Liputan6.com, Jakarta - Cheat meal dan cheat day kerap menjadi strategi yang dipilih untuk membuat program diet terasa lebih ringan. Keduanya memberi kesempatan menikmati makanan favorit yang biasanya dibatasi selama menjalani pola makan sehat.
Meski terdengar serupa, kedua metode tersebut memiliki cara penerapan dan dampak yang berbeda terhadap upaya menurunkan berat badan. Melansir Healthline, Rabu, 15 Juli 2026, cheat meal merupakan satu kali makan yang telah direncanakan di luar aturan diet.
Sementara itu, cheat day memberi kebebasan mengonsumsi makanan apa saja sepanjang hari. Tidak ada ketentuan baku mengenai seberapa sering kedua strategi ini dilakukan karena penerapannya bergantung pada tujuan, kondisi kesehatan, dan pola makan masing-masing orang.
Advertisement
Pendekatan tersebut umumnya diterapkan pada pola makan yang masih memberikan ruang fleksibilitas. Dari sisi pengendalian kalori, cheat meal cenderung lebih mudah dikontrol.
Seseorang hanya perlu mengatur porsi dalam satu kali makan sebelum kembali menjalani pola makan seperti biasa. Di sisi lain, cheat day memiliki risiko lebih besar karena kesempatan makan bebas selama sehari penuh dapat meningkatkan asupan kalori secara signifikan jika tidak disertai perencanaan yang baik.
Banyak orang mengira cheat day maupun cheat meal dapat meningkatkan metabolisme melalui perubahan hormon leptin yang mengatur rasa lapar. Teori tersebut menyebut konsumsi makanan tinggi kalori sesekali dapat merangsang peningkatan kadar leptin sehingga keinginan makan berlebihan berkurang.
Namun, penelitian hingga saat ini belum memberi bukti ilmiah yang kuat untuk mendukung anggapan tersebut. Penurunan berat badan tetap lebih dipengaruhi oleh kemampuan menjaga defisit kalori secara konsisten.
Â
Tetap Menyantap Makanan Favorit
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/5145068/original/037715400_1740659329-WhatsApp_Image_2025-02-27_at_19.19.24.jpeg)
Strategi memberi ruang menikmati makanan favorit dapat membantu sebagian orang mempertahankan komitmen menjalani diet. Adanya jadwal khusus membuat mereka lebih mudah menahan godaan pada hari-hari biasa.
Meski demikian, manfaat tersebut tidak berlaku untuk semua orang karena kemampuan mengendalikan pola makan setiap individu berbeda. Cheat day memiliki potensi lebih besar memicu konsumsi makanan secara berlebihan.
Asupan kalori yang terlalu tinggi dalam satu hari dapat mengurangi hasil yang telah diperoleh selama menjalani diet. Risiko tersebut semakin meningkat apabila seseorang menganggap cheat day sebagai kesempatan untuk makan tanpa batas.
Penggunaan istilah cheat juga menjadi perhatian para ahli. Kata tersebut identik dengan tindakan melanggar aturan sehingga dapat memunculkan rasa bersalah setelah makan.
Advertisement
Perasaan Negatif yang Mengganggu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5248809/original/093510100_1749619589-Steak_Daging.jpg)
Perasaan negatif itu justru berpotensi mengganggu hubungan seseorang dengan makanan. Sejumlah penelitian menyarankan mengganti istilah tersebut menjadi treat meal agar pola pikir terhadap makanan menjadi lebih positif.
Orang yang memiliki kecenderungan emotional eating atau gangguan makan perlu lebih berhati-hati sebelum menerapkan cheat day. Kesempatan makan bebas sepanjang hari dapat memicu binge eating atau makan dalam jumlah sangat banyak dalam waktu singkat.
Kondisi tersebut membuat pengendalian pola makan semakin sulit dilakukan. Media sosial ikut memperkuat popularitas cheat meal dan cheat day. Banyak unggahan memperlihatkan atlet atau pegiat kebugaran menikmati makanan tinggi kalori sambil tetap memiliki tubuh ideal.
Gambaran tersebut belum tentu mencerminkan kondisi setiap orang sehingga tidak bisa dijadikan acuan bahwa strategi tersebut selalu efektif.
Jangan Hilang Kendali
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/4921043/original/023839600_1723901520-WhatsApp_Image_2024-08-17_at_20.08.43.jpeg)
Cheat meal lebih layak dipilih bagi orang yang ingin menikmati makanan favorit tanpa kehilangan kendali terhadap pola makan. Perencanaan waktu, pemilihan menu, serta pengaturan porsi membantu menjaga asupan kalori tetap terkendali.
Menggabungkan strategi diet lain ke dalam makanan atau hari "cheat" dapat membantu mendukung kemampuan Anda untuk tetap berpegang pada tujuan Anda. Memiliki rencana untuk hari "cheat," menerapkan praktik makan dengan penuh kesadaran, dan menyertakan makanan yang Anda sukai pada hari-hari diet adalah beberapa contohnya.
Cheat day atau cheat meal, yang memberi ruang untuk memanjakan diri, dapat secara efektif memotivasi sebagian orang untuk tetap menjalankan diet mereka, tapi mungkin tidak sehat bagi orang-orang dengan kecenderungan makan emosional, makan berlebihan, atau gangguan makan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316854/original/006178900_1785992062-Screenshot_2026-08-06_113022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289243/original/045458900_1783395825-MmjiJ0tGHGOvKTa38liKejE2CQjnnZ8e4XVYwcSi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4825152/original/077461600_1715122935-063_2151899997.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317408/original/073479000_1786010620-17705347653514475638.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3338166/original/069883400_1609473780-352421049_809677269396620_4647672457506607433_n.jpg)