Liputan6.com, Jakarta - Kata "Palestina" telah dihapus dari beberapa pajangan di British Museum, London, Inggris, menyusul keluhan dari sebuah kelompok hukum pro-Israel. Papan informasi di galeri Timur Tengah kuno museum, yang mencakup periode 1500 SM hingga 1700 SM, sebelumnya menyebut pantai Mediterania timur sebagai Palestina.
Melansir Standard.co.uk, Senin, 16 Februari 2026, kekhawatiran muncul dari UK Lawyers for Israel (UKLFI), sebuah kelompok pengacara sukarela, yang berpendapat bahwa istilah tersebut digunakan secara "retrospektif" untuk menggambarkan peradaban yang mendahului penggunaan nama modern, menurut The Sunday Times.
Dalam surat pada direktur museum, Nicolas Cullinan, kelompok tersebut menulis, "Menerapkan satu nama–Palestina–secara retrospektif ke seluruh wilayah, selama ribuan tahun, menghapus perubahan sejarah dan menciptakan kesan kontinuitas yang salah."
Advertisement
"Hal ini juga memiliki efek yang memperburuk keadaan, yaitu menghapus Kerajaan Israel dan Yudea, yang muncul sekitar tahun 1000 SM, dan membingkai ulang asal-usul bangsa Israel dan Yahudi sebagai berasal dari Palestina secara keliru. Terminologi yang dipilih dalam hal-hal yang dijelaskan di atas menyiratkan keberadaan wilayah kuno dan berkelanjutan yang disebut Palestina."
Sejak itu, museum tersebut telah memperbarui beberapa pajangan. Seorang juru bicara mengatakan bahwa istilah tersebut tidak selalu "bermakna" ketika menggambarkan wilayah budaya kuno dan bahwa perubahan dilakukan setelah menerima umpan balik dan melakukan riset audiens.
Mediterania timur telah dikenal dengan berbagai nama sepanjang sejarah. Teks dari sekitar tahun 1500 SM menyebut wilayah tersebut sebagai Kanaan. Kerajaan Israel pertama kali disebutkan dalam prasasti Mesir yang berasal dari sekitar tahun 1200 SM. Sejarawan Yunani Herodotus menyebut "Palestina" pada abad kelima SM.
Penggunaan Kata Palestina
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3060688/original/042168600_1582688949-museum-458322_1920.jpg)
Dalam beberapa abad terakhir, istilah "Palestina" banyak digunakan sebagai deskripsi geografis. Museum tersebut menyatakan bahwa mereka menggunakan terminologi yang diakui PBB ketika merujuk pada batas-batas modern, termasuk Gaza, Tepi Barat, Israel, dan Yordania, dan menggambarkan "Palestina" sebagai pengenal budaya atau etnografi jika sesuai.
Seorang juru bicara British Museum mengatakan, "Untuk galeri Timur Tengah, untuk peta yang menunjukkan wilayah budaya kuno, istilah 'Kanaan' relevan untuk Levant selatan pada akhir milenium kedua SM."
Namun, para akademisi yang berbicara pada Middle East Eye mengatakan bahwa "Palestina kuno" adalah istilah yang akurat secara historis untuk wilayah tersebut di zaman kuno. "Saya sering menggunakan istilah 'Palestina kuno' dalam penelitian saya sendiri dan akan terus melakukannya," kata Marchella Ward, seorang dosen studi klasik di Open University Inggris.
Â
Advertisement
Kritik terhadap British Museum
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3934445/original/047964100_1644904500-AP22045406000486.jpg)
Ward menambahkan, klaim bahwa istilah tersebut muncul belakangan atau tidak sah adalah "kebohongan" yang bertujuan "menghapus keberadaan Palestina dan mendukung genosida Israel yang sedang berlangsung terhadap mereka."
Kelompok kampanye Energy Embargo for Palestine menuduh museum tersebut munafik, dengan mengatakan bahwa museum tersebut memposisikan diri sebagai penjaga artefak dan "satu-satunya lembaga yang mampu melestarikan, melindungi, dan secara 'objektif' mengkomunikasikan sejarah mereka."
"Namun setelah menjarah artefak Palestina dari seluruh Timur Tengah, museum tersebut kini tanpa ragu mempersiapkan diri untuk menulis ulang sejarah, menghapus Palestina, dan jutaan penduduknya, dari buku-buku sejarah," kata kelompok tersebut.
Para cendekiawan dan aktivis mengatakan bahwa British Museum adalah salah satu dari sejumlah lembaga publik, termasuk dewan kota dan rumah sakit, yang menjadi target UKLFI.
Kasus-Kasus yang Dikeluhkan UKLFI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4531165/original/097954300_1691552804-museum_inggris.jpg)
Awal bulan ini, dilaporkan bahwa Encyclopaedia Britannica telah mengubah beberapa entri di Britannica Kids yang berkaitan dengan Palestina. Ini termasuk penghapusan istilah tersebut dari peta wilayah itu, setelah mendapat tekanan dari UKLFI.
Pada Februari 2023, rumah sakit Chelsea dan Westminster di London menyingkirkan sebuah karya seni yang dirancang oleh anak-anak sekolah di Gaza. Direktur UKLFI, Caroline Turner, mengklaim bahwa langkah tersebut diambil sebagai tanggapan atas "keluhan pasien."
Namun, permintaan akses informasi memaksa rumah sakit mengakui bahwa satu-satunya keluhan yang diajukan adalah dari UKLFI. Bulan lalu, Open University Inggris juga menyerah pada tuntutan kelompok tersebut untuk menghapus istilah "Palestina kuno" dari materi pembelajaran di masa mendatang.
Juga, untuk menyertakan peringatan pada konten yang ada karena dianggap "bermasalah."
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1791827/original/015659300_1512525714-10321102_10205492268656460_4374129301795033883_o.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483882/original/074480700_1769405806-SBY_sakit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5504429/original/044085000_1771235842-Museum_Inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5245840/original/052909900_1749414785-cristiano_ronaldo_gol_portugal_spanyol_UNL_090625_ap_matthias_schrader.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288081/original/061472300_1783298244-nor8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9238165/original/069215800_1783129384-mes9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782165/original/058199200_1782878254-carlo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288052/original/043334700_1783289642-000_B9BW8VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288258/original/062355500_1783308425-eng1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288078/original/014194100_1783298244-nor5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288177/original/067177000_1783307508-000_B9C82QK-Inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288136/original/097177200_1783304121-000_B9BW9YM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288067/original/059957100_1783296963-000_B9BZ2NC-Neymar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501141/original/074536700_1770888034-Depositphotos_235098954_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5503643/original/000697600_1771205244-Ceker_mercon_tulang_lunak__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501532/original/056734700_1770943315-mathilde-fouque-2vWTUWjGawI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5503662/original/073036000_1771207064-deryn-macey-dfWhZhyAli8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502037/original/083212400_1770966369-000_978R837.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4908589/original/062965100_1722689172-WhatsApp_Image_2024-08-03_at_19.40.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5503207/original/067276400_1771123414-IMG_2688.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2843204/original/024991900_1562129195-20190703-Gerhana-Matahari-Total-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5492985/original/089413200_1770190944-Sapo_Tahu.jpg)