Liputan6.com, Jakarta - Gulai kikil atau populer disingkat gultik menjadi hidangan favorit di berbagai daerah, terutama bagi pencinta kuliner bercita rasa gurih dan santan kental. Sajian ini mampu menghadirkan perpaduan tekstur kenyal kikil dan daging sapi yang lembut, cocok dinikmati sebagai menu utama saat makan siang atau malam. Resep gultik sapi simpel menawarkan cara memasak praktis tanpa mengurangi cita rasa otentik, sehingga bisa dicoba di rumah untuk keluarga maupun pemula dalam memasak hidangan nusantara.
Bagi penggemar masakan berkuah santan, gultik sapi menghadirkan rasa kaya rempah yang hangat di lidah. Penggunaan bumbu halus dan bumbu geprek menjadi kunci aroma sedap yang menggugah selera. Resep gultik sapi simpel menekankan teknik memasak efisien, termasuk cara merebus kikil hingga empuk dan menumis bumbu hingga harum, agar hasil akhir tetap lezat tanpa membutuhkan waktu lama.
Hidangan ini juga fleksibel untuk variasi dan penyajian. Anda dapat menambahkan tomat, cabai utuh, atau daun jeruk untuk memperkaya cita rasa sekaligus meningkatkan keindahan tampilan. Resep gultik sapi simpel mempermudah proses penyajian, sehingga cocok bagi ibu rumah tangga atau pebisnis kuliner rumahan yang ingin menyediakan menu khas Indonesia dengan modal dan peralatan terbatas.
Advertisement
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (24/2/2026).
1. Resep Gultik Cita Rasa Khas Gulai Tikungan Blok M
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511845/original/063010500_1771918674-gulai.jpg)
Bahan-bahan:
- 500 gram daging sapi dengan kandungan lemak
- 200 gram jerohan sapi
- 2 buah tomat, iris tipis
- 10 buah cabe rawit utuh
- 2 kotak santan kelapa
Bumbu halus:
- 9 siung bawang merah
- 8 siung bawang putih
- 7 buah kemiri
- 1 sendok teh ketumbar
- 1/2 sendok teh merica
- 3 cm jahe
- 1 cm kunyit
Bumbu geprek:
- 3 cm lengkuas
- 1 batang serai
- 3 lembar daun salam
- 3 lembar daun jeruk
Bumbu penyedap:
- 1/4 gelas kecil air asam jawa
- 2 cm kayu manis
- 2 butir kapulaga
- 5 bunga cengkeh
- 1 balok gula merah
- Gula pasir sesuai selera
- Garam sesuai selera
- Penyedap rasa sesuai selera
- Bawang merah goreng secukupnya
Cara Membuat:
- Pertama-tama, pastikan semua bumbu halus, bumbu geprek, dan bumbu penyedap telah disiapkan dan dibersihkan. Kupas bawang merah dan bawang putih, sangrai kemiri sebentar untuk mengeluarkan aroma, lalu haluskan semua bumbu halus menggunakan cobek atau blender hingga teksturnya benar-benar lembut. Geprek lengkuas, serai, daun salam, dan daun jeruk sehingga aromanya lebih keluar, sementara bumbu penyedap seperti kayu manis, kapulaga, cengkeh, dan gula merah disiapkan untuk ditambahkan nanti.
- Potong daging sapi menjadi kotak atau dadu dengan ukuran sekitar 2–3 cm agar cepat empuk saat direbus. Rebus daging sapi bersama jerohan dalam panci berisi air hingga matang dan empuk, jangan lupa buang busa yang muncul di permukaan air rebusan agar kuah tetap bening dan bersih. Pastikan daging sudah cukup empuk sebelum menambahkan bumbu agar hasil masakan maksimal.
- Selanjutnya, panaskan minyak secukupnya di wajan, tumis bumbu halus hingga harum dan berubah warna menjadi sedikit lebih gelap. Masukkan bumbu geprek dan aduk sebentar hingga aromanya keluar secara optimal. Setelah itu, tuang tumisan bumbu ke dalam panci berisi daging yang telah direbus. Aduk perlahan agar bumbu merata dan daging terbalut aroma rempah.
- Tambahkan santan kelapa secara bertahap sambil terus diaduk agar santan tidak pecah. Masukkan bumbu penyedap seperti air asam jawa, kayu manis, kapulaga, cengkeh, gula merah, gula pasir, garam, dan penyedap rasa sesuai selera. Masak hingga kuah mendidih perlahan, aroma rempah meresap ke dalam daging, dan tekstur santan menjadi kental sempurna. Terakhir, masukkan irisan tomat dan cabe rawit utuh, masak sebentar hingga mendidih kembali agar rasa segar tomat dan pedas cabe berpadu dengan santan.
