Liputan6.com, Jakarta - Suasana hujan yang dingin sering kali memicu keinginan untuk menikmati hidangan yang hangat, renyah, dan mengenyangkan. Di Indonesia, tradisi ngemil saat hujan hampir tidak pernah lepas dari hadirnya aneka gorengan. Salah satu bahan pangan lokal yang menjadi favorit utama masyarakat dalam olahan gorengan adalah singkong. Selain harganya yang terjangkau, singkong memiliki kandungan karbohidrat kompleks yang mampu memberikan rasa kenyang lebih lama sekaligus dorongan energi di tengah cuaca yang dingin.
Secara ilmiah, singkong (Manihot esculenta) merupakan salah satu komoditas umbi-umbian unggulan yang kaya akan nutrisi. Singkong tidak hanya kaya akan pati sebagai sumber energi, tetapi juga mengandung serat pangan, vitamin C, dan sejumlah mineral penting. Olahan singkong yang digoreng menghasil kombinasi tekstur yang sangat khas, yakni garing di bagian luar dan tetap lembut di dalam. Sensasi tekstur inilah yang menjadikan olahan singkong selalu dicari ketika rinai hujan mulai turun.
Keragaman kuliner Nusantara pun melahirkan berbagai variasi olahan singkong goreng, mulai dari yang bercita rasa gurih pedas hingga manis legit. Kehadiran camilan tradisional ini tidak hanya sekadar pemuas dahaga kuliner, melainkan juga bagian dari warisan budaya gastronomi Indonesia yang tak lekang oleh waktu. Berikut adalah daftar pilihan gorengan berbahan singkong yang cocok disajikan saat hujan untuk menemani waktu santai Anda di rumah bersama secangkir teh atau kopi hangat.
Advertisement
Â
1. Singkong Goreng Merekah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8036555/original/005474300_1780878444-Singkong_Goreng_Merekah.jpeg)
Singkong goreng merekah merupakan olahan klasik yang mengandalkan kesederhanaan bahan namun menghasilkan tekstur yang sangat memikat. Kunci utama dari kelezatan camilan ini terletak pada proses pengolahannya, singkong direbus atau dikukus terlebih dahulu bersama bumbu halus seperti bawang putih, ketumbar, kunyit, dan garam, lalu direndam dalam air es sebelum digoreng dalam minyak panas. Teknik kejutan suhu (thermal shock) ini membuat serat singkong mekar dan terbuka, menciptakan tekstur luar yang renyah dan bagian dalam yang sangat empuk layaknya kentang goreng berkualitas tinggi.
Disajikan selagi hangat, singkong goreng merekah menghadirkan aroma gurih rempah yang menyeruak begitu digigit. Camilan ini sangat pas disantap saat hujan turun deras karena kehangatan dan rasa gurihnya mampu menghangatkan tubuh secara instan. Tambahan bubuk tabur seperti keju atau balado juga kerap ditambahkan bagi mereka yang menyukai variasi rasa modern tanpa menghilangkan keautentikan rasa dasarnya.
Â
Advertisement
2. Combro (Oncom di Jero)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366475/original/065456100_1791268446-1.jpg)
Combro merupakan gorengan tradisional khas Sunda, Jawa Barat, yang namanya berasal dari singkatan "oncom di jero" (oncom di dalam). Adonan luar combro terbuat dari parutan singkong segar yang dicampur dengan sedikit kelapa parut dan tepung tapioka untuk memberikan tekstur kenyal sekaligus renyah saat digoreng. Isian dalamnya berupa tumisan oncom yang dibumbui dengan bawang merah, bawang putih, kencur, daun bawang, serta irisan cabai rawit yang melimpah.
Sensasi menyantap combro hangat di kala hujan memberikan kenikmatan tersendiri. Gigitan pertama akan menyuguhkan tekstur gurih dan renyah dari kulit singkong, disusul dengan ledakan rasa gurih, pedas, dan aroma kencur yang khas dari isian oncom di dalamnya. Penggunaan oncom, hasil fermentasi bungkil kacang tanah, merupakan bukti kearifan lokal masyarakat Nusantara dalam mengolah bahan pangan terjangkau menjadi hidangan kaya protein dan bergizi tinggi.
