Liputan6.com, Jakarta - Resep ayam taliwang selalu menarik dicoba karena menghadirkan rasa pedas gurih khas Lombok yang sulit dilupakan. Hidangan ayam bakar berbumbu cabai ini ternyata bisa dibuat sendiri di dapur rumah dengan bahan yang mudah dicari.
Melansir dari laman Balai Pelestarian Nilai Budaya Bali, Kemendikbud, berjudul Sejarah dan Perkembangan Kuliner Ayam Taliwang (2015), kuliner ini berkaitan erat dengan komunitas Karang Taliwang di Cakranegara, Kota Mataram. Kajian Novi Sa'diah, Syahrul Amar, dan Lalu Murdi berjudul From Traditional Cuisine to the Culinary Tourism Industry: Ayam Taliwang as a Traditional Culinary Heritage of Sumbawa on Lombok Island (2023) mencatat hidangan ini meraih juara pertama kategori makanan tradisional terpopuler di Anugerah Pesona Indonesia 2016.
Rasa pedasnya berasal dari cabai dan terasi bakar, sedangkan aromanya makin harum setelah dipanggang di atas bara. Langkah membuatnya pun tidak rumit asalkan dikerjakan secara berurutan.
Advertisement
Berikut resep ayam taliwang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (6/10/2026).
Bahan Resep Ayam Taliwang untuk 4 Porsi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366461/original/018887000_1791267977-3.jpg)
Resep ayam taliwang ini memakai takaran untuk empat porsi dengan waktu persiapan sekitar 20 menit dan waktu memasak sekitar 1 jam 15 menit. Siapkan semua bahan lebih dahulu agar proses memasak berjalan lancar dan bumbu tidak gosong saat ditinggal mencari bahan.
Bahan utama
- 1 ekor ayam kampung muda atau ayam pejantan (sekitar 1 kg), bersihkan lalu potong menjadi 4 bagian
- 1 buah jeruk nipis, peras airnya
- 1 sendok teh garam untuk melumuri ayam
- 2 sendok makan minyak goreng untuk menumis
- 150 ml santan encer
Bumbu halus
- 10 buah cabai merah keriting
- 5 buah cabai merah kering, rendam air panas hingga lunak
- 10 buah cabai rawit merah (sesuaikan dengan selera pedas)
- 8 butir bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 3 butir kemiri, sangrai sebentar
- 2 cm kencur, kupas
- 1 sendok teh terasi bakar (lebih harum jika memakai terasi Lombok)
- 2 buah tomat merah ukuran sedang
- 1 sendok makan gula merah sisir
- 1 sendok teh garam
Bumbu pelengkap dan olesan
- 2 lembar daun jeruk
- 2 lembar daun salam
- 1 batang serai, memarkan
- 2 cm lengkuas, memarkan
- 2 sendok makan kecap manis untuk olesan
- 1 sendok makan minyak atau margarin untuk olesan
Advertisement
Cara Membuat Ayam Taliwang Langkah demi Langkah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366462/original/022509200_1791267977-5.jpg)
Cara membuat ayam taliwang terbagi menjadi tiga tahap besar, yaitu menyiapkan ayam, memasak bumbu, lalu membakar. Ikuti urutan berikut agar hasilnya empuk dan bumbunya meresap sampai ke dalam daging.
- Cuci bersih potongan ayam dengan air mengalir, lalu tiriskan. Lumuri ayam dengan air jeruk nipis dan 1 sendok teh garam, kemudian diamkan 15 menit untuk mengurangi bau amis.
- Bilas kembali ayam dan tiriskan hingga benar-benar kering. Ayam yang kering membuat bumbu menempel lebih baik dan tidak berair saat dimasak.
- Haluskan semua bahan bumbu halus memakai blender atau ulekan. Tambahkan sedikit air hanya jika blender sulit berputar agar bumbu tidak terlalu encer.
- Panaskan 2 sendok makan minyak di wajan dengan api sedang. Tumis bumbu halus bersama daun jeruk, daun salam, serai, dan lengkuas selama 8 hingga 10 menit sampai harum, matang, dan minyaknya sedikit memisah.
- Masukkan ayam ke dalam wajan, lalu aduk rata hingga seluruh permukaan terbalut bumbu. Biarkan 2 menit supaya bumbu mulai menempel.
