Liputan6.com, Jakarta - Sambal korek terkenal karena bahan-bahannya sederhana, tetapi rasa pedasnya begitu nendang. Perpaduan cabai rawit, bawang putih, garam, dan minyak panas sudah cukup untuk menghasilkan sambal yang cocok disantap bersama ayam goreng, bebek goreng, tahu, tempe, hingga nasi hangat.
Namun, sambal korek yang dibuat dari cabai mentah terkadang memiliki aroma langu yang cukup kuat. Agar rasanya lebih sedap, cabai dan bawang putih bisa dipanaskan sebentar sebelum diulek. Cara ini tidak hanya membantu mengurangi aroma langu, tetapi juga membuat rasa sambal lebih gurih dan menyatu.
Jika ingin sambal lebih tahan lama, gunakan bahan yang segar, pastikan alat yang digunakan bersih dan kering, serta siram sambal dengan minyak yang benar-benar panas. Setelah dingin, simpan dalam wadah tertutup di dalam kulkas. Berikut Liputan6.com ulas, Selasa (6/10/2026).
Advertisement
Bahan-Bahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366275/original/004082700_1791259423-Gemini_Generated_Image_dxe8rcdxe8rcdxe8.jpg)
100 gram cabai rawit merah
5 siung bawang putih
1/2 sdt garam
1/4 sdt gula pasir
100 ml minyak goreng
Advertisement
Cara Membuat Sambal Korek
1. Cuci cabai rawit dan bawang putih, lalu tiriskan sampai benar-benar tidak ada air yang tersisa.
2. Panaskan sedikit minyak dari minyak yang sudah disiapkan.
3. Masukkan cabai rawit dan bawang putih. Tumis sebentar dengan api kecil hingga cabai sedikit layu dan bawang putih harum. Jangan sampai terlalu matang agar rasa khas sambal korek tetap terasa.
4. Angkat cabai dan bawang putih, lalu masukkan ke cobek.
5. Tambahkan garam dan gula pasir. Ulek kasar atau sesuai tekstur sambal yang diinginkan.
6. Panaskan kembali sisa minyak hingga benar-benar panas.
7. Tuangkan minyak panas ke atas sambal. Aduk rata sambil sambal dikorek atau ditekan-tekan dengan ulekan agar minyak dan bumbu menyatu.
8. Koreksi rasanya. Tambahkan garam jika diperlukan.
9. Biarkan sambal hingga dingin sebelum dimasukkan ke dalam wadah bersih dan tertutup.
Tips Agar Sambal Korek Tidak Langu dan Tahan Lama
Jangan langsung mengulek cabai dan bawang putih dalam kondisi mentah jika ingin mengurangi aroma langu. Menumisnya sebentar sampai layu sudah cukup untuk membuat aromanya lebih harum tanpa menghilangkan karakter pedasnya.
Pastikan cabai dan bawang putih benar-benar kering setelah dicuci. Air yang ikut masuk ke dalam sambal dapat membuat kualitas sambal lebih cepat menurun.
Minyak yang digunakan untuk menyiram sambal harus panas. Selain membuat sambal lebih harum, minyak panas membantu mematangkan bumbu sehingga rasanya lebih gurih.
Untuk penyimpanan, gunakan wadah yang bersih dan kering. Setelah sambal benar-benar dingin, tutup rapat dan simpan di dalam kulkas. Gunakan sendok yang bersih dan kering setiap kali mengambil sambal.
Sambal rumahan tanpa bahan pengawet tetap memiliki masa simpan terbatas. Jika muncul bau asam yang tidak biasa, lendir, perubahan warna mencolok, atau tanda jamur, sebaiknya jangan dikonsumsi.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Resep Sambal Korek
1. Kenapa sambal korek bisa terasa langu?
Aroma langu biasanya berasal dari cabai dan bawang putih yang masih mentah. Menumis keduanya sebentar sebelum diulek dapat membantu mengurangi aroma tersebut.
2. Apakah cabai harus ditumis sebelum dibuat sambal korek?
Tidak wajib. Namun, untuk versi yang lebih harum dan tidak terlalu langu, cabai sebaiknya dipanaskan sebentar sebelum diulek.
3. Berapa lama sambal korek bisa disimpan?
Jika dibuat dengan alat dan bahan yang bersih lalu disimpan dalam wadah tertutup di dalam kulkas, sambal dapat bertahan beberapa hari. Periksa kondisi dan aromanya sebelum dikonsumsi.
4. Apakah sambal korek bisa dibuat lebih pedas?
Bisa. Gunakan lebih banyak cabai rawit merah atau campurkan sebagian cabai rawit hijau. Tingkat kepedasan dapat disesuaikan dengan selera.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3579753/original/089827300_1632296561-InternetMati1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5561710/original/027708500_1776757647-cek_fakta_bansos_ibu_hamil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350031/original/038888200_1789552849-cek_fakta_-_Bank_BRI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5230141/original/048825600_1747983618-PatungEmas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366274/original/089241400_1791259422-Gemini_Generated_Image_a2fkcva2fkcva2fk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320362/original/044518300_1786346864-Kedung_Sepur_SMT_wikipedia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366241/original/047418300_1791257925-2bd9f98c-e222-4c7f-893d-6b0f738215c3.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366338/original/057906100_1791263569-3ccdeac8-e969-402c-a9d5-63629eb96b6a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355818/original/038120300_1790142530-_____Jelajahi_Pesona_Banyuwangi___Jember_dengan_Kereta_Api_Pandanwangi______Nikmati_perjalanan_seru.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366169/original/041747600_1791256597-Gemini_Generated_Image_pluysxpluysxpluy.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366192/original/066019900_1791257067-Gemini_Generated_Image_e1347ke1347ke134.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366155/original/087043400_1791256281-anabul.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366211/original/071303100_1791257384-e71bce1b-7e6c-414c-91cf-4a0bb030436f.jpg)