Liputan6.com, Jakarta - Kue lapis merupakan salah satu kue tradisional Indonesia yang digemari karena teksturnya lembut dan warnanya yang cantik. Namun, membuat kue lapis seringkali dianggap sulit karena harus dikukus secara bertahap dan membutuhkan ketelitian agar lapisan tidak bantat. Kini, dengan menggunakan magic com, proses pembuatan kue lapis menjadi lebih mudah, cepat, dan tetap menghasilkan warna cerah serta tekstur yang lembut.
Berikut cara membuat kue lapis pakai magic com lengkap dengan tips agar lapisan rapi, tidak bantat, dan warnanya tetap cantik, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Rabu (21/1/2026). Setiap langkah dijelaskan secara praktis sehingga cocok untuk pemula maupun yang sudah terbiasa membuat kue. Dengan panduan ini, Anda bisa menikmati kue lapis homemade yang lezat dan menarik secara visual tanpa kesulitan.
Bahan-bahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4563010/original/094395700_1693829851-pexels-nicole-michalou-6061574.jpg)
- 200 gram tepung beras
- 50 gram tepung tapioka
- 150 gram gula pasir
- 1/2 sdt garam
- 500 ml santan kental (dari 1 butir kelapa)
- Pewarna makanan secukupnya (misal merah, hijau, kuning)
- 1 sdt vanili (opsional)
Advertisement
Cara Membuat Kue Lapis Pakai Magic Com:
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5479637/original/073079000_1768983822-unnamed-25.jpg)
1. Campur Bahan Kering dan Santan
Dalam wadah besar, campurkan tepung beras, tepung tapioka, gula, dan garam. Tambahkan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan larut dan tidak bergerindil. Jika ingin aroma lebih harum, bisa menambahkan vanili. Bagi adonan menjadi beberapa bagian sesuai jumlah warna yang akan digunakan.
2. Pewarnaan Adonan
Tambahkan pewarna makanan ke masing-masing bagian adonan, aduk rata hingga warnanya merata. Pastikan warna tidak terlalu pekat agar tetap cantik setelah dikukus.
3. Memasak dengan Magic Com
Panaskan magic com pada mode "Cook". Tuang 2–3 sendok sayur adonan pertama ke dalam panci magic com. Ratakan hingga tipis dan tekan-tekan perlahan agar tidak ada udara yang terperangkap. Tutup magic com dan masak selama 5–7 menit hingga adonan setengah matang.
4. Menambahkan Lapisan Berikutnya
Setelah lapisan pertama setengah matang, tuang adonan warna berikutnya di atasnya secara perlahan. Ratakan dengan spatula silikon atau sendok kayu. Masak lagi selama 5–7 menit hingga lapisan tersebut matang. Ulangi langkah ini hingga semua lapisan habis.
5. Mengukus Selesai
Setelah lapisan terakhir matang, biarkan kue lapis di dalam magic com sekitar 5 menit agar uap panas merata dan permukaan kue lebih stabil. Angkat dan dinginkan sebentar sebelum dipotong.
Tips Agar Kue Lapis Tidak Bantat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5313711/original/023010200_1755053302-5.jpg)
1. Gunakan Santan Kental dan Segar
Santan merupakan kunci utama kelembutan kue lapis. Menggunakan santan kental dari kelapa segar akan menghasilkan tekstur kue yang lebih lembut, kenyal, dan tidak mudah bantat. Santan instan boleh digunakan, tetapi pilih yang kualitasnya baik dan pastikan tidak terlalu encer karena santan yang terlalu cair akan membuat adonan gagal mengikat dengan sempurna saat dikukus.
Selain itu, santan segar memiliki kandungan lemak alami yang membantu setiap lapisan matang merata dan tidak pecah. Sebelum digunakan, aduk santan hingga benar-benar tercampur agar lemak dan air tidak terpisah. Santan yang tercampur rata akan membuat adonan lebih stabil dan hasil kue lapis tampak mengkilap serta lembut saat dipotong.
2. Aduk Adonan Hingga Benar-Benar Halus
Adonan kue lapis harus diaduk hingga gula larut sempurna dan tidak ada gumpalan tepung. Gumpalan kecil sekalipun dapat menyebabkan lapisan tidak matang merata dan berisiko bantat di bagian tertentu. Gunakan whisk atau spatula, dan aduk dengan gerakan memutar hingga adonan benar-benar licin.
Selain itu, sebelum mulai memasak, sebaiknya saring adonan untuk memastikan tidak ada tepung yang menggumpal. Langkah ini sering dianggap sepele, tetapi sangat berpengaruh pada hasil akhir. Adonan yang halus akan menghasilkan lapisan kue yang rapi, elastis, dan tidak mudah retak.
3. Tuang Adonan Tipis dan Bertahap
Kesalahan umum saat membuat kue lapis adalah menuang adonan terlalu tebal dalam satu lapisan. Lapisan yang terlalu tebal membutuhkan waktu matang lebih lama dan berisiko bantat di bagian tengah. Sebaiknya tuang adonan sedikit demi sedikit, cukup untuk membentuk satu lapisan tipis yang rata.
Lapisan tipis juga memudahkan adonan matang sempurna dan menempel dengan baik pada lapisan sebelumnya. Dengan teknik bertahap ini, hasil kue lapis akan terlihat lebih cantik, berlapis rapi, dan teksturnya tetap lembut dari lapisan pertama hingga terakhir.