- Tuang santan encer, kecilkan api, lalu tutup wajan. Ungkep ayam sekitar 30 hingga 40 menit sambil sesekali dibalik sampai air menyusut dan bumbu meresap.
- Angkat ayam, lalu sisihkan sekitar 4 sendok makan bumbu ungkepan untuk olesan. Campurkan bumbu sisihan tersebut dengan kecap manis dan 1 sendok makan minyak.
- Panaskan panggangan arang atau teflon antipelekat. Bakar ayam dengan api sedang selama 5 hingga 7 menit per sisi, sambil dioles bumbu olesan berulang kali agar warnanya cokelat mengilap.
- Pastikan daging matang sempurna, yaitu tidak ada bagian berwarna merah muda dan cairan yang keluar sudah bening.
- Angkat ayam, sajikan selagi hangat bersama nasi putih, plecing kangkung, dan sambal beberuk terong.
Tips agar Ayam Empuk dan Bumbu Meresap
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366463/original/026124400_1791267977-4.jpg)
Rasa ayam taliwang yang istimewa sangat bergantung pada pilihan ayam dan cara memasaknya. Terasi bakar adalah kunci aroma harum sekaligus penguat rasa pedas gurih pada resep ayam taliwang. Selain itu, ayam pejantan cocok dipakai karena teksturnya kenyal dan tidak mudah hancur.
Gunakan ayam kampung muda jika tersedia. Daging ayam kampung lebih padat sehingga tetap utuh setelah diungkep, tetapi waktu ungkepnya sedikit lebih lama dibandingkan ayam broiler. Jika memakai ayam broiler, kurangi waktu ungkep menjadi sekitar 20 menit agar dagingnya tidak lembek.
Beri jeda sebelum membakar. Jika waktu memungkinkan, diamkan ayam yang sudah diungkep selama satu jam di suhu ruang atau semalam di dalam kulkas. Cara ini memberi waktu bumbu masuk lebih dalam ke serat daging.
Olesi bumbu berkali-kali saat membakar. Ayam bakar taliwang yang dicelupkan atau dioles bumbu beberapa kali menghasilkan lapisan bumbu yang tebal dan aroma gosong yang harum. Gunakan api sedang saja agar bagian luar tidak hangus sebelum bagian dalam matang.
Advertisement
Sajikan dengan Pelengkap Khas Lombok
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366464/original/029656600_1791267977-2.jpg)
Ayam taliwang paling nikmat disantap bersama nasi putih hangat. Pelengkap yang lazim menemani hidangan ini adalah plecing kangkung, yaitu kangkung rebus dengan sambal tomat yang segar, serta sambal beberuk terong.
Sambal beberuk terong terdiri atas aneka lalapan seperti cabai, terong, tomat, terasi bakar, bawang, dan jeruk limau. Sambal ini menyeimbangkan rasa pedas pekat ayam taliwang dengan sensasi segar dan asam.
Untuk membuat beberuk terong sederhana, ulek cabai rawit, terasi bakar, garam, dan sedikit gula. Tambahkan tomat, lalu campurkan dengan terong mentah yang diiris kecil. Sajikan segera agar terong tetap renyah.
Sesuaikan Tingkat Pedas dan Variasi Memasak
Tidak semua orang kuat dengan pedasnya ayam taliwang asli. Jika ingin lebih ringan, kurangi cabai rawit menjadi 3 hingga 5 buah, buang biji cabai merah keriting, dan tambahkan gula merah sedikit lebih banyak.
Pencinta pedas dapat menambah cabai rawit hingga 15 buah. Penambahan cabai kering yang direndam air panas juga memberi warna merah pekat dan rasa pedas yang lebih dalam.
Jika tidak memiliki panggangan arang, ayam dapat dipanggang di oven bersuhu 180 derajat Celsius selama 15 hingga 20 menit sambil dioles bumbu. Pilihan lain adalah memanggang di teflon antipelekat atau air fryer. Aroma asap memang tidak sekuat bara arang, tetapi rasanya tetap lezat.
Melansir dari laman resmi pariwisata Indonesia, Indonesia.Travel, ayam taliwang tersedia dalam sajian bakar, goreng, maupun metode memasak lainnya. Jika ingin mencoba versi goreng, setelah diungkep, goreng ayam dalam minyak panas hingga kecokelatan, lalu siram atau olesi dengan sisa bumbu.
