Resep Cabai Goreng Tepung ala Korea, Renyah Gurih dan Pedasnya Nagih

Resep cabai goreng tepung ala Korea yang renyah dan gurih, terinspirasi gochu-twigim. Kenali sebutannya, bahan, cara membuat, dan tips agar tetap kriuk.

Diterbitkan 06 Oktober 2026, 10:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Resep cabai goreng tepung ala Korea bisa menjadi pilihan menarik untuk mengolah cabai menjadi camilan yang renyah. Hidangan ini terinspirasi dari gochu-twigim, yaitu cabai yang digoreng dengan balutan adonan tepung dalam kuliner Korea. Kata gochu berarti cabai, sedangkan twigim merujuk pada teknik menggoreng bahan makanan yang dilapisi adonan.

Dalam kuliner Korea, twigim merupakan salah satu jenis makanan goreng yang memiliki banyak variasi. Bahan yang digunakan tidak hanya cabai, tetapi juga sayuran dan bahan lain yang dilapisi adonan sebelum digoreng. Karena itu, cabai goreng tepung ala Korea memiliki karakter yang berbeda dari sekadar cabai yang digoreng langsung dalam minyak.

Resep berikut merupakan versi rumahan yang disesuaikan dengan bahan yang mudah ditemukan di Indonesia. Cabai dibalut adonan tepung berbumbu, lalu digoreng hingga bagian luarnya renyah. Hasilnya gurih, sedikit pedas, dan cocok disantap sebagai camilan maupun pelengkap nasi hangat.

Berikut resep cabai goreng tepung ala Korea, dirangkum Liputan6.com, Selasa (6/10/2026).

Mengenal Gochu-Twigim, Inspirasi Cabai Goreng ala Korea

Gochu-twigim dapat dipahami sebagai olahan cabai yang digoreng dengan teknik twigim. Secara umum, teknik ini menghasilkan lapisan luar yang renyah dengan bahan utama yang tetap memiliki tekstur dan rasa aslinya.

Cabai yang digunakan dapat memiliki ukuran dan tingkat kepedasan berbeda. Karena resep rumahan tidak harus terpaku pada satu jenis cabai, cabai hijau besar, cabai keriting, atau jenis cabai lain dapat digunakan sesuai selera.

Salah satu hal yang membuat olahan ini menarik adalah perpaduan tekstur. Lapisan tepung yang garing bertemu dengan cabai yang lebih lembut setelah digoreng. Jika menggunakan cabai yang cukup pedas, rasa gurih dari tepung justru membuat sensasi pedasnya semakin terasa.

Bahan Cabai Goreng Tepung ala Korea

Untuk mendapatkan lapisan yang renyah, resep ini menggunakan perpaduan tepung terigu, tepung beras, dan sedikit tepung maizena. Tepung terigu membantu membentuk lapisan, sedangkan tepung beras dan maizena membantu memberikan tekstur yang lebih garing.

  • 10 buah cabai hijau besar atau cabai Korea
  • 100 gram tepung terigu
  • 50 gram tepung beras
  • 1 sendok makan tepung maizena
  • 2 siung bawang putih, haluskan
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh gula pasir
  • 1/2 sendok teh lada bubuk
  • 1/2 sendok teh kaldu bubuk
  • 150-170 ml air dingin
  • Minyak goreng secukupnya

Persiapan Cabai Sebelum Dibuat Gochu-Twigim

Cuci cabai hingga bersih, kemudian keringkan dengan tisu dapur atau kain bersih. Langkah ini jangan dilewatkan karena sisa air pada permukaan cabai dapat membuat minyak lebih mudah meletup ketika cabai dimasukkan ke dalam wajan.

Jika menggunakan cabai hijau besar, belah salah satu sisinya secara memanjang. Buang sebagian atau seluruh biji jika ingin mengurangi rasa pedas. Namun, cabai juga dapat dibiarkan utuh apabila ukurannya tidak terlalu besar.

Cabai berukuran besar dan berdaging tebal dapat ditusuk ringan menggunakan ujung pisau. Tujuannya bukan untuk menghancurkan cabai, tetapi memberi sedikit ruang agar panas lebih mudah masuk ketika proses penggorengan berlangsung.

Racikan Adonan Tepung yang Renyah

Masukkan tepung terigu, tepung beras, dan tepung maizena ke dalam mangkuk. Tambahkan bawang putih, garam, gula pasir, lada bubuk, dan kaldu bubuk. Aduk bahan kering hingga tercampur merata.

Tuangkan air dingin sedikit demi sedikit sambil terus diaduk. Jangan langsung memasukkan seluruh air karena adonan yang terlalu encer akan sulit menempel pada permukaan cabai.

Adonan yang ideal memiliki konsistensi agak kental. Ketika cabai dicelupkan, seluruh permukaannya dapat tertutup tipis oleh adonan tanpa lapisan yang terlalu tebal.

Air dingin digunakan untuk membantu menghasilkan tekstur gorengan yang lebih ringan. Namun, faktor yang paling menentukan kerenyahan tetap mencakup komposisi adonan, suhu minyak, jumlah bahan yang digoreng, dan lama penggorengan.

Cara Membuat Cabai Goreng Tepung ala Korea

Setelah cabai dan adonan siap, panaskan minyak dalam wajan dengan jumlah yang cukup untuk merendam sebagian besar permukaan cabai. Gunakan api sedang dan tunggu hingga minyak benar-benar panas sebelum mulai menggoreng.

  1. Celupkan cabai satu per satu ke dalam adonan tepung.
  2. Pastikan seluruh permukaan cabai tertutup tipis oleh adonan.
  3. Masukkan cabai secara perlahan ke dalam minyak panas.
  4. Goreng beberapa cabai sekaligus dengan memberi ruang di antara masing-masing cabai.
  5. Balik cabai ketika bagian bawahnya sudah mulai kokoh dan berwarna kuning keemasan.
  6. Goreng hingga kedua sisi matang dan lapisan tepung terlihat renyah.
  7. Angkat cabai dari minyak dan tiriskan hingga minyak berlebih turun.

Jangan langsung memasukkan terlalu banyak cabai ke dalam wajan. Jumlah cabai yang berlebihan dapat membuat suhu minyak turun secara drastis. Akibatnya, adonan lebih banyak menyerap minyak dan hasil akhirnya justru kurang renyah.

Tips Mendapatkan Tekstur Garing seperti Twigim

Kerenyahan merupakan bagian penting dari hidangan berbasis twigim. Karena itu, beberapa detail kecil saat menyiapkan bahan dan menggoreng sebaiknya diperhatikan.

  • Pastikan cabai kering. Cabai yang masih basah membuat adonan sulit melekat dan minyak lebih mudah memercik.
  • Gunakan air dingin. Air dingin dapat membantu menghasilkan lapisan adonan yang lebih ringan.
  • Jangan membuat adonan terlalu encer. Lapisan yang terlalu tipis mudah terlepas dari cabai saat digoreng.
  • Panaskan minyak terlebih dahulu. Adonan harus langsung bereaksi ketika masuk ke minyak panas.
  • Goreng secara bertahap. Jangan memenuhi wajan agar suhu minyak tidak turun terlalu banyak.
  • Tiriskan di atas rak. Cara ini membuat minyak dan uap panas lebih mudah keluar sehingga bagian bawah gorengan tidak cepat lembek.

Variasi Rasa dengan Sentuhan Korea

Rasa dasar cabai goreng tepung sudah cukup gurih, tetapi dapat dibuat lebih bercita rasa Korea dengan menambahkan beberapa bahan pelengkap. Salah satunya adalah gochugaru atau bubuk cabai Korea.

Tambahkan sedikit gochugaru ke dalam adonan jika ingin aroma dan rasa pedas yang lebih khas. Bubuk ini berbeda dari cabai bubuk biasa karena karakter rasa dan tingkat kepedasannya dapat berbeda.

Untuk versi yang lebih kompleks, buat saus pendamping dari gochujang, kecap asin, madu, bawang putih, dan sedikit minyak wijen. Saus sebaiknya disajikan terpisah agar lapisan tepung tetap renyah lebih lama.

Taburan wijen dan irisan daun bawang juga dapat digunakan sebagai pelengkap. Selain memberikan aroma, keduanya membuat tampilan cabai goreng lebih menarik ketika disajikan.

Pilihan Cabai untuk Resep Rumahan

Jenis cabai tidak harus sama persis dengan yang digunakan dalam resep Korea. Untuk versi yang lebih mudah dibuat di Indonesia, cabai hijau besar merupakan pilihan yang praktis karena ukurannya cukup besar dan relatif mudah dilapisi adonan.

Jika menyukai rasa pedas yang lebih kuat, cabai keriting dapat digunakan. Sementara itu, cabai rawit dapat dipakai dalam jumlah lebih sedikit, tetapi ukurannya membuat proses pelapisan tepung menjadi lebih sulit.

Bagi yang tidak terlalu menyukai makanan pedas, paprika hijau juga dapat digunakan. Hasilnya memang tidak lagi memberikan sensasi pedas seperti cabai, tetapi tetap menghasilkan perpaduan sayuran dan lapisan tepung yang renyah.

Penyajian Cabai Goreng Tepung ala Korea

Cabai goreng tepung paling nikmat disajikan segera setelah matang ketika lapisan luarnya masih renyah. Letakkan di atas rak atau wadah yang memiliki sirkulasi udara agar uap panas tidak terperangkap.

Untuk camilan, sajikan bersama saus cocolan berbasis gochujang atau saus pedas manis. Jika digunakan sebagai pelengkap makan, cabai goreng dapat disajikan bersama nasi hangat, telur, ayam goreng, atau lauk sederhana lainnya.

Jika ingin mempertahankan kerenyahannya, jangan langsung menyiram saus ke seluruh cabai. Saus yang mengandung air akan membuat tepung menyerap cairan sehingga teksturnya lebih cepat lunak.

Pertanyaan Cabai Goreng Tepung ala Korea

Apa nama cabai goreng tepung dalam kuliner Korea?

Olahan yang menjadi inspirasi resep ini dikenal sebagai gochu-twigim. Gochu berarti cabai, sedangkan twigim merupakan istilah untuk makanan yang digoreng dengan teknik pelapisan adonan atau bahan sebelum digoreng.

Apakah gochu-twigim sama dengan cabai goreng tepung Indonesia?

Konsepnya serupa karena sama-sama menggunakan cabai yang dilapisi tepung lalu digoreng. Namun, bumbu, jenis cabai, dan komposisi adonan dapat berbeda. Resep ini merupakan versi rumahan yang mengambil inspirasi dari hidangan tersebut dan disesuaikan dengan bahan yang mudah ditemukan di Indonesia.

Cabai apa yang paling cocok digunakan?

Cabai hijau besar merupakan pilihan yang praktis karena ukurannya cukup besar dan lebih mudah dilapisi adonan. Cabai keriting juga dapat digunakan jika menginginkan rasa yang lebih pedas.

Apakah tepung beras bisa diganti?

Bisa, tetapi tekstur akhirnya dapat berbeda. Tepung beras membantu memberikan hasil yang renyah dan ringan. Jika tidak tersedia, sebagian tepung beras dapat diganti dengan tepung maizena atau tepung tapioka.

Bagaimana agar cabai goreng tidak cepat lembek?

Pastikan minyak sudah panas, jangan terlalu banyak memasukkan cabai sekaligus, dan tiriskan gorengan di atas rak. Hindari menumpuk cabai ketika masih panas karena uap yang terperangkap dapat membuat lapisan tepung lebih cepat lembek.

Apakah cabai goreng ini harus disajikan dengan gochujang?

Tidak harus. Cabai goreng sudah memiliki rasa gurih dari adonan sehingga dapat disantap langsung. Gochujang hanya menjadi pilihan jika ingin menambahkan rasa pedas, gurih, dan sedikit manis yang lebih khas Korea.