Rumah Tropis Masa Depan, Saat Teknologi Prefabrikasi Bertemu Desain Premium

Teknologi prefabrikasi dari ViroFab menghadirkan wajah baru rumah tropis yang memadukan desain premium, craftsmanship, efisiensi, dan pengalaman ruang.

Diterbitkan 19 Agustus 2026, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - TenuNYamaN hadir di JIA Curated 2026 pada 13–17 Agustus 2026 di Pantai Pengembak, Sanur, Bali. Bangunan ini menjadi bagian dari pengembangan pre-fabricated building system untuk kebutuhan luxury hospitality dan premium residential di kawasan tropis.

TenuNYamaN hadir bukan sebagai booth pameran, melainkan living showcase yang dapat dimasuki dan dirasakan langsung oleh pengunjung. Konsep tersebut memperlihatkan bagaimana teknologi prefabrikasi dapat menghasilkan bangunan dengan karakter arsitektur, craftsmanship, serta pengalaman ruang yang tetap kuat.

"Fokus kami kini bukan lagi sekadar menunjukkan bahwa prefabrikasi dapat bekerja. Kami ingin memperlihatkan bahwa ViroFab sudah menjadi solusi yang siap diterapkan dengan kepastian kualitas, waktu, dan biaya tanpa mengurangi kebebasan desain arsitektur," kata Executive Vice President PT Polymindo Permata, Johan Yang, dalam keterangannya pada Lifestyle Liputan6.com, Selasa, 18 Agustus 2026.

TenuNYamaN sebelumnya menjadi pilot project pada ARCH 2026. Kehadirannya di JIA Curated 2026 menandai tahap berikutnya ketika sistem tersebut mulai diarahkan untuk kebutuhan proyek nyata. Konsep Certainty, Collaboration, Innovation, dan Future of Tropical Luxury Living menjadi landasan pengembangan bangunan ini.

Teknologi prefabrikasi menjadi bagian penting dalam proses pembangunannya. Tim memproduksi panel struktur, dinding, dan elemen anyaman di pabrik sebelum merakitnya di lokasi.

Metode tersebut memungkinkan sejumlah pekerjaan berlangsung secara paralel dan membuat proses pembangunan selesai dalam waktu sedikit lebih dari satu minggu. Pendekatan ini memberikan kontrol lebih besar terhadap proses konstruksi, klaim mereka.

Tak Mengorbankan Fleksibilitas Desain

Fabrikasi di lingkungan pabrik membantu menjaga konsistensi pengerjaan dan presisi komponen sebelum seluruh bagian dikirim ke lokasi. Sistem tersebut menawarkan alternatif bagi pengembang yang membutuhkan kepastian waktu dan kualitas tanpa menghilangkan fleksibilitas desain.

Luxury villas, boutique resorts, wellness retreats, island developments, beachfront hospitality, dan rumah tinggal premium menjadi sejumlah segmen yang dapat menerapkan sistem tersebut, menurut mereka.

Karakter tropis menjadi pertimbangan utama dalam pengembangan TenuNYamaN. Bangunan memadukan material, pencahayaan, vegetasi, proporsi ruang, dan elemen arsitektur untuk menciptakan hubungan yang lebih dekat dengan lingkungan.

Pendekatan ini mengikuti filosofi "We do not build against nature. We weave within it." TenuNYamaN menunjukkan bahwa penggunaan sistem prefabrikasi tidak harus menghasilkan bangunan dengan tampilan seragam.

 

Teknologi Manufaktur

Teknologi manufaktur justru dapat mendukung penerapan desain yang lebih presisi, sekaligus memberi ruang bagi arsitek untuk menentukan karakter setiap proyek. Pengalaman ruang menjadi bagian lain yang mendapat perhatian.

TenuNYamaN mengusung konsep sensory living experience melalui perpaduan arsitektur, interior, furnitur, pencahayaan, lanskap, material, dan fragrance. Pengunjung dapat melihat hubungan antarelemen tersebut dalam satu bangunan, bukan sekadar mengamati material atau produk secara terpisah.

"Kami ingin pengunjung tidak hanya melihat bagaimana sebuah bangunan dibuat, tapi juga merasakan bagaimana teknologi, desain, material, pencahayaan, lanskap dan berbagai elemen lainnya dapat bekerja bersama menciptakan pengalaman ruang," jelas Johan.

Konsep tersebut turut memperlihatkan peran kolaborasi dalam membangun hunian premium. VIRO dan Häfele Indonesia menjadi lead collaboration, dengan dukungan sejumlah project partners yang mengisi berbagai kebutuhan bangunan.

Kolaborasi Lintas Industri

HUBU menangani tanaman, ROCA menghadirkan sanitary, QUADRA mengisi top table, ROMAN menyediakan bathroom tiles, sementara MONOLIT, RZB, VANIA, GOODVIBES, ASTA, ARCSTONE, TEKA, dan INLITE terlibat pada elemen lainnya.

Kolaborasi lintas industri memungkinkan TenuNYamaN menghadirkan ruang yang lebih utuh. Setiap material dan elemen interior tidak berdiri sendiri, tetapi saling melengkapi untuk membentuk pengalaman hunian yang sesuai dengan karakter tropical luxury.

Sistem yang digunakan juga membawa enam nilai utama, yaitu konsistensi kualitas, efisiensi waktu, perencanaan anggaran, fleksibilitas desain, ketahanan terhadap kondisi tropis, serta kebutuhan perawatan yang lebih rendah.

Johan menilai, kepastian menjadi bagian penting dalam pengembangan proyek premium. "Kami percaya masa depan konstruksi bukan hanya tentang membangun lebih cepat, tapi membangun dengan lebih pasti. Pada akhirnya, kami tidak menjual prefab semata. Kami menghadirkan certainty for luxury development," tandasnya.

Â