Liputan6.com, Jakarta - Rica-rica, kuliner khas Manado yang terkenal dengan cita rasa pedas, gurih, dan aromatik, selalu berhasil menggugah selera. Kata "rica" sendiri berarti cabai dalam bahasa Manado, menunjukkan bahwa hidangan ini identik dengan penggunaan cabai sebagai bahan utama bumbunya. Kekayaan rempah segar menjadi ciri khas hidangan pedas ini, dengan penggunaan berbagai daun rempah seperti daun jeruk, daun salam, daun pandan muda, daun bawang, hingga daun kemangi, yang membuat rica-rica memiliki aroma harum segar selain rasa pedasnya.
Meskipun demikian, ayam kampung seringkali dihindari oleh sebagian orang karena teksturnya yang cenderung alot dan bau amis khasnya. Padahal, dengan teknik pengolahan yang tepat, ayam kampung dapat diubah menjadi hidangan rica-rica yang super lezat, empuk, dan bumbunya meresap sempurna hingga ke tulang.
Artikel ini akan mengupas tuntas resep lengkap rica-rica ayam kampung yang pedas dan tidak amis, dilengkapi dengan tips jitu agar dagingnya empuk, wangi, dan pedasnya nendang. Ikuti langkah-langkahnya untuk menyajikan hidangan istimewa di rumah. Simak resep selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (1/6/2026).
Advertisement
Mengapa Ayam Kampung Sering Alot dan Amis?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4841152/original/072502000_1716521479-raw-chicken-wings-white-wooden-surface.jpg)
Ayam kampung memiliki aktivitas fisik yang lebih tinggi dibandingkan ayam broiler, sehingga struktur dagingnya cenderung lebih padat dan seratnya lebih kasar. Hal ini menyebabkan daging ayam kampung menjadi lebih alot saat dimasak jika tidak diolah dengan benar.
Selain itu, bau prengus atau amis pada ayam umumnya disebabkan oleh sisa darah dan lemak yang menempel pada daging ayam. Pertumbuhan bakteri juga dapat menjadi pemicu bau amis, terutama jika ayam tidak disimpan dengan benar setelah dipotong.
Jika darah tidak dibersihkan secara menyeluruh dari potongan ayam, hal ini dapat memengaruhi rasa dan bau dari ayam itu sendiri. Kondisi penyimpanan yang kurang tepat juga dapat memperparah masalah bau amis pada daging ayam kampung.
Tidak seperti ayam broiler yang lebih cepat empuk, ayam kampung memerlukan perlakuan khusus sebelum dimasak untuk mengatasi teksturnya yang alot dan menghilangkan bau amisnya secara efektif.
Advertisement
Tips Jitu Mengatasi Bau Amis dan Mengempukkan Ayam Kampung
Langkah-langkah penting ini perlu dilakukan sebelum proses memasak utama agar rica-rica ayam kampung Anda bebas amis dan memiliki tekstur yang lezat.
Pertama, marinasi ayam dengan jeruk nipis dan garam. Baluri potongan ayam dengan air perasan jeruk nipis (sekitar 2–3 buah) dan 1 sendok makan garam, lalu diamkan selama 15–20 menit sebelum dibilas hingga bersih dengan air mengalir. Asam dari jeruk nipis sangat ampuh dalam menetralisir bau amis sekaligus memberikan aroma segar, serta membantu melunakkan daging ayam secara alami.
Kedua, manfaatkan jahe dalam jumlah yang cukup. Jahe mengandung zat shogaol yang memiliki sifat antimikroba dan efektif untuk menghilangkan bau amis pada daging. Selain itu, jahe juga mengandung enzim zingibain yang dapat membantu melunakkan daging. Untuk satu ekor ayam, disarankan menggunakan jahe seukuran ibu jari atau lebih banyak untuk hasil optimal.
