Liputan6.com, Jakarta - Pepes ikan, hidangan khas Indonesia yang kaya rempah, selalu menjadi favorit di meja makan keluarga. Namun, seringkali tantangan terbesar dalam menyajikannya adalah memastikan tidak ada bau amis yang tertinggal dan tekstur ikan tetap kokoh. Menguasai cara membuat pepes anti amis dan tidak hancur adalah kunci untuk menghasilkan sajian yang sempurna dan disukai banyak orang.
Banyak penikmat kuliner mencari cara membuat pepes anti amis dan tidak hancur karena masalah umum seperti aroma amis yang kuat pada ikan atau daging yang mudah tercerai-berai saat dimasak. Kegagalan ini seringkali berasal dari proses pembersihan yang kurang maksimal serta metode pengolahan yang tidak tepat. Dengan teknik yang benar, Anda bisa menciptakan pepes ikan yang lezat, bebas bau, dan bertekstur padat.
Berikut ini telah Liputan6 ulas cara membuat pepes anti amis dan tidak hancur yang telah terbukti efektif menghasilkan masakan berkualitas tinggi, pada Rabu (28/1). Pembahasan ini mencakup teknik marinasi yang akurat, pemilihan bahan terbaik, hingga metode memasak yang menghasilkan tekstur optimal. Mari kita selami setiap langkah untuk menyajikan pepes ikan yang tidak hanya lezat, tetapi juga sempurna dalam setiap gigitan.
Advertisement
Bahan-Bahan Esensial untuk Pepes Sempurna
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5424531/original/080333500_1764145055-pepes__2_.jpg)
Kunci utama dalam menyajikan pepes ikan berkualitas tinggi terletak pada dua aspek krusial: menghilangkan bau amis secara menyeluruh dan mempertahankan keutuhan daging ikan saat matang. Pembersihan ikan harus dilakukan hingga ke bagian tulang punggung untuk memastikan tidak ada sisa darah beku yang menjadi penyebab utama bau amis.
Penggunaan jeruk nipis dan garam dalam proses marinasi juga sangat efektif untuk mengurangi aroma amis pada ikan. Setelah dibersihkan, lumuri ikan dengan perasan jeruk nipis dan garam, lalu bilas bersih untuk menghilangkan sisa asam.
Sementara itu, teknik memasak bertahap, yaitu mengukus terlebih dahulu sebelum dibakar, akan membantu protein ikan mengeras secara perlahan sehingga teksturnya tetap kokoh dan tidak mudah hancur. Proses pengukusan mematangkan ikan tanpa guncangan yang bisa merusak struktur daging, menjadikannya padat dan utuh.
Untuk menciptakan pepes ikan yang lezat dan bertekstur sempurna, pemilihan bahan-bahan berkualitas adalah langkah awal yang tidak boleh diabaikan. Pastikan ikan yang digunakan adalah ikan segar dengan mata jernih dan tidak berbau amis, karena kesegaran ikan sangat memengaruhi cita rasa akhir dan kekokohan teksturnya.
Bahan Utama:
- 500 gram ikan segar (pilih ikan mas, nila, atau kembung)
- Jeruk nipis secukupnya untuk marinasi
- Garam halus untuk pembersihan awal
Bumbu Halus:
- 8 butir bawang merah, dikupas bersih
- 5 siung bawang putih, dikupas bersih
- 4 butir kemiri yang telah disangrai
- 2 ruas kunyit segar yang dibakar sebentar
- 1 ruas jahe segar
- 1 ruas lengkuas segar
- 5 buah cabai merah keriting (sesuaikan selera pedas)
Bahan Pelengkap:
- 2 ikat daun kemangi segar
- 2 buah tomat merah, dipotong-potong
- 4 lembar daun salam
- 2 batang serai, diiris tipis atau digeprek
- Daun pisang muda secukupnya untuk membungkus
- Lidi untuk menyemat bungkusan
- Garam dan gula pasir secukupnya sebagai penyeimbang rasa
1. Proses Marinasi dan Pembersihan Anti Amis
Bersihkan ikan secara menyeluruh, pastikan tidak ada sisa darah beku, terutama di sepanjang tulang punggung. Lumuri seluruh permukaan ikan dengan perasan jeruk nipis dan garam halus, lalu diamkan sekitar 15 menit. Setelah itu, bilas ikan di bawah air mengalir hingga bersih, kemudian keringkan menggunakan tisu dapur atau kain bersih untuk menghilangkan sisa cairan.
2. Persiapan Bumbu Halus
Haluskan semua bumbu seperti bawang merah, bawang putih, kemiri sangrai, kunyit bakar, jahe, lengkuas, dan cabai merah keriting menggunakan blender atau ulekan hingga benar-benar lembut. Pastikan kemiri sudah disangrai untuk mengeluarkan aroma gurihnya, dan kunyit dibakar sebentar agar warnanya lebih pekat dan aromanya lebih harum.
3. Menumis Bumbu untuk Mengurangi Kadar Air
Panaskan sedikit minyak dalam wajan, kemudian tumis bumbu halus sebentar hingga harum dan kadar airnya mulai menyusut. Proses ini penting untuk mencegah pepes menjadi terlalu berair atau lembek saat matang. Tambahkan garam dan gula pasir secukupnya, aduk rata, lalu angkat dan biarkan dingin.
4. Mencampur Bumbu dengan Pelengkap
Campurkan bumbu tumis yang telah dingin dengan daun kemangi segar dan potongan tomat. Aduk rata hingga semua bahan tercampur sempurna. Lumuri seluruh bagian ikan dengan campuran bumbu ini, termasuk bagian dalam perut ikan, memastikan bumbu merata dan meresap ke dalam daging.
