Liputan6.com, Bandung: Pembatalan kemenangan pasangan wali kota Depok Nurmahmudi Ismail dan wakil wali kota Yuyun Wirasaputra terus mengundang protes. Sabtu (6/8), ratusan orang yang menamakan diri Nurmahmudi Fans Club berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Bandung dan Pengadilan Tinggi Jawa Barat di Kota Bandung, Jawa Barat. Sejumlah wanita ikut demonstrasi sambil menggendong bayi.
Massa mendesak pasangan Nurmahmudi-Yuyun segera dilantik. Sambil berorasi, mereka membentangkan berbagai poster dan spanduk bertuliskan penolakan terhadap putusan Pengadilan Tinggi Jabar yang dinilai cacat hukum [baca: Nurmahmudi Kalah di Pengadilan Tinggi Jabar].
Kedatangan Menteri Dalam Negeri M. Ma`ruf ke Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) di Jatinangor, Sumedang tak luput dari aksi demonstrasi. Ma`ruf datang untuk melantik lulusan STPDN tahun ini. Sekelompok mahasiswa berkumpul di depan Kampus STPDN menyambut kedatangan Mendagri Ma`ruf. Mereka meminta Pengadilan Tinggi Jabar mencabut keputusan menganulir hasil perolehan suara Nurmahmudi. Aksi berakhir tertib meski keinginan mahasiswa bertemu Mendagri Ma`ruf gagal.
Usai pelantikan Mendagri Ma`ruf mengatakan, pihaknya belum mengambil kebijakan menanggapi putusan Pengadilan Tinggi Jabar. Dia mengaku, sampai saat ini belum menerima salinan putusan itu serta laporan hasil Pemilihan Kepala Daerah Kota Depok dari Komisi Pemilihan Umum setempat [baca: Pendukung Nurmahmudi Protes]. Yang pasti, Ma`ruf tidak akan melantik Badrul Kamal-Syihabuddin Ahmad jika persoalan belum tuntas.
Di tempat berbeda, anggota Komisi Yudisial Soekotjo Soeparto mengaku belum menerima laporan resmi dari pihak Nurmahmudi ataupun Badrul. Jika Pengadilan Tinggi Jabar terbukti melakukan kesalahan maka Komisi Yudisial bisa menjatuhkan hukuman. Sanksi berupa peringatan administratif, pemberhentian sementara, sampai pemberhentian tetap. "Komisi juga memberikan rekomendasi kepada pimpinan Mahkamah Agung agar kasus [itu] ditindaklanjuti," jelas Soekotjo.
Situasi Kota Depok, hingga saat ini, relatif masih kondusif. Anggota Kepolisian Resor Depok bersiaga di sejumlah titik rawan, terutama di kawasan Balai Kota Depok sampai Kantor KPU setempat. Truk polisi berjejer di sana sehingga sempat memacetkan arus lalu lintas.
Penjagaan ekstra ketat dilakukan untuk mengantisipasi gelombang massa pendukung Nurmahmudi yang sejak kemarin berunjuk rasa. Tadi siang, mereka sempat mendatangi Balai Kota Depok, tapi tidak berhasil menemui seorang staf pun. Sementara pegawai KPU Depok dikabarkan tengah berada di Bandung.
Simpatisan Partai Keadilan Sejahtera di Jakarta juga menunjukkan solidaritas dengan berunjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Mereka menyuarakan kekecewaan atas putusan yang dinilai merugikan Nurmahmudi. Vonis Pengadilan Tinggi Jabar dianggap hasil kolusi dengan pasangan Badrul-Syihabuddin.(KEN/Tim Liputan 6 SCTV)
Massa mendesak pasangan Nurmahmudi-Yuyun segera dilantik. Sambil berorasi, mereka membentangkan berbagai poster dan spanduk bertuliskan penolakan terhadap putusan Pengadilan Tinggi Jabar yang dinilai cacat hukum [baca: Nurmahmudi Kalah di Pengadilan Tinggi Jabar].