Â
3. Misro (Manis di Jero)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359596/original/013653700_1790565667-Gemini_Generated_Image_saxwmpsaxwmpsaxw.jpg)
Sebagai pendamping combro, misro hadir bagi para pencinta makanan manis. Nama misro juga berasal dari bahasa Sunda, yaitu "amis di jero" yang berarti manis di dalam. Menggunakan adonan kulit yang hampir sama dengan combro, yakni parutan singkong dan kelapa, misro diisi dengan serutan gula merah atau gula aren sebelum dibentuk bulat pipih dan digoreng hingga berwarna kuning keemasan.
Saat digoreng dalam minyak panas, gula merah di dalam adonan akan meleleh sempurna. Ketika digigit selagi hangat di tengah cuaca hujan yang dingin, perpaduan antara kulit singkong yang gurih-renyah dan lelehan gula aren yang manis legit menciptakan sensasi comfort food yang sempurna. Gula aren sendiri dikenal memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibanding gula pasir serta mengandung mineral yang baik untuk menjaga kehangatan tubuh.
Â
Advertisement
4. Jemblem / Klenyem
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371565/original/046824500_1791794599-Jemblem.jpg)
Jemblem, yang juga dikenal dengan sebutan klenyem di beberapa daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur, merupakan gorengan berbahan dasar singkong parut yang diisi gula merah dan dibentuk lonjong atau bulat padat. Berbeda dengan misro yang cenderung renyah dan ringan, jemblem memiliki tekstur kulit yang lebih padat dan mengenyangkan karena adonannya ditumbuk atau dikepal erat sebelum digoreng.
Kehangatan gula merah lumer yang terperangkap di dalam adonan padat jemblem membuatnya sangat nikmat dikonsumsi saat udara dingin. Camilan tradisional ini kerap menjadi pilihan utama masyarakat pedesaan saat musim hujan karena tidak hanya lezat, tetapi juga mampu memberikan asupan kalori yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh.
Â
5. Getuk Goreng
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562801/original/091272100_1776840210-Getuk_Goreng_Ibu_Diyem_02.jpg)
Getuk goreng merupakan kudapan khas Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah, yang memiliki nilai historis tinggi. Lahir secara tidak sengaja pada tahun 1918 oleh seorang pembuat nasi rames bernama Bapak Sanpirngad, getuk goreng berawal dari ide memanfaatkan getuk basah yang tidak habis dijual dengan cara menggorengnya agar tidak terbuang. Hasilnya justru disukai banyak orang dan menjadi ikon kuliner khas hingga saat ini.
Pembuatannya melibatkan proses pengukusan dan penghalusan singkong yang kemudian dicampur dengan gula aren. Adonan getuk tersebut dibentuk kecil-kecil, dicelupkan ke dalam adonan tepung encer, lalu digoreng hingga bagian luarnya kecokelatan. Hasil akhirnya adalah gorengan dengan perpaduan rasa gurih renyah di luar serta manis, lembut, dan legit di dalam, sangat cocok dinikmati bersama cangkir teh hangat saat hujan mendung.
Â
Advertisement
6. Lentho Singkong
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5365453/original/023685700_1759190472-lentho-foto-resep-utama.jpg)
Lentho adalah camilan gorengan tradisional khas Jawa yang kerap dijadikan pendamping makanan utama maupun kudapan mandiri. Bahan utamanya terbuat dari parutan singkong yang dicampur dengan kelapa parut, daun bawang, bumbu rempah seperti kencur dan ketumbar, serta campuran biji-bijian seperti kacang tolo atau kacang kedelai. Adonan kemudian dikepal lonjong atau gepeng lalu digoreng hingga garing krispi.
Kehadiran kacang tolo atau kedelai di dalam adonan memberikan tekstur renyah yang unik (crunchy) saat digigit. Sensasi gurih dan renyah dari lentho singkong sangat pas dinikmati saat musim hujan, terutama ketika disajikan bersama cabai rawit hijau segar untuk menambah rasa pedas yang menggugah selera.
Â
7. Timus Singkong
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4910485/original/000665000_1722920844-Sepiring_timus_singkong_kukus.__Liputan6.comIGdapur_keriting_.jpg)
Timus merupakan gorengan manis yang terbuat dari parutan singkong halus yang dicampur dengan sedikit tepung tapioka, tepung terigu, kelapa parut, dan gula. Adonan ini dibentuk lonjong dan biasanya diisi dengan sisiran gula merah di bagian tengahnya sebelum digoreng hingga berwarna kuning keemasan.
Tekstur timus cenderung lembut dan sedikit kenyal di bagian dalam dengan lapisan luar yang krispi tipis. Kepulan uap hangat dan lelehan gula merah saat timus baru diangkat dari penggorengan menjadikannya salah satu pilihan sajian terbaik untuk menghangatkan suasana di sore hari yang diguyur hujan.
Â
Advertisement
8. Sate Singkong Salju Crispy
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371566/original/060344100_1791794599-1__1_.jpg)
Bagi yang menginginkan variasi olahan singkong goreng dengan sentuhan unik, sate singkong salju crispy dapat menjadi pilihan yang menarik. Camilan ini terbuat dari parutan singkong kering yang dicampur dengan tepung maizena, vanili, dan sedikit garam. Penggunaan tepung maizena berfungsi sebagai pengikat adonan agar lembut dan tidak pecah saat digoreng, sekaligus memberikan tekstur renyah di bagian luar.
Setelah digoreng hingga matang, bola-bola singkong tersebut ditusuk menggunakan tusuk sate dan ditaburi dengan gula halus (gula bubuk) yang menyerupai salju. Paduan tekstur krispi di luar, empuk di dalam, serta rasa manis-gurih yang pas menjadikan sate singkong salju ini sangat diminati oleh anak-anak maupun dewasa sebagai teman ngemil saat hujan.
Â
Pertanyaan Umum Seputar Gorengan Berbahan Singkong
Q:Â Mengapa singkong sangat cocok dikonsumsi saat cuaca hujan?
A: Singkong kaya akan karbohidrat kompleks yang dicerna secara bertahap oleh tubuh, sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama dan membantu menjaga suhu tubuh tetap hangat di tengah udara dingin. Selain itu, tekstur gurih dan renyah dari olahan singkong goreng sangat pas dipadukan dengan minuman hangat seperti teh atau kopi.
Q: Bagaimana cara membuat singkong goreng agar teksturnya renyah di luar dan empuk di dalam?
A: Kuncinya adalah melakukan proses pengukusan atau perebusan bersama bumbu terlebih dahulu hingga setengah empuk. Setelah itu, rendam singkong dalam air es atau air dingin selama beberapa menit sebelum digoreng dalam minyak panas dengan api sedang. Teknik ini menciptakan efek kejutan suhu yang membuat bagian luar renyah dan dalam tetap lembut.
Q:Â Apa perbedaan utama antara combro dan misro?
A: Perbedaan utamanya terletak pada isian dan cita rasanya. Combro (oncom di jero) memiliki isian berupa tumisan oncom gurih dan pedas, sedangkan misro (amis di jero) berisi gula merah leleh yang memberikan cita rasa manis legit.
Q:Â Apakah olahan singkong goreng aman dikonsumsi setiap hari?
A: Singkong merupakan sumber nutrisi dan energi yang baik. Namun, karena diolah dengan cara digoreng yang menambah asupan lemak dan kalori, konsumsinya sebaiknya dibatasi dan disesuaikan dengan kebutuhan kalori harian serta gaya hidup sehat.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348624/original/061599100_1789451727-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-15T125442.652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371648/original/023919200_1791798014-Cek_fakta_-_Lesti_kejora_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371326/original/098310100_1791783590-cek_fakta_bonus_timnas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371262/original/060653500_1791780398-Your_paragraph_text__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371564/original/043871300_1791794599-Gemini_Generated_Image_po8kh3po8kh3po8k__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359596/original/013653700_1790565667-Gemini_Generated_Image_saxwmpsaxwmpsaxw.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358158/original/021686700_1790324606-Gemini_Generated_Image_ii3szlii3szlii3s.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357037/original/056479300_1790231168-HL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4302041/original/079807800_1674623669-shutterstock_2112899960.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257003/original/020637300_1781183085-Misro_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336140/original/010749400_1788140121-ubi_goreng_balado.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320086/original/069659600_1786334938-ChatGPT_Image_Aug_10__2026__10_59_31_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8209464/original/059042600_1781068584-Gemini_Generated_Image_wj4rrgwj4rrgwj4r.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3273923/original/049716500_1603268642-0904-getuk-lindri.jpeg)