saja batal. Menurut Nazief, saat ini, Telkom tengah berupaya memenuhi delapan persyaratan itu agar pengalihan aset antara Telkom dan Indosat bisa berjalan mulus. Pemenuhan persyaratan itu juga bergantung pada upaya pemerintah karena dari delapan persyaratan tersebut, beberapa di antaranya harus dilakukan pemerintah.
Pada saat yang hampir bersamaan, sekitar 2.000 karyawan Telkom yang tergabung dalam serikat karyawan (sekar) Divre Jateng dan Yogyakarta datang ke Jakarta, untuk menolak rencana tukar guling PT Telkom dengan Indosat. "Kami datang ke Jakarta atas biaya sendiri. Bukan biaya kantor untuk menolak rencana MoU atau kesepakatan yang akan dituangkan pada (RUPS)," kata Daryanto Wakil Ketua DPD Sekar Telkom Purwokerto. Mereka berorasi di belakang Grha Citra Caraka sambil menunggu RUPS yang berlangsung tertutup, dengan tenang dan tertib.
Sekar Divre IV tetap pada pendirian pertama, tidak ingin keluar dari Telkom, walau dalam bentuk kerja sama apa pun yang dilakukan. Karena kondisi itu akan menjadikan Sekar Telkom terbagi-bagi di Pulau Jawa dan Sumatra. Menurut Daryanto, mereka akan mogok dan mengancam tak akan melaksanakan aktivitas sebelum perjanjian kesepahaman atau MoU dibatalkan.
Sementara itu, aktivitas pelayaan Telkom di Semarang dan Yogyakarta nyaris lumpuh menyusul keberangkatan sebagian besar karyawannya ke Jakarta. Dari ratusan karyawan yang biasa melayani kegiatan administrasi, hari ini, hanya sekitar 15 orang yang hadir. Meski begitu, mereka tak melakukan kegiatan. Tapi, lebih memilih mengisi waktu dengan bermain atau mengikuti perkembangan aksi rekan mereka di Jakarta. Sedangkan untuk pelayanan pasang baru telepon, gangguan, ganti alamat, dan permintaan isolasi belum dapat dipenuhi. Bahkan, di halaman depan kantor Dinas Telkom Semarang, dipasang surat keterangan mogok yang ditandatangani ketua Serikat Pekerja, yang menyatakan aksi mogok dimulai sejak 8 Mei hingga waktu yang tak ditentukan. (COK/Tim Liputan 6 SCTV)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296274/original/073062000_1784009598-cek_fakta_-_pendamping_desa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5379728/original/080061400_1760356827-20251013_140108.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294052/original/078184700_1783778533-adams_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293767/original/045633200_1783749356-Alexander_Sorloth.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260364/original/000638100_1781588460-spanyol_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710891/original/090798400_1782791218-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.25__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625301/original/096522400_1782619158-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776165/original/067157000_1782861161-mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625483/original/070181900_1782619556-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295984/original/006342200_1783998580-000_B8H387Q.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8869219/original/061225400_1782930973-ko4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261544/original/016069100_1781743382-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8321222/original/082863400_1782190021-messi.jpg)