4. Pastikan Lapisan Setengah Matang Sebelum Menambah Adonan
Sebelum menuang lapisan berikutnya, pastikan lapisan sebelumnya sudah setengah matang atau permukaannya tidak lagi basah. Jika adonan baru dituang terlalu cepat, lapisan bisa bercampur dan menyebabkan tekstur kue menjadi padat atau bantat.
Lapisan setengah matang berfungsi sebagai penahan agar lapisan berikutnya bisa menempel dengan sempurna tanpa merusak struktur kue. Tanda lapisan siap ditambah adalah permukaannya terlihat mengkilap dan tidak lengket saat disentuh dengan sendok.
5. Jangan Terlalu Sering Membuka Tutup Magic Com
Membuka tutup magic com terlalu sering dapat membuat suhu di dalam turun drastis. Perubahan suhu ini dapat menyebabkan adonan tidak mengembang dengan baik dan berujung pada kue lapis yang bantat. Sebaiknya biarkan kue matang sesuai waktu yang dibutuhkan untuk setiap lapisan.
Jika ingin mengecek kematangan, lakukan dengan cepat dan seperlunya saja. Menjaga suhu tetap stabil sangat penting agar setiap lapisan matang sempurna, teksturnya lembut, dan hasil akhirnya tidak keras atau padat.
6. Ratakan Adonan dengan Lembut, Jangan Ditekan
Saat menuang adonan, ratakan secara perlahan menggunakan sendok atau spatula silikon. Hindari menekan atau mengaduk adonan di dalam panci karena hal ini dapat memasukkan udara berlebih dan merusak struktur lapisan.
Teknik meratakan yang lembut membantu adonan menyebar alami dan matang merata. Dengan cara ini, lapisan kue lapis akan terlihat rapi, tidak berlubang, dan teksturnya tetap kenyal saat dipotong.
7. Diamkan Kue Sebelum Dipotong
Setelah semua lapisan matang, jangan langsung memotong kue lapis. Diamkan kue selama 10–15 menit agar uap panas keluar dan tekstur kue mengeras secara alami. Jika dipotong saat masih terlalu panas, kue bisa terlihat lembek dan mudah hancur.
Proses pendinginan ini juga membantu setiap lapisan menyatu dengan sempurna. Hasilnya, kue lapis lebih mudah dipotong, bentuknya rapi, dan teksturnya tetap lembut tanpa bantat.
Advertisement
Pertanyaan Umum Seputar Topik
1. Apakah bisa membuat kue lapis tanpa kukusan, hanya pakai magic com?
Bisa, magic com dapat digunakan sebagai pengganti kukusan asalkan tutupnya rapat dan panasnya stabil.
2. Kenapa kue lapis sering bantat saat dibuat di magic com?
Biasanya karena adonan terlalu tebal, santan terlalu encer, atau suhu magic com sering turun akibat tutup dibuka.
3. Berapa lama waktu memasak tiap lapisan kue lapis?
Setiap lapisan umumnya membutuhkan waktu sekitar 5–7 menit hingga setengah matang sebelum ditambah lapisan berikutnya.
4. Bolehkah menggunakan pewarna makanan cair?
Boleh, tetapi gunakan secukupnya agar adonan tidak terlalu cair dan tetap menghasilkan warna yang cantik.
5. Kapan waktu terbaik memotong kue lapis agar rapi?
Tunggu hingga kue agak dingin atau suhu ruang agar teksturnya set dan tidak hancur saat dipotong.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256117/original/079954000_1781147945-Tugas__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5575337/original/085582000_1778045275-cek_fakta_-_alat_pertanian_dan_bibit_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7812129/original/049676700_1780629323-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-05T101248.112.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515623/original/045243200_1772182225-dinas_perhubungan_-_klaim_facebook_cpns.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3030294/original/015512500_1769082557-beautiful-cloudy-summer-dawn-rimini-italy_652240-308.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5299501/original/048986200_1753841450-unnamed_-_2025-07-30T085739.691.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860538/original/012031000_1557478700-IMG_20190307_174224_257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8331592/original/085679400_1782201838-mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257368/original/081366600_1781236868-000_B6U83U4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262589/original/038165100_1781838673-AP26170082180731-Meksiko_vs_Korsel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258678/original/086617800_1781400963-000_B6Z32RM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8393441/original/064092700_1782273896-IMG-20260624-WA0015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8391143/original/089751400_1782271521-AP26174796770030.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8390580/original/090297700_1782270828-AP26174743606446.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8377926/original/005752900_1782255969-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261954/original/016874200_1781763820-14188462989310997566.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5631179/original/012545300_1778229409-601b9d78-9503-4922-b131-2774651b60f1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5624439/original/097808000_1778216582-Gemini_Generated_Image_ldehocldehocldeh.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5557716/original/031631300_1776389849-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5498467/original/042391300_1770707704-gambar__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5520081/original/083180600_1772606549-unnamed__12_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5507512/original/035793300_1771495240-ilustrasi_kue_lapis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5299501/original/048986200_1753841450-unnamed_-_2025-07-30T085739.691.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5498465/original/037707100_1770707704-gambar__21_.jpg)