Simpan dan Hangatkan Ayam Taliwang dengan Benar
Ayam taliwang yang sudah matang sebaiknya dimakan pada hari yang sama. Jika bersisa, tunggu hingga dingin, masukkan ke wadah tertutup rapat, lalu simpan di dalam kulkas dan habiskan dalam waktu 1 hingga 2 hari.
Saat menghangatkan, panaskan kembali ayam di teflon atau oven hingga benar-benar panas di bagian dalam. Jangan menghangatkan berulang kali karena kualitas rasa dan keamanan makanan dapat menurun.
Bumbu ungkepan yang belum dipakai juga bisa disimpan terpisah di kulkas. Gunakan kembali sebagai olesan pada hari berikutnya.
Ciri Khas Ayam Taliwang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5280388/original/028513000_1752223314-Depositphotos_490085914_XL.jpg)
Berbeda dari ayam bakar pada umumnya, ayam taliwang tradisional memakai ayam kampung muda utuh dengan cita rasa pedas menyengat dan gurih. Bumbu utamanya terdiri atas cabai, bawang, kencur, dan terasi yang dimasak hingga harum lalu dibakar.
Menurut kajian Sa'diah, Amar, dan Murdi (2023), hidangan ini berkembang pesat sejak 1960-an ketika mulai dijual secara komersial dan makin populer pada 1970-an. Dalam perkembangannya, ayam taliwang memiliki varian rasa manis, sedang, dan pedas, serta dipasarkan melalui media sosial dan kerja sama dengan agen perjalanan.
Kuliner ini juga diakui sebagai produk wisata kuliner unggulan Kota Mataram, sebagaimana dicatat dalam kajian yang sama.
Asal-usul Ayam Taliwang
Asal-usul ayam taliwang kerap diperdebatkan karena nama Taliwang juga merujuk pada wilayah di Pulau Sumbawa. Meski demikian, kuliner ini dikenal luas sebagai hidangan khas Lombok yang lahir di Karang Taliwang, Cakranegara, Mataram.
Menurut Sa'diah, Amar, dan Murdi (2023), ayam taliwang bermula dari perang antara Kerajaan Selaparang dan Kerajaan Karangasem Bali yang mereka tempatkan pada rentang 1891 hingga 1894. Pasukan dari Kerajaan Taliwang dikerahkan sebagai penengah, lalu pembauran budaya dengan masyarakat Sasak melahirkan tradisi kuliner baru.
Sejumlah sumber populer menyebut kisah ini dalam periode waktu berbeda, sehingga angka tahun yang pasti masih menjadi bahan kajian. Meski begitu, cerita bahwa hidangan ini berkaitan dengan misi perdamaian dan hadir di Karang Taliwang relatif konsisten di berbagai sumber.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kuliner Ayam Taliwang
1. Apa itu ayam taliwang?
Ayam taliwang adalah hidangan ayam bakar khas Lombok, Nusa Tenggara Barat. Rasanya pedas gurih dari bumbu cabai, bawang, kencur, dan terasi bakar.
2. Ayam apa yang cocok untuk resep ayam taliwang?
Ayam kampung muda atau ayam pejantan paling cocok. Dagingnya kenyal dan tidak mudah hancur saat diungkep serta dibakar.
3. Berapa lama ayam taliwang perlu diungkep?
Ungkep sekitar 30 hingga 40 menit dengan api kecil. Hentikan saat air menyusut dan bumbu meresap, lalu lanjutkan dengan membakar.
4. Apa pelengkap ayam taliwang yang paling cocok?
Nasi putih hangat, plecing kangkung, dan sambal beberuk terong. Ketiganya menyeimbangkan rasa pedas dengan sensasi segar.
5. Bisakah ayam taliwang dibuat tidak terlalu pedas?
Bisa. Kurangi cabai rawit, buang biji cabai merah, dan tambahkan sedikit gula merah untuk melembutkan rasa pedas.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497006/original/077149700_1770612558-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T114656.423.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3579753/original/089827300_1632296561-InternetMati1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5561710/original/027708500_1776757647-cek_fakta_bansos_ibu_hamil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350031/original/038888200_1789552849-cek_fakta_-_Bank_BRI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366460/original/014200000_1791267977-HL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366274/original/089241400_1791259422-Gemini_Generated_Image_a2fkcva2fkcva2fk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366171/original/044492900_1791256670-chanel_spring-summer-2027-chanel16-1-LD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366169/original/041747600_1791256597-Gemini_Generated_Image_pluysxpluysxpluy.jpg)