5. Teknik Membungkus yang Benar
Siapkan daun pisang dengan melayukan di atas api sebentar agar lebih lentur dan tidak mudah sobek. Letakkan beberapa lembar daun salam dan irisan serai di atas daun pisang sebagai alas. Tempatkan ikan yang telah dibumbui di atasnya, tambahkan sisa bumbu, kemudian gulung rapat dan semat menggunakan lidi. Pastikan bungkusan tertutup rapat agar bumbu tidak keluar saat dimasak, dan daun pisang akan memberikan aroma khas pada pepes.
6. Proses Pengukusan untuk Tekstur Kokoh
Kukus pepes ikan selama 30-45 menit, tergantung ukuran ikan. Proses pengukusan ini akan mematangkan protein ikan secara perlahan tanpa guncangan yang dapat merusak struktur daging, sehingga ikan tetap padat dan tidak hancur. Setelah selesai dikukus, biarkan pepes dingin sebentar agar tekstur daging mengeras dan tidak mudah hancur saat dipindahkan.
7. Finishing dengan Pembakaran
Bakar pepes yang telah dikukus di atas teflon anti lengket atau di atas bara arang hingga daun pisang berwarna kecokelatan dan mengeluarkan aroma harum. Proses pembakaran ini berfungsi untuk mengeringkan kadar air berlebih dan memberikan aroma smoky yang khas pada pepes.
Advertisement
Estimasi Biaya dan Tips Tambahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5409267/original/046551900_1762850741-pepes_patin.jpg)
Membuat pepes ikan di rumah tidak hanya menghasilkan hidangan yang lezat, tetapi juga lebih ekonomis. Berikut adalah perkiraan biaya dan beberapa tips tambahan untuk memastikan pepes Anda selalu sukses.
Estimasi Biaya Pembuatan:
- Ikan segar 500 gram: Rp 25.000 - Rp 35.000
- Bumbu-bumbu dan kemangi: Rp 10.000
- Daun pisang: Rp 3.000
- Total estimasi biaya: Rp 38.000 - Rp 48.000
Biaya ini dapat bervariasi tergantung pada jenis ikan yang dipilih dan harga bahan di daerah masing-masing. Dengan biaya tersebut, Anda sudah bisa menghasilkan pepes ikan berkualitas untuk 3-4 porsi.
Tips Tambahan untuk Hasil Maksimal:
- Pemilihan Ikan: Pilih ikan segar dengan mata yang jernih dan tidak berbau amis. Ikan yang segar akan menghasilkan pepes dengan cita rasa yang lebih baik dan tidak mudah hancur saat dimasak.
- Penyimpanan: Jika ingin menyimpan pepes, simpan dalam kondisi masih terbungkus daun pisang di dalam kulkas (chiller). Pepes dapat bertahan hingga 3 hari.
- Variasi Bumbu: Anda dapat menambahkan bumbu lain seperti ketumbar yang disangrai atau daun jeruk untuk variasi rasa. Beberapa resep juga menambahkan sedikit santan untuk memberikan tekstur yang lebih creamy.
Â
Frequently Asked Questions (Q&A)
Q: Kenapa ikan pepes saya selalu hancur meski sudah hati-hati?
A: Kemungkinan besar karena ikan langsung dibakar tanpa dikukus dulu. Proses pengukusan membantu protein ikan mengeras secara perlahan sehingga tidak mudah hancur. Pastikan juga ikan sudah benar-benar kering setelah dibersihkan dan jangan terlalu sering membalik saat membakar.
Q: Bagaimana cara menghilangkan bau amis yang sangat menyengat?
A: Selain menggunakan jeruk nipis, Anda bisa menambahkan sedikit cuka putih saat marinasi. Pastikan juga darah di tulang punggung benar-benar bersih dan gunakan banyak daun kemangi karena aromanya sangat efektif menghilangkan bau amis.
Q: Bolehkah menggunakan ikan beku untuk membuat pepes?
A: Boleh, namun ikan beku harus dicairkan sempurna terlebih dahulu dan dikeringkan dengan benar. Ikan beku biasanya lebih mudah hancur, jadi proses pengukusan menjadi lebih penting untuk menjaga teksturnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714532/original/000144500_1782797436-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T122233.633.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3051584/original/034158100_1776315691-3972.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5461067/original/014816500_1767336685-Gemini_Generated_Image_3zc9if3zc9if3zc9.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860530/original/010220100_1777609466-pp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715414/original/056650500_1782804083-AP26180851266408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711445/original/003693600_1782792455-000_B8QK6YV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715315/original/077601700_1782799662-Netherlands__Jan_Paul_van_Hecke.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714917/original/028527700_1782798194-Brazil_s_Gabriel_Martinelli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625301/original/096522400_1782619158-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713141/original/058795600_1782795003-Germany_players_are_dejected.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5486010/original/092735100_1769572281-resep_singkong_goreng_bawang_putih.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485924/original/044857700_1769569826-Memanggang_Roti_Sosis_Garlic__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5357066/original/045332200_1758518055-Andrographis_paniculata_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5486005/original/015152800_1769572260-AP26027437749239.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485939/original/024736800_1769570462-021942200_1767767008-Starr_061114-9876_Amaranthus_spinosus.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485790/original/082491000_1769558841-acar_timun.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485370/original/001041600_1769504958-Untitled_design__11_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485832/original/030355900_1769564655-000_947B6R6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485837/original/076064700_1769565437-YosriKacangPanjang.jpg)