Liputan6.com, Jakarta - Ongol-ongol, jajanan pasar tradisional yang memiliki tekstur kenyal dan rasa manis gurih, merupakan salah satu kudapan favorit banyak orang di Indonesia. Dibuat dari bahan dasar seperti tepung tapioka, gula merah, dan taburan kelapa parut, kelezatannya memang sulit ditolak.
Namun, seringkali kita dihadapkan pada tantangan bagaimana menjaga kualitas ongol-ongol agar tidak cepat basi dan tetap kenyal, terutama jika ingin dinikmati keesokan harinya.
Daya tahan ongol-ongol yang relatif singkat menjadi masalah umum bagi para penikmatnya. Kelapa parut yang digunakan sebagai taburan adalah salah satu faktor utama yang membuat jajanan ini mudah basi. Oleh karena itu, diperlukan strategi penyimpanan yang tepat agar kelezatan ongol-ongol dapat dinikmati lebih lama tanpa mengurangi kualitasnya.
Advertisement
Artikel Liputan6.com ini akan membahas berbagai metode dan tips praktis mengenai cara menyimpan ongol-ongol agar tak cepat basi & tetap kenyal hingga esok hari, Minggu (25/1/2026).
Daya Tahan Ongol-Ongol dan Tantangannya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4739840/original/009527000_1707580304-photo__1_.jpg)
Ongol-ongol sebaiknya dikonsumsi dalam satu hari setelah pembuatan. Hal ini dikarenakan kelapa parut yang menjadi taburan utama pada ongol-ongol sangat mudah basi jika tidak dikukus terlebih dahulu.
Kelembapan pada kelapa parut mentah menjadi media ideal bagi pertumbuhan mikroorganisme, yang mempercepat proses pembusukan dan perubahan rasa pada ongol-ongol. Selain kelapa parut, bahan-bahan lain yang digunakan dalam kue basah seperti ongol-ongol, seperti santan dan gula, juga berkontribusi pada daya tahannya yang singkat.
Kandungan air yang tinggi pada kue basah membuatnya rentan terhadap pertumbuhan bakteri dan jamur, terutama jika disimpan di lingkungan yang tidak tepat.
Advertisement
Tips Penyimpanan Ongol-Ongol Tetap Kenyal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5078649/original/068229500_1736136746-Ongol-ongol.__Liputan6.comWikimedia_CommonsGarrett_Ziegler_.jpg)
Untuk memastikan ongol-ongol tetap lezat dan kenyal hingga esok hari, beberapa langkah penyimpanan yang efektif perlu diterapkan. Berikut ini tips-tipsnya:
1. Kukus Kelapa Parut Terlebih Dahulu
Salah satu kunci utama untuk memperpanjang daya tahan ongol-ongol adalah dengan mengukus kelapa parut yang akan digunakan sebagai taburan. Kukus kelapa parut bersama daun pandan dan garam selama sekitar 10-15 menit hingga matang dan harum. Proses pengukusan ini sangat penting agar kelapa lebih awet dan tidak cepat basi, sehingga ongol-ongol Anda dapat bertahan lebih lama.
2. Gunakan Wadah Kedap Udara
Menyimpan ongol-ongol dalam wadah tertutup kedap udara merupakan langkah krusial. Wadah kedap udara dapat membuat kue tahan lebih lama karena mencegah kontaminasi dari luar dan menjaga rasa tetap terjaga. Selain itu, wadah kedap udara juga melindungi kue dari kelembapan dan sinar matahari yang dapat mempercepat pembusukan. Pastikan wadah yang digunakan bersih dan kering sebelum ongol-ongol dimasukkan.
3. Dinginkan Sebelum Disimpan
Jika ongol-ongol masih dalam keadaan panas setelah dikukus, sangat disarankan untuk mendinginkannya terlebih dahulu sebelum disimpan dalam wadah kedap udara. Jajanan pasar yang masih panas dapat menimbulkan uap air di dalam wadah tertutup. Uap air ini bisa membuat tekstur ongol-ongol menjadi berair atau lembab, yang pada akhirnya mempercepat proses basi. Mendinginkan ongol-ongol hingga suhu ruang akan membantu menjaga tekstur kenyalnya.
