Liputan6.com, Jakarta - Siapa yang tidak kenal dengan sandal Swallow? Merek sandal jepit yang jadi favorit jutaan orang di Indonesia itu begitu fleksibel untuk dikenakan dalam berbagai suasana kasual, termasuk untuk shalat Jumat ke masjid.
Sayang, kabar tak mengenakkan datang dari merek yang ternyata memiliki dua klaim kepemilikan itu. Pabrik sandal Swallow yang berlokasi di Jalan Komodor Laut Yos Sudarso, Kecamatan Medan Deli, terbakar pada Selasa malam, 27 Januari 2026, dan menghanguskan hampir seluruh area vital pabrik.
Pabrik itu dimiliki PT Garuda Mas Perkasa yang didirikan Agus Djaja bersama tiga anaknya di Tanjung Mulia Medan, Sumatera Utara, pada 1973. Saat itu, perusahaan masih berstatus usaha dagang (UD). Baru pada 1984, status perusahaan menjadi berbadan hukum perseroan terbatas (PT).
Advertisement
Dirangkum dari berbagai sumber, dikutip Rabu (28/1/2026), perusahaan itu awalnya memproduksi sandal jepit bermerek Swan dan Maruzen. Baru pada 1976, UD Garuda Mas Perkasa memproduksi sandal Swallow yang melejit hingga saat ini.
Perusahaan itu mengolah bahan setengah jadi dari karet remah menjadi produk sandal. Hasil produksinya didistribusikan ke wilayah Medan, Semarang, Surabaya, dan Jakarta.
Dalam jurnal berjudul Social Media Marketing Melalui Instagram dan Brand Image dalam Membentuk Minat Beli Produk Lokal; Survey pada Konsumen Sandal Swallow Edisi Kolaborasi disebutkan bahwa sandal Swallow menjadi top of mind kategori sandal jepit di Indonesia. Menurut data yang diperoleh dari Top Brand Index, pada kategori sendal jepit periode 2019-2020, Sandal Swallow mempunyai persentase lebih dari 80 persen.
Artinya, masyarakat Indonesia sudah tidak asing lagi dengan produk Sandal Swallow. Untuk segmentasi produk, sandal Swallow masuk untuk semua lapisan masyarakat karena mempunyai harga yang murah serta produknya yang mudah didapatkan.
Â
Swallow Versi PT Sinar Jaya Perkasa
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5486253/original/009796000_1769581808-swallow.jpg)
Selain PT Garuda Mas Perkasa, sandal jepit merek Swallow juga diproduksi PT Sinar Jaya Prakarsa. Dikutip dari dokumen profil perusahaan, disebutkan bahwa perusahaan itu didirikan pada 28 Februari 1987 oleh Amir Djohan yang sekarang menjabat sebagai pemilik dan komisaris.
Inspirasi model sandal jepit itu dari sandal bergaya Jepang selama era Perang Dunia II yang disebut zori. Aslinya, zori Jepang terbuat dari jerami padi dan kayu yang dipernis dan sering dipadukan dengan kimono. Sandal tersebut terasa licin dan lengket.
Seiring perkembangan industri, karet ditemukan sebagai bahan yang sempurna untuk digunakan dalam pembuatan sandal karena lebih fleksibel, tahan lama, dan tidak licin. PT Sinar Jaya Prakarsa mengaku menggunakan karet alam grade internasional dan EVA (Ethylene-Vinyl Acetate) sebagai bahan baku utama.Â
Pabrik pun berkembang dari awalnya hanya sekitar 500 karyawan menjadi hampir 2.000 karyawan. Saat ini, upaya sedang dilakukan untuk penelitian dan pengembangan mesin otomatis guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi perusahaan lebih lanjut.
Â
Advertisement
Makna Logo Sandal Swallow
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5486254/original/058130500_1769581808-swallow_foot_wear.jpg)
Terungkap pula makna logo Swallow pada sandal. Itu terinspirasi dari burung layang-layang yang menyimbolkan kebebasan, pertumbuhan, dan kesetiaan.
Masing-masing perusahaan menggunakan chanel media sosial untuk menjual dan mempromosikan produknya. Bila PT Garuda Mas Perkasa menggunakan nama akun Instagram @swallowfootwear, PT Sinar Jaya Perkasa menggunakan nama akun Instagram @sandalswallowid. Keduanya bercentang biru dengan pengikut lebih banyak yang pertama.
Bentuk logo perusahaan juga berbeda. Lambang burung layang-layang di logo Swallow PT Garuda Mas Perkasa berwarna biru dan diletakkan di atas, sedangkan lambang burung layang-layang di logo Swallow PT Sinar Jaya Perkasa seluruhnya berwarna merah, termasuk tulisan Swallownya.
Meski begitu, inovasi terlihat lebih banyak dilakoni produsen Swallow yang berpusat di Medan. Dari akun Instagram tercatat bahwa mereka pernah berkolaborasi dengan berbagai IP terkenal, seperti HiJack Sandal, Boncabe, dan Savilo.
Â
Kebakaran Pabrik Swallow di Medan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485810/original/029404300_1769561690-Pabrik_sandal_Swallow_terbakar__2_.jpeg)
Mengutip kanal Regional Liputan6.com, kebakaran hebat di pabrik Swallow tidak hanya menghancurkan bangunan, tetapi juga stok bahan baku dan mesin-mesin produksi utama. Titik api yang diduga berasal dari 'ruang obat', sebutan untuk area penyimpanan bahan kimia dan bahan dasar pembuatan sandal, menjadi pemicu cepatnya api merambat.
"Dugaan api berasal dari ruangan obat atau ruang bahan dasar," kata Junaidi, seorang warga yang menyaksikan api dengan cepat melahap gudang penyimpanan, Rabu (28/1/2026).
Bahan-bahan tersebut merupakan komponen esensial yang memiliki nilai ekonomi tinggi dalam rantai produksi sandal Swallow. Banyaknya material karet yang mudah terbakar membuat petugas pemadam kebakaran kesulitan menjinakkan api, sehingga proses pemadaman berlangsung berjam-jam.
Warga lainnya, Marsya, mengaku sempat mendengar suara ledakan berkali-kali dari dalam pabrik. Hal itu membuat mereka panik, dan langsung mengemas barang-barang berharga untuk menjauh dari pabrik yang terbakar. Hingga Rabu pagi, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Medan masih berupaya memastikan api benar-benar padam sebelum tim penyidik masuk ke lokasi.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668432/original/066093000_1782703201-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T101610.906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/393222/original/019783400_1521185025-20140414_160634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5486252/original/042794000_1769581807-swallow_foot_wear1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1372312/original/042478500_1476321647-medan.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452334/original/003376600_1782349228-ney.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668326/original/051794500_1782703035-AP26179791541483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259121/original/085743200_1781464083-063_2281573951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540213/original/078998400_1774689981-AP26086742238879.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5241643/original/000306500_1749004088-AP25154539148672.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8420471/original/068070700_1782306664-c6db96b6-44c0-4db2-af93-79cf64401e57.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264074/original/052350200_1782081565-cea00853-4356-4a00-84ff-a2795e96f836.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261342/original/081830600_1781697006-923e4095-a9f6-43e4-a26b-dead13983244.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259879/original/090070600_1781517329-2589cf6f-f3ca-41e9-b754-1308aff39af9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6623639/original/051921100_1779454445-IMG_6939.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256764/original/090871100_1781168599-b995d13f-7155-49c2-b1ea-ef90da94ceb7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8075634/original/021802400_1780921108-IMG_7557.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7991239/original/027718000_1780829112-25._BYD_Tech_Culture_Fest_Medan.jpg)