Resep Pindang Daging Sapi yang Empuk dengan Kuah Bening Menyegarkan

Nikmati Pindang Daging Sapi yang empuk dengan kuah bening menyegarkan. Ikuti resep lengkapnya untuk hasil maksimal.

Diterbitkan 11 Juni 2026, 13:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pindang daging sapi adalah salah satu hidangan tradisional Indonesia yang terkenal dengan kuah beningnya yang menyegarkan dan dagingnya yang empuk. Hidangan ini sangat cocok disajikan dalam berbagai kesempatan, baik untuk keluarga maupun acara spesial. Dengan kombinasi bumbu yang tepat, pindang daging sapi dapat menjadi menu andalan yang menggugah selera.

Dalam artikel ini, kami akan membagikan resep pindang daging sapi yang empuk dengan kuah bening menyegarkan. Anda akan menemukan bahan-bahan yang diperlukan, langkah-langkah pembuatan, serta tips untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

1. Bahan-Bahan

  • Bahan Utama:
    • 1 kg iga sapi atau daging sapi sandung lamur, potong-potong ukuran 5 cm.
    • 2-3 liter air bersih.
  • Bumbu Halus:
    • 7-10 butir bawang merah.
    • 5-7 siung bawang putih.
    • 2-3 cm kunyit, dibakar.
    • 2 cm jahe.
    • 2 buah cabai merah (opsional, jika ingin sedikit pedas).
    • 1/2 sdt merica butiran.
    • 1/2 sdt ketumbar, sangrai (opsional, untuk aroma lebih kuat).
    • 1/4 sdt jintan, sangrai (opsional).
  • Bumbu Cemplung/Aromatik:
    • 2-3 batang serai, memarkan.
    • 3-4 lembar daun salam.
    • 4-5 lembar daun jeruk.
    • 2-3 cm lengkuas, memarkan.
    • 10 buah belimbing sayur, potong-potong (bisa diganti tomat hijau jika tidak ada).
    • 10-15 buah cabai rawit merah utuh (sesuai selera pedas).
    • 2-3 buah cabai merah besar, iris kasar (opsional).
    • 2 buah tomat merah, potong-potong.
  • Bumbu Perasa:
    • 2 sdt garam (sesuai selera).
    • 1 sdm kaldu jamur atau kaldu sapi bubuk (opsional).
    • 1 sdm larutan air asam Jawa.
    • 1 sdt gula pasir (opsional, untuk menyeimbangkan rasa).
    • 1 sdm kecap manis (opsional, untuk Pindang Palembang).
  • Pelengkap:
    • 50 gram daun melinjo muda (opsional).
    • 2 batang daun bawang, iris kasar.
    • 4 sdm bawang merah goreng untuk taburan.
    • Daun kemangi (opsional).

2. Cara Membuat

  1. Rebus Daging Pertama: Didihkan air secukupnya dalam panci. Masukkan iga atau daging sapi, didihkan sebentar hingga muncul buih dan kotoran di permukaan. Angkat iga sapi, buang air rebusan pertama ini untuk menghilangkan kotoran dan lemak berlebih agar kuah bening.
  2. Rebus Daging Kedua: Didihkan kembali 2-3 liter air bersih dalam panci. Masukkan kembali iga atau daging sapi yang sudah dicuci bersih. Masak dengan api kecil.
  3. Siapkan Bumbu Halus: Haluskan semua bahan bumbu halus (bawang merah, bawang putih, kunyit bakar, jahe, cabai merah, merica butiran, ketumbar, jintan) menggunakan blender atau ulekan.
  4. Tumis Bumbu: Panaskan 2-3 sdm minyak sayur dalam wajan. Tumis bumbu halus hingga layu dan harum. Masukkan serai, daun salam, daun jeruk, dan lengkuas yang sudah dimemarkan, aduk hingga wangi.
  5. Gabungkan Bumbu dan Daging: Masukkan tumisan bumbu ke dalam rebusan iga atau daging sapi. Tambahkan garam, merica bubuk, dan kaldu bubuk (jika menggunakan).
  6. Masak Hingga Empuk: Masak dengan api kecil hingga rebusan iga mendidih dan daging hampir lunak. Proses ini bisa memakan waktu sekitar 60-90 menit atau lebih, tergantung jenis daging. Jika menggunakan panci presto, waktu memasak bisa lebih singkat.
  7. Tambahkan Bahan Segar: Setelah daging empuk, masukkan belimbing sayur (atau tomat hijau), cabai merah besar, tomat merah, dan cabai rawit utuh. Tambahkan larutan air asam Jawa dan gula pasir (jika menggunakan). Jika ingin Pindang Palembang, tambahkan kecap manis.
  8. Koreksi Rasa: Cicipi dan koreksi rasa, tambahkan garam atau gula jika diperlukan.
  9. Tambahkan Pelengkap: Sesaat sebelum diangkat, masukkan daun melinjo muda dan irisan daun bawang. Didihkan sebentar hingga daun melinjo layu.
  10. Sajikan: Angkat dan sajikan pindang daging sapi hangat dengan taburan bawang merah goreng.

 

3. Tips-Tips agar Hasilnya Enak

Agar hasil masakan lebih nikmat, coba tips-tips berikut saat mencoba resepnya:

  • Pilih Daging yang Tepat: Gunakan iga sapi dengan lapisan lemak tipis dan daging yang tebal agar kaldu pindang gurih dan tidak terlalu berminyak. Daging sandung lamur juga merupakan pilihan yang baik karena memiliki tekstur yang empuk setelah dimasak lama.
  • Proses Perebusan Daging: Lakukan perebusan dua kali. Rebusan pertama untuk membuang kotoran dan busa yang muncul, sehingga kuah pindang nantinya akan bening. Masak iga dengan api kecil (slow cooking) agar bumbu meresap sempurna dan daging menjadi sangat empuk. Jika daging belum empuk, tambahkan air panas secukupnya.
  • Keseimbangan Rasa: Rahasia kelezatan pindang terletak pada perpaduan rasa gurih, asam, dan sedikit pedas. Gunakan belimbing sayur atau air asam Jawa untuk memberikan rasa asam segar yang khas. Jika tidak ada belimbing sayur, tomat hijau bisa menjadi pengganti.
  • Bumbu yang Harum: Tumis bumbu halus hingga benar-benar matang dan harum untuk mengeluarkan aroma terbaiknya. Bakar kunyit sebelum dihaluskan untuk aroma yang lebih kuat dan warna yang cantik.
  • Penyajian: Sajikan pindang selagi hangat dengan nasi putih, taburan bawang goreng, dan sambal rawit jika suka.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Pindang Daging Sapi

Apa yang membuat Pindang Daging Sapi ini berbeda dari masakan daging lainnya?

Pindang Daging Sapi memiliki kuah bening yang segar dan bumbu yang khas, memberikan rasa yang unik dibandingkan masakan daging lainnya.

 

Bisakah saya menggunakan daging sapi lain selain iga?

Ya, Anda bisa menggunakan daging sandung lamur atau bagian daging sapi lainnya yang cocok untuk direbus.

 

Apakah Pindang Daging Sapi ini bisa disimpan?

Tentu, Pindang Daging Sapi dapat disimpan dalam kulkas dan bertahan selama 2-3 hari. Pastikan untuk memanaskannya kembali sebelum disajikan.

 

Bagaimana cara membuat kuah Pindang lebih bening?

Pastikan untuk merebus daging dua kali dan membuang air rebusan pertama untuk menghilangkan kotoran dan lemak berlebih.