Liputan6.com, Jakarta - Buttonscarves berkolaborasi dengan Sarinah menghadirkan Songket Collection untuk merayakan HUT ke-81 RI, sekaligus 64 tahun perjalanan Sarinah. Koleksi ini membawa keindahan songket ke dalam rangkaian fashion modern yang dekat dengan gaya perempuan masa kini.
Kolaborasi tersebut memadukan kekayaan wastra Indonesia dengan identitas kontemporer Buttonscarves. Kedua pihak menerjemahkan karakter songket melalui scarf dan apparel yang dapat dikenakan untuk berbagai gaya dan kesempatan.
Songket Collection menghadirkan dua motif utama, yaitu Nona Manis dan Pegunungan. Nona Manis menampilkan susunan geometris yang ritmis dan menggambarkan kehangatan, serta kebersamaan. Motif Pegunungan merepresentasikan ketangguhan, perlindungan, dan harapan.
Advertisement
Buttonscarves memadukan kedua motif tersebut dengan monogram "B" yang menjadi identitas khas brand. Perpaduan ini mempertemukan elemen tradisional dengan karakter modern sehingga songket tampil dalam pendekatan visual yang lebih relevan dengan perkembangan fashion saat ini.
Creative Director Buttonscarves, Mifthahul Jannah, menilai kolaborasi dengan Sarinah dapat memperluas cara masyarakat memandang dan mengenakan wastra Indonesia.
Koleksi tersebut tidak hanya membawa motif tradisional ke dalam produk fashion, tapi juga mengajak generasi masa kini untuk menjadikan warisan budaya sebagai bagian dari gaya personal.
"Selama ini, Sarinah telah membuka ruang bagi karya, keterampilan, dan budaya Indonesia untuk semakin dikenal dan diapresiasi," kata dia merujuk rilis pada Lifestyle Liputan6.com, Selasa (18/8/2026).
"Melalui kolaborasi ini, kami ingin melanjutkan semangat tersebut dengan membawa wastra lebih dekat dengan gaya perempuan masa kini, sekaligus mengajak lebih banyak orang untuk mengenakan warisan Indonesia dengan bangga," imbuhnya.
Songket Collection
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326855/original/057654600_1787039220-DSC03024-1_copy.jpg)
Songket Collection resmi diluncurkan pada 13 Agustus 2026 dengan rangkaian scarf dan apparel. Sejumlah apparel pilihan dan dua warna scarf eksklusif hanya tersedia di Sarinah Department Store.
Kehadiran produk tersebut memberikan pilihan bagi pelanggan yang ingin mengenakan elemen songket dalam bentuk fashion yang lebih praktis. Sarinah juga menghadirkan instalasi khusus untuk pengunjung.
Instalasi tersebut menampilkan koleksi secara lebih dekat, termasuk detail yang menjadi ciri khas setiap rancangan, serta cerita budaya yang melatarbelakangi Songket Collection.
Kolaborasi ini sekaligus melanjutkan peran Sarinah dalam mendukung budaya, kreativitas, dan karya perajin lokal selama 64 tahun perjalanannya. Sarinah menempatkan produk dan budaya Indonesia sebagai bagian dari ekosistem ritel yang mempertemukan masyarakat dengan beragam karya lokal.
Advertisement
Babak Baru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326853/original/003765900_1787039206-DSC00831_copy.jpg)
Sarinah merupakan bagian dari InJourney, ekosistem BUMN aviasi dan pariwisata terintegrasi yang mencakup sektor penerbangan, perhotelan, pariwisata, pengelolaan destinasi, dan ritel. Ekosistem tersebut menghubungkan berbagai aspek yang mendukung perjalanan budaya, perdagangan, dan pariwisata Indonesia.
Di tengah peluncuran Songket Collection, Buttonscarves juga memasuki babak baru dalam kepemimpinan kreatifnya. Brand tersebut resmi menunjuk Mifthahul Jannah sebagai Creative Director baru setelah lebih dari satu dekade posisi tersebut berada di bawah arahan Founder Buttonscarves, Linda Anggrea.
Mitha bukan sosok baru bagi Buttonscarves. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Chief of Product Development di Modinity Group dan terlibat dalam pengembangan produk berbagai brand di bawah grup tersebut. Ia juga berperan dalam membentuk identitas kreatif Buttonscarves, konsep retail, store, hingga keseluruhan brand experience.
Bangun Brand
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326852/original/003311600_1787039198-DSC00628-1_copy.jpg)
Selain Buttonscarves, Mitha menjabat sebagai Creative Director sekaligus Co-Founder Benang Jarum. Dalam posisi tersebut, ia memimpin visi kreatif mulai dari koleksi, campaign, dan brand expression.
"Saya sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan dan merasa terhormat dapat melanjutkan perjalanan yang memiliki arti begitu besar bagi saya, baik secara personal maupun profesional," ujar Mitha. "Buttonscarves telah menjadi bagian penting dari perjalanan saya, dan saya antusias untuk terus membawa brand ini ke depannya."
Linda kini memperluas fokusnya untuk memimpin Modinity Group. Ia akan menangani penguatan supply chain dan operasional bisnis, talent development, strategic partnerships, serta ekspansi pasar.
"Membangun sebuah brand tidak hanya tentang menciptakan produk. Lebih dari itu, membangun brand juga berarti memberikan ruang bagi mereka untuk berkembang, dan mempercayakan mereka untuk melanjutkan sebuah visi,” ujar CEO Modinity Group, Linda Anggrea.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5466673/original/082916800_1767862212-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-08T154559.006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314286/original/024914700_1785742099-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-03T142618.819.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326998/original/002739300_1787046240-Screenshot_2026-08-18_162316.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147878/original/074965600_1662436164-Cek_Bansos_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326854/original/070381700_1787039211-DSC02087_copy.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306267/original/091113900_1784870942-722b8244-c4c7-44e5-a043-4359ddebcfa3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521884/original/012375800_1772702698-1000252274.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5518054/original/061930400_1772456013-Pramono_JPO.jpeg)