4. Penyimpanan di Suhu Ruang
Beberapa kue basah, termasuk ongol-ongol, memang bisa disimpan di suhu ruang. Namun, daya tahannya sangat terbatas, yaitu maksimal tiga hari. Hal ini disebabkan bakteri dapat lebih cepat berkembang pada bahan pembuat kue yang mengandung protein tinggi, seperti kuning telur dan mentega, meskipun ongol-ongol tidak selalu menggunakan bahan-bahan tersebut. Untuk ongol-ongol, penyimpanan di suhu ruang sebaiknya tidak lebih dari satu hari, terutama jika kelapa parutnya tidak dikukus dengan sempurna.
5. Penyimpanan di Kulkas
Kulkas adalah tempat yang tepat untuk menyimpan kue basah seperti ongol-ongol, karena suhu dingin dapat menjaga kualitas dan ketahanan kue hingga satu minggu. Namun, perlu diingat bahwa beberapa kue yang disimpan di kulkas akan mengalami perubahan tekstur menjadi lebih keras. Jika Anda ingin menyajikan ongol-ongol yang telah disimpan di kulkas, sebaiknya hangatkan kembali agar kualitas dan tekstur kenyalnya tidak berubah. Menghangatkan kembali dapat dilakukan dengan mengukus sebentar atau membiarkannya di suhu ruang hingga kembali lembut.
6. Hindari Penyimpanan di Freezer untuk Ongol-Ongol Manis
Tidak semua jajanan pasar cocok disimpan di freezer, terutama ongol-ongol manis. Jajanan pasar manis yang terbuat dari tepung ketan, tepung beras, dan santan akan terasa "pecah" jika dibekukan di freezer karena dapat mengubah tekstur aslinya. Pembekuan umumnya tidak disarankan untuk ongol-ongol karena dapat merusak kekenyalan dan kelembutan khasnya. Freezer lebih cocok untuk jajanan pasar gurih atau yang tidak mengandung santan.
7. Simpan di Ruangan Sejuk dan Kering
Setelah ongol-ongol disimpan dalam wadah tertutup kedap udara, letakkan wadah tersebut di ruangan yang sejuk dan kering. Ruangan yang lembab atau memiliki suhu yang tidak stabil dapat mempercepat pertumbuhan mikroorganisme pembusuk. Menjaga ongol-ongol dari paparan langsung sinar matahari juga penting untuk mempertahankan kesegaran dan mencegahnya cepat basi.
FAQ
Berapa lama ongol-ongol bisa bertahan?
Ongol-ongol sebaiknya dikonsumsi dalam satu hari karena kelapa parut mudah basi jika tidak dikukus. Namun, dengan penyimpanan yang tepat di kulkas, bisa bertahan hingga satu minggu.
Mengapa kelapa parut pada ongol-ongol cepat basi?
Kelapa parut mudah basi karena kandungan airnya yang tinggi menjadi media ideal bagi pertumbuhan mikroorganisme. Pengukusan kelapa parut sangat penting untuk memperpanjang daya tahannya.
Apakah boleh menyimpan ongol-ongol di kulkas?
Ya, ongol-ongol dapat disimpan di kulkas hingga satu minggu untuk menjaga kualitasnya. Namun, teksturnya mungkin menjadi lebih keras dan disarankan untuk dihangatkan kembali sebelum disajikan.
Apakah ongol-ongol bisa disimpan di freezer?
Tidak disarankan menyimpan ongol-ongol manis di freezer karena dapat mengubah tekstur menjadi "pecah" dan merusak kekenyalannya. Freezer lebih cocok untuk jajanan pasar gurih.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3341307/original/037033900_1609899603-cek_fakta_kosmetik_cega_covid-19.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320548/original/068244200_1786355298-cek_fakta_-_bansos_hut_ri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3372858/original/061241900_1612917784-Vaksin-Nakes-Lansia1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317472/original/091873000_1786014229-IMG_3312.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5473772/original/098544800_1768456320-ongol-ongol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259507/original/065984200_1781503699-9755e913-25fe-4470-a3f1-b2c11e6d7fc3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5519753/original/085541500_1772595900-unnamed__21_.jpg)