- Angkat masakan dan sajikan hangat di piring saji, taburi bawang merah goreng untuk menambah aroma dan tekstur gurih renyah. Hidangkan bersama kerupuk, sambal, dan kecap manis sebagai pelengkap agar cita rasa semakin nikmat.
Advertisement
2. Resep Gultik Sapi Simpel Pedas Manis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511846/original/039987000_1771918675-gulai_sapi.jpg)
Bahan-bahan:
- 300 gram kikil sapi, bersihkan dan potong dadu
- 300 gram daging sapi, potong dadu
- 500 ml santan kental
- 3 buah tomat merah, iris tipis
- 5–10 cabe rawit merah utuh
Bumbu Halus:
- 6 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 3 butir kemiri, sangrai
- 1 sdt ketumbar bubuk
- 1/2 sdt merica bubuk
- 1 cm jahe
- 1 cm kunyit
Bumbu Geprek:
- 2 cm lengkuas, geprek
- 1 batang serai, geprek
- 2 lembar daun salam
- 2 lembar daun jeruk
Bumbu Penyedap:
- 2 sdm kecap manis
- 1 sdm air asam jawa
- Garam dan gula pasir secukupnya
- Bawang merah goreng untuk taburan
Cara Membuat:
- Rebus kikil dan daging sapi hingga empuk. Buang busa untuk kuah bening.
- Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, merica, jahe, dan kunyit. Tumis bumbu halus bersama bumbu geprek hingga harum.
- Masukkan tumisan bumbu ke panci berisi kikil dan daging. Tuang santan sedikit demi sedikit, aduk perlahan. Tambahkan air asam jawa dan kecap manis.
- Masukkan tomat dan cabe rawit, masak hingga mendidih dan rasa meresap.
- Sajikan panas, taburi bawang merah goreng di atasnya.
Catatan: Rasa pedas manis ini cocok untuk mereka yang suka sensasi gurih berpadu manis ringan.
3. Resep Gultik Sapi Simpel Gurih Santan
Bahan-bahan:
- 300 gram kikil sapi, bersihkan dan potong dadu
- 300 gram daging sapi, potong dadu
- 600 ml santan kental
- 2 buah tomat merah, iris tipis
- 5–8 cabe rawit utuh
Bumbu Halus:
- 7 siung bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 3 butir kemiri
- 1/2 sdt ketumbar bubuk
- 1/2 sdt merica bubuk
- 1 cm jahe
- 1 cm kunyit
Bumbu Geprek:
- 2 cm lengkuas, geprek
- 1 batang serai, geprek
- 3 lembar daun salam
- 2 lembar daun jeruk
- Bumbu Penyedap:
- 1 sdm air asam jawa
- 1 balok gula merah
- Garam dan penyedap rasa sesuai selera
- Bawang merah goreng untuk taburan
Cara Membuat:
- Rebus kikil dan daging sapi hingga empuk, buang busa agar kuah bening.
- Haluskan semua bumbu halus, tumis bersama bumbu geprek hingga harum.
- Masukkan bumbu tumis ke panci berisi kikil dan daging, tuang santan sedikit demi sedikit, aduk perlahan.
- Tambahkan air asam jawa dan gula merah, masak hingga santan mendidih dan bumbu meresap.
- Masukkan tomat dan cabe rawit, biarkan sebentar hingga aroma menyatu.
- Sajikan panas, taburi bawang merah goreng di atasnya untuk aroma wangi dan rasa gurih ekstra.
Catatan: Resep ini menekankan rasa gurih santan yang pekat, cocok untuk keluarga yang menyukai gulai dengan santan lebih kental.
Tips Agar Gultik Sapi Lebih Enak
Berikut adalah panduan lengkap dan rinci tentang tips agar gultik sapi lebih enak, dari pemilihan bahan hingga teknik memasak agar cita rasa lebih kaya dan tekstur kikil serta daging lebih lezat:
- Rasa gultik sangat dipengaruhi kualitas bahan utama. Pilih daging sapi yang memiliki sedikit lemak agar kuah terasa gurih alami. Untuk kikil, pilih bagian yang bersih dan kenyal, hindari kikil terlalu tua atau berbau. Potong daging dan kikil dalam ukuran seragam agar matang merata.
- Langkah ini menentukan tekstur akhir. Rebus daging dan kikil dalam air secukupnya, bisa ditambahkan sejumput garam, hingga empuk. Menggunakan panci presto mempercepat proses, biasanya 25–30 menit sudah cukup. Untuk teknik tradisional, rebus 1–1,5 jam sambil sesekali membuang busa agar kuah tetap bersih.