Ketiga, rebus atau ungkep ayam sebelum dimasak dengan bumbu. Karena ayam kampung terkenal lebih alot, rebus atau ungkep potongan ayam terlebih dahulu dengan sedikit air, serai, daun jeruk, dan garam sampai air menyusut dan daging empuk. Proses ini tidak hanya membantu mengempukkan daging, tetapi juga mengeluarkan kotoran dan bau yang tersisa pada ayam. Anda juga bisa membakar sebentar permukaan ayam kampung di atas api atau teflon hingga kecokelatan untuk sensasi smokey, atau menggorengnya setengah matang dengan minyak panas (1–2 menit per sisi) sebelum dimasak dengan bumbu rica-rica. Langkah ini dapat menambah aroma smokey dan membantu mengunci bumbu nantinya.
Resep Rica-Rica Ayam Kampung Pedas dan Tidak Amis
Berikut adalah bahan-bahan yang perlu dipersiapkan untuk membuat rica-rica ayam kampung yang lezat dan bebas amis.
Bahan-Bahan Utama:
- 1 ekor ayam kampung, potong menjadi 12–16 bagian
- Air secukupnya untuk merebus/memasak
Bumbu Halus:
- 4 siung bawang putih
- 10 siung bawang merah
- 10–15 buah cabai rawit merah (sesuai selera pedas)
- 1 ruas kunyit
- 4 butir kemiri
Bumbu Aromatik (Geprek):
- 1 ruas besar jahe
- 1 ruas lengkuas
- 2 batang serai
- 3 lembar daun jeruk (sobek sedikit)
- 2 lembar daun salam
Bumbu Pelengkap:
- 2 sdm garam (sesuaikan rasa)
- ½ sdt gula pasir
- 1 sdt kaldu jamur (opsional)
- ½ sdt lada bubuk
- 3 sdm kecap manis
Tambahan Akhir
- 1 genggam daun kemangi (diaduk di akhir)
- 5–10 buah cabai utuh (opsional, untuk sensasi pedas utuh)
Advertisement
Cara Memasak Rica-Rica Ayam Kampung
Memasak rica-rica ayam kampung dengan cara yang benar adalah kunci untuk mendapatkan hidangan yang empuk, tidak amis, dan bumbunya meresap sempurna.
1. Siapkan Ayam
Cuci bersih ayam, lalu lumuri dengan air jeruk nipis dan garam, diamkan selama 15 menit, kemudian bilas hingga bersih. Rebus atau ungkep ayam dengan serai, daun jeruk, dan garam hingga setengah empuk. Setelah itu, tiriskan ayam.
2. Tumis Bumbu Hingga Matang
Panaskan minyak secukupnya (sekitar 3–4 sendok makan). Tumis bumbu halus bersama jahe, lengkuas, serai, daun jeruk, dan daun salam hingga harum. Kunci anti amis adalah menumis bumbu dengan api sedang hingga benar-benar matang, berwarna lebih gelap, dan mengeluarkan minyak (pecah minyak) [cite: Resep Rica Ayam Kampung | Yuanita Siska M | Tidak ada tanggal spesifik | Sumber internal (disediakan pengguna)]. Proses ini memakan waktu sekitar 5–10 menit; bumbu yang kurang matang akan berbau langu (mentah) dan tidak mampu menutupi bau amis ayam.
3. Masukkan Ayam dan Air
Masukkan potongan ayam yang sudah diungkep ke dalam tumisan bumbu. Aduk rata dan tumis sebentar selama 2–3 menit. Kemudian, tambahkan air secukupnya hingga ayam terendam sebagian, sekitar 500–700 ml [cite: Resep Rica Ayam Kampung | Yuanita Siska M | Tidak ada tanggal spesifik | Sumber internal (disediakan pengguna)].
4. Bumbui dan Masak dengan Teknik 'Diamkan'
Masukkan garam, gula, lada, kaldu jamur, dan kecap manis, lalu aduk rata. Gunakan teknik khusus rica ayam kampung: rebus dulu selama 5 menit, matikan api, dan diamkan selama 30 menit tanpa membuka tutup panci. Teknik ini bertujuan agar bumbu meresap sempurna ke dalam daging ayam yang padat [cite: Resep Rica Ayam Kampung | Yuanita Siska M | Tidak ada tanggal spesifik | Sumber internal (disediakan pengguna)]. Setelah 30 menit, nyalakan api lagi dan masak selama 7 menit sambil diaduk sesekali. Masukkan cabai utuh di 2 menit terakhir agar tidak terlalu pahit.
5. Sentuhan Akhir – Daun Kemangi
Matikan api. Segera masukkan daun kemangi, aduk perlahan hingga layu karena panas sisa masakan. Daun kemangi akan mengeluarkan aroma khas yang menyamarkan sisa bau amis (jika masih ada) dan menambah kesegaran pada masakan.
6. Sajikan
Rica-rica ayam kampung paling nikmat disantap dengan nasi hangat, ditemani lalapan segar seperti mentimun atau perkedel kentang.
Pertanyaan Seputar Resep Rica-Rica Ayam Kampung
Q: Apakah ayam kampung harus selalu direbus atau diungkep dulu?
A: Tidak wajib, tetapi sangat disarankan karena ayam kampung lebih alot dan berbau lebih tajam dibandingkan ayam broiler. Merebus atau mengungkep akan mempercepat waktu masak dan mengurangi bau amis secara signifikan.
Q: Berapa lama waktu yang ideal untuk menumis bumbu agar tidak langu?
A: Rata-rata 5–10 menit dengan api sedang. Ciri bumbu matang adalah bumbu mengeluarkan minyak (pecah minyak), aroma harum tajam (bukan mentah), dan warnanya agak gelap. Bumbu rica justru semakin enak jika digoreng lebih lama.
Q: Bagaimana cara mengurangi rasa pedas rica-rica ayam kampung untuk anak-anak atau yang tidak suka pedas?
A: Anda bisa mengurangi jumlah cabai rawit di bumbu halus (cukup 3–5 buah untuk aroma) dan tidak menambahkan cabai utuh di akhir. Sebagai ganti sensasi pedas, perbanyak jahe dan kemangi untuk rasa hangat dan segar.
Q: Berapa lama rica-rica ayam kampung dapat bertahan disimpan?
A: Rica-rica ayam kampung dapat bertahan 3–4 hari di dalam kulkas (chiller) dan hingga 1 bulan di dalam freezer. Penulis resep Yuanita Siska M biasa membuat dalam jumlah banyak lalu menyimpannya di freezer sebagai stok.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567468/original/050020200_1777282004-cek_fakta_alsintan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4536545/original/069114500_1691974925-cek_fakta_satir_ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299087/original/053914000_1784192454-cek_fakta_-_Sherly_Tjoanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4691763/original/031604000_1702982141-Serangan_macan_tutul_melukai_tiga_orang_di_Guwahati-AP__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4956296/original/070832200_1727665407-front-view-cooked-vegetable-meal-with-sliced-bell-pepper-salad-brown-surface.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298224/original/042744300_1784155877-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4887995/original/062540200_1720596126-AP24190447290414.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264050/original/062227400_1782063258-063_2282639788.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298238/original/090944000_1784161387-messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4893064/original/098068400_1721122752-FotoJet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297435/original/065011900_1784091222-000_C27U8NQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298223/original/011449900_1784155410-063_2286282854.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288267/original/024620600_1783308427-eng10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5936533/original/005039500_1778833892-063_2276293040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298567/original/084606300_1784174337-000_C2B89X9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298444/original/012761000_1784171006-Argentina_s_Leandro_Paredes__5__falls_as_he_battles_for_the_ball_with_England_s_Jude_Bellingham.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4010318/original/004152500_1651158544-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295955/original/084763900_1783997125-Resep_Omelet_Telur_Mie_Mini.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296744/original/098798400_1784023134-Screenshot_2026-07-14_164952.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295952/original/040565700_1783996712-be1a9333-41f3-4b56-9e24-e56ec37c6db2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295960/original/047972800_1783997602-Gemini_Generated_Image_qatx14qatx14qatx.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296018/original/038915500_1784000466-bola_bola_tempe_sayur.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8126176/original/082284600_1780977744-1260898066122285218.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295899/original/040164000_1783993464-ChatGPT_Image_Jul_14__2026__08_44_00_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295708/original/059607000_1783939817-Untitlede.jpg)