Kedatangan Menteri Dalam Negeri M. Ma`ruf ke Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) di Jatinangor, Sumedang tak luput dari aksi demonstrasi. Ma`ruf datang untuk melantik lulusan STPDN tahun ini. Sekelompok mahasiswa berkumpul di depan Kampus STPDN menyambut kedatangan Mendagri Ma`ruf. Mereka meminta Pengadilan Tinggi Jabar mencabut keputusan menganulir hasil perolehan suara Nurmahmudi. Aksi berakhir tertib meski keinginan mahasiswa bertemu Mendagri Ma`ruf gagal.
Usai pelantikan Mendagri Ma`ruf mengatakan, pihaknya belum mengambil kebijakan menanggapi putusan Pengadilan Tinggi Jabar. Dia mengaku, sampai saat ini belum menerima salinan putusan itu serta laporan hasil Pemilihan Kepala Daerah Kota Depok dari Komisi Pemilihan Umum setempat [baca: Pendukung Nurmahmudi Protes]. Yang pasti, Ma`ruf tidak akan melantik Badrul Kamal-Syihabuddin Ahmad jika persoalan belum tuntas.
Di tempat berbeda, anggota Komisi Yudisial Soekotjo Soeparto mengaku belum menerima laporan resmi dari pihak Nurmahmudi ataupun Badrul. Jika Pengadilan Tinggi Jabar terbukti melakukan kesalahan maka Komisi Yudisial bisa menjatuhkan hukuman. Sanksi berupa peringatan administratif, pemberhentian sementara, sampai pemberhentian tetap. "Komisi juga memberikan rekomendasi kepada pimpinan Mahkamah Agung agar kasus [itu] ditindaklanjuti," jelas Soekotjo.
Situasi Kota Depok, hingga saat ini, relatif masih kondusif. Anggota Kepolisian Resor Depok bersiaga di sejumlah titik rawan, terutama di kawasan Balai Kota Depok sampai Kantor KPU setempat. Truk polisi berjejer di sana sehingga sempat memacetkan arus lalu lintas.
Penjagaan ekstra ketat dilakukan untuk mengantisipasi gelombang massa pendukung Nurmahmudi yang sejak kemarin berunjuk rasa. Tadi siang, mereka sempat mendatangi Balai Kota Depok, tapi tidak berhasil menemui seorang staf pun. Sementara pegawai KPU Depok dikabarkan tengah berada di Bandung.
Simpatisan Partai Keadilan Sejahtera di Jakarta juga menunjukkan solidaritas dengan berunjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Mereka menyuarakan kekecewaan atas putusan yang dinilai merugikan Nurmahmudi. Vonis Pengadilan Tinggi Jabar dianggap hasil kolusi dengan pasangan Badrul-Syihabuddin.(KEN/Tim Liputan 6 SCTV)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288313/original/005703000_1783311841-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-06T103916.100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3835760/original/050425800_1640739830-IMG-20211228-WA0174.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5344257/original/055252700_1757482470-WhatsApp_Image_2025-09-10_at_11.23.02.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/443249/original/060805cPilkadaDepok.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288136/original/097177200_1783304121-000_B9BW9YM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288067/original/059957100_1783296963-000_B9BZ2NC-Neymar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288177/original/067177000_1783307508-000_B9C82QK-Inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288146/original/094182100_1783304694-000_B9C8442.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287270/original/053254800_1783206565-000_B9AD2FJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929993/original/037609900_1782959933-bos5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288110/original/010324800_1783301575-000_B9BY9L6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4752959/original/094993100_1708917074-AP24056660079487.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8869224/original/026288600_1782930974-ko8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288050/original/077739700_1783289115-000_B9BX7KA-Haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288049/original/011271500_1783288749-000_B9BX29C.jpg)