- Bumbu adalah kunci aroma dan rasa. Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, jahe, dan kunyit. Lengkuas, serai, daun salam, serta daun jeruk digeprek agar aroma keluar maksimal. Menumis bumbu hingga harum sebelum dicampur daging akan membuat kuah lebih wangi dan kompleks rasanya.
- Santan kental menambah rasa gurih dan kaya tekstur. Saat dicampur ke daging, masak santan dengan api kecil hingga meresap ke kikil dan daging. Aduk secara rutin agar santan tidak pecah. Penambahan santan sedikit demi sedikit membantu cita rasa lebih menyatu tanpa terlalu berat.
- Penyesuaian rasa penting agar gultik lebih seimbang. Gula merah atau pasir menambah manis alami, sedangkan sedikit air asam jawa memberi aroma khas dan menyeimbangkan rasa gurih. Tambahkan garam sesuai selera, jangan terlalu asin agar rasa rempah tetap dominan.
- Cabai rawit utuh memberikan sentuhan pedas ringan dan visual menarik, sedangkan irisan tomat memberi rasa segar dan warna yang menggugah selera. Masukkan setelah santan matang agar tekstur tetap utuh.
- Sajikan gultik sapi hangat dengan taburan bawang merah goreng di atasnya. Bawang goreng menambah aroma sedap dan tekstur renyah kontras dengan kuah santan yang lembut.
- Jika gultik tidak habis, simpan di wadah kedap udara dalam kulkas maksimal 2–3 hari. Saat memanaskan ulang, tambahkan sedikit santan atau air agar kuah tetap creamy dan rasa tetap lezat.
Advertisement
FAQ Seputar Topik
Apa itu Gultik?
Gultik adalah singkatan dari Gulai Tikungan, kuliner legendaris Jakarta berupa gulai sapi dengan kuah santan encer kaya rempah yang populer sejak tahun 1997, terutama di kawasan Blok M.
Apa saja bahan utama untuk membuat resep gultik sapi simpel?
Bahan utama untuk resep gultik sapi simpel meliputi daging sapi (sengkel/tetelan), santan kental, serta bumbu halus (bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, jahe, ketumbar, jintan, merica) dan bumbu aromatik (daun salam, serai, daun jeruk, lengkuas, kayu manis, cengkeh, kapulaga, bunga lawang).
Bagaimana cara mencegah santan pecah saat memasak Gultik?
Untuk mencegah santan pecah, masak gulai dengan api kecil dan aduk terus-menerus secara perlahan hingga mendidih dan kuah mengental.
Apa saja pelengkap yang cocok untuk Gultik Sapi?
Gultik sapi paling nikmat disantap dengan nasi hangat, taburan bawang goreng, irisan tomat segar, sambal, dan kerupuk. Anda juga bisa menambahkan sate jeroan sebagai pelengkap.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488956/original/064020100_1769771942-pppk_bgn_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497973/original/089166700_1770695732-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-10T105228.255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550896/original/089873500_1775711382-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-09T120454.556.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411187/original/066520500_1763004762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-13T103028.882.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511844/original/088081200_1771918673-gultik.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294151/original/003111900_1783815882-000_B9XL63W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290291/original/064791600_1783449810-me5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294138/original/059237800_1783813068-000_B9XJ6UC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294135/original/020195900_1783811688-000_B9XJ6UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294142/original/044493100_1783813777-000_B9XJ4PC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8296460/original/082795500_1782159766-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290384/original/064848900_1783478396-Argentina_s_Lionel_Messi_celebrates.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8916640/original/046732400_1782951883-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288050/original/077739700_1783289115-000_B9BX7KA-Haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292116/original/017292800_1783585765-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293113/original/018435300_1783673948-HL_Tauge_Ikan_Asin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292828/original/084060500_1783661101-69fa91c6-8228-443c-8d5a-cb99b81dcd75.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292221/original/057014200_1783588330-ikan_kembung.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292111/original/060839600_1783585563-9110374140302148289.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5320303/original/077452500_1755592712-Gemini_Generated_Image_c8y4r6c8y4r6c8y4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292362/original/029751800_1783592234-13221113341749341142.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291508/original/018584500_1783567015-Gemini_Generated_Image_t1xj1nt1xj1nt1xj.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291525/original/099249200_1783567602-8349e6fe-9edb-472e-8c1f-3502780a6a42.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291429/original/009261000_1783561366-9234334d-1ad3-47bb-a4af-b04341a75a4b.jpg)