Liputan6.com, Jakarta Menembak bola dengan satu tangan adalah teknik fundamental dalam permainan bola basket yang wajib dikuasai setiap pemain. Bagaimana cara menembak bola dengan satu tangan pada dasarnya terletak pada kesederhanaan dan efisiensi gerakan, karena jika dilakukan dengan benar, teknik ini memungkinkan pelepasan bola yang lebih cepat dan follow-through yang lebih mulus.
Saat bola dilepaskan, bola harus bergulir dari ujung jari, dengan jari tengah sebagai titik kontak terakhir, dan pemain perlu menembak menggunakan bantalan jari, bukan telapak tangan. Memahami bagaimana cara menembak bola dengan satu tangan secara menyeluruh akan membantu pemain membangun konsistensi tembakan yang terukur dalam setiap pertandingan.
Dilansir dari Human Kinetics, sebagian besar pemain basket menguasai tujuh jenis tembakan dasar yang semuanya berbagi mekanik serupa, meliputi fokus pandangan, keseimbangan, posisi tangan, kesejajaran siku, gerakan menembak yang ritmis, dan follow-through. Cara terbaik mengembangkan tembakan adalah berkonsentrasi pada satu atau dua aspek mekanik dalam setiap sesi latihan.
Advertisement
1. Cara Menyiapkan Posisi Tubuh dan Pegangan Bola untuk Tembakan Satu Tangan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406396/original/098138400_1782289270-Untitledu.jpg)
Fondasi tembakan yang akurat selalu bermula dari posisi tubuh dan cara memegang bola. Sebelum benar-benar memahami bagaimana cara menembak bola dengan satu tangan, setiap pemain harus memastikan bahwa kuda-kuda dan pegangan mereka sudah benar agar tenaga bisa mengalir secara efisien dari tungkai hingga ujung jari.
-
Posisikan kaki selebar bahu: Kedua kaki harus terbuka selebar bahu untuk menjaga keseimbangan, karena tumpuan yang kokoh sangat penting saat menembak. Jika kamu penembak tangan kanan, letakkan kaki kanan sedikit lebih maju, tidak lebih dari lima inci di depan kaki kiri, menghadap ke arah ring.
-
Tekuk lutut secara ringan: Tekuk lutut dengan kepala sedikit condong ke depan di atas bola. Posisi ini mempersiapkan tubuh agar tenaga dorong bisa dihasilkan dari tungkai bawah saat gerakan menembak dimulai.
-
Pegang bola dengan bantalan jari tangan dominan: Pegang bola dengan ringan menggunakan ujung jari, bukan menggenggamnya terlalu erat di telapak tangan, karena hal ini meningkatkan kontrol saat bersiap menembak. Posisi tangan yang rileks seperti gerakan jabat tangan akan membentuk cekungan alami agar bola menyentuh bantalan jari.
-
Posisikan siku membentuk huruf L di bawah bola: Jaga agar siku tetap sejajar tepat di bawah posisi yang kamu bidik, yaitu ring. Kesejajaran ini membantu menjaga akurasi sekaligus mengurangi gerakan yang tidak diperlukan saat melepas tembakan.
-
Letakkan tangan penuntun di sisi bola: Posisikan tangan penuntun di sisi bola, kemudian luruskan lengan penembak dalam garis lurus menuju ring. Tangan penuntun hanya berfungsi untuk menyeimbangkan bola pada posisi yang tepat dan jangan menembak bola dengan kedua tangan.
Mengacu pada panduan US Sports Camps, memposisikan bola di atas siku saat awal gerakan memungkinkan gerakan tembakan yang lebih pendek dibandingkan memulai dengan bola dari posisi pinggang.
Baca juga: Tujuan Permainan Bola Basket dan Teknik Shooting yang Perlu Dikuasai
Advertisement
2. Cara Melepaskan Tembakan Satu Tangan dengan Mekanik yang Benar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406397/original/002518300_1782289271-Untitledy.jpg)
Tahap selanjutnya setelah posisi tubuh siap adalah memahami mekanik pelepasan bola. Menguasai langkah-langkah berikut menjadi kunci utama untuk menjawab bagaimana cara menembak bola dengan satu tangan agar bola meluncur dengan lengkungan dan putaran balik yang sempurna menuju ring basket.
-
Kunci pandangan pada target sedini mungkin: Fokuskan mata pada ring, bidik tepat di atas bagian depan bibir ring untuk semua jenis tembakan kecuali bank shot. Arahkan pandangan ke target sesegera mungkin dan pertahankan fokus hingga bola mencapai sasaran.
-
Mulai gerakan dari kaki secara bersamaan dengan lengan: Kaki harus bekerja seirama dengan ekstensi lengan penembak, sehingga saat pemain memulai gerakan tembakan dengan bola di atas siku, kaki masih mengangkat tubuh sementara lengan mengekstensi dan bola dilepaskan.
-
Dorong bola ke atas hingga siku terkunci: Dorong bola lurus ke atas menuju ring hingga lengan terentang penuh dan siku terkunci, lalu ikuti dengan jentikan pergelangan tangan ke bawah, dan pastikan siku tangan penembak tetap sejajar dengan tubuh agar lengan bergerak lurus ke atas.
-
Lepaskan tangan penuntun sebelum bola terlepas: Saat gerakan tembakan dimulai, tangan penuntun melepaskan perannya. Tangan penembak melanjutkan dengan ekstensi lengan penuh dan fleksi pergelangan sementara tangan penuntun tetap di posisi yang lebih rendah, memastikan pelepasan bola sepenuhnya dilakukan oleh satu tangan.
-
Jentikkan pergelangan tangan dengan tegas: Saat lengan mencapai ekstensi penuh, jentikkan pergelangan tangan secara tegas agar bola bergulir dari jari telunjuk dan jari tengah terakhir kali untuk menghasilkan backspin yang sempurna.
-
Tahan follow-through hingga bola menyentuh ring: Setelah melepas bola, pertahankan lengan terentang penuh dengan jari telunjuk menunjuk lurus ke target di atas bagian depan ring. Jangan langsung menjatuhkan tangan