Liputan6.com, Jakarta - Pepes ayam Sunda merupakan hidangan tradisional khas Jawa Barat yang dikenal dengan cita rasa gurih, pedas, dan aroma rempah yang kuat. Daging ayam dibungkus menggunakan daun pisang bersama bumbu dan rempah aromatik, lalu dikukus hingga matang. Hasilnya adalah ayam yang lembut dengan bumbu yang meresap dan aroma khas daun pisang.
Nama "pepes" berkaitan dengan teknik memasak menggunakan daun pisang sebagai pembungkus, kemudian bahan makanan dimatangkan dengan cara dikukus atau dipanggang di atas bara. Dalam tradisi masyarakat Sunda, teknik ini dikenal pula dengan istilah pais dan telah diwariskan secara turun-temurun.
Sejak dahulu, teknik pepes digunakan masyarakat Sunda untuk mengolah berbagai bahan pangan yang tersedia di sekitar, seperti ikan, tahu, jamur, hingga ayam. Penggunaan rempah dan bahan alami membuat hidangan ini memiliki cita rasa yang khas sekaligus menggambarkan kekayaan kuliner tradisional Jawa Barat. Berikut bahan dan cara membuat pepes ayam Sunda, Liputan6.com, Selasa (6/10/2026).
Advertisement
Resep Pepes Ayam Sunda
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366979/original/072803300_1791281992-9fdfba68-225a-4c79-8692-f270f7f61420.jpg)
Untuk membuat pepes ayam Sunda meresap dan harum, pemilihan bumbu serta proses memasaknya perlu diperhatikan. Berikut resep sederhana yang bisa dibuat di rumah.
Bahan-bahan:
-
500 gram ayam, potong menjadi beberapa bagian
-
2 batang serai, memarkan
-
3 lembar daun salam
-
4 lembar daun jeruk
-
1 genggam daun kemangi
-
2 batang daun bawang, iris
-
1 buah tomat, potong-potong
-
2 buah cabai merah, iris
-
Daun pisang secukupnya
-
Tusuk gigi atau lidi secukupnya
-
Garam secukupnya
-
Gula secukupnya
-
Minyak untuk menumis
Bumbu halus:
-
8 butir bawang merah
-
4 siung bawang putih
-
5 buah cabai merah keriting
-
5-10 buah cabai rawit, sesuai selera
-
3 butir kemiri, sangrai
-
2 cm kunyit
-
2 cm jahe
-
2 cm kencur
-
1 sdt ketumbar
-
1/2 sdt terasi bakar
Advertisement
Cara Membuat Pepes Ayam Sunda
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366980/original/076192500_1791281992-efdfec79-9a94-486b-b7e1-5618214b5e4b.jpg)
1. Marinasi ayam
Bersihkan ayam, kemudian lumuri dengan sedikit garam dan perasan jeruk nipis. Diamkan sekitar 15-30 menit agar aroma amis berkurang dan daging lebih siap menyerap bumbu.
2. Tumis bumbu
Haluskan seluruh bahan bumbu, lalu tumis dengan sedikit minyak hingga matang dan harum. Masukkan serai, daun salam, dan daun jeruk. Aduk hingga bumbu semakin wangi.
3. Campurkan ayam dengan bumbu
Masukkan potongan ayam ke dalam bumbu yang sudah ditumis. Tambahkan garam dan sedikit gula, lalu aduk hingga seluruh permukaan ayam terbalut bumbu. Diamkan kembali sekitar 15-30 menit agar bumbu lebih meresap.
4. Siapkan daun pisang
Layukan daun pisang sebentar di atas api atau panas agar lebih lentur dan tidak mudah robek. Potong daun sesuai ukuran yang dibutuhkan untuk membungkus ayam.
5. Bungkus ayam
Letakkan ayam beserta bumbunya di atas daun pisang. Tambahkan daun kemangi, daun bawang, tomat, dan irisan cabai. Bungkus dengan rapi, kemudian sematkan kedua ujungnya menggunakan lidi atau tusuk gigi.
6. Kukus hingga matang
Susun pepes di dalam kukusan yang sudah panas. Kukus selama kurang lebih 30-45 menit hingga ayam matang dan bumbu meresap. Waktu memasak dapat disesuaikan dengan ukuran potongan ayam.
7. Panggang untuk aroma lebih harum
Setelah matang, pepes bisa langsung disajikan. Namun, untuk mendapatkan aroma bakaran yang lebih kuat, panggang pepes sebentar di atas teflon atau bara api. Panggang hingga daun pisang sedikit mengering dan mengeluarkan aroma harum.
Tips agar Pepes Ayam Lebih Meresap dan Harum
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5445788/original/005905700_1765864892-Gemini_Generated_Image_po4h4xpo4h4xpo4h.png)
Agar hasilnya semakin lezat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Gunakan ayam dengan potongan yang tidak terlalu besar agar bumbu lebih mudah meresap. Bumbu halus juga sebaiknya ditumis hingga benar-benar matang sebelum digunakan.
Jangan melewatkan proses marinasi karena waktu istirahat membantu bumbu menempel lebih baik pada daging. Penggunaan daun kemangi, daun jeruk, serai, dan daun salam juga penting untuk menghasilkan aroma pepes yang khas.
Jika ingin aroma yang lebih kuat, pepes yang sudah dikukus dapat dipanggang sebentar. Namun, jangan memanggang terlalu lama agar daun pisang tidak gosong dan rasa ayam tetap lembut.
Dengan bumbu rempah yang lengkap, proses marinasi, serta teknik kukus dan panggang yang tepat, pepes ayam Sunda meresap dan harum bisa menjadi menu rumahan yang sederhana tetapi kaya rasa. Sajikan selagi hangat bersama nasi putih, sambal, dan lalapan agar semakin nikmat.
Pertanyaan Seputar Pepes Ayam Sunda
Apa yang membuat Pepes Ayam Sunda terasa lebih meresap?
Bumbu perlu ditumis hingga matang, lalu ayam dimarinasi 15-30 menit sebelum dibungkus dan dikukus.
Berapa lama Pepes Ayam Sunda dikukus?
Pepes ayam umumnya dikukus selama 30-45 menit atau hingga ayam matang dan bumbu meresap.
Mengapa daun pisang perlu dilayukan sebelum digunakan?
Daun pisang dilayukan agar lebih lentur, tidak mudah robek, dan mudah digunakan untuk membungkus ayam.
Apakah pepes ayam perlu dipanggang setelah dikukus?
Tidak wajib, tetapi memanggang sebentar dapat membuat aroma daun pisang dan bumbu lebih harum serta memberikan aroma bakaran khas.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5280875/original/081904900_1752290852-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__24_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366610/original/070754600_1791272536-cek_fakta_wayan_koster.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497006/original/077149700_1770612558-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T114656.423.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3579753/original/089827300_1632296561-InternetMati1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366978/original/069323800_1791281992-331e39e7-81ba-4714-a30a-1bd22beba7a3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366637/original/062106200_1791273791-Rustic_Raisin_Bread_Pudding_Slice.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366657/original/071798700_1791273950-Tongkol_Suwir_Balado_Kemangi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366730/original/092007400_1791275976-S__71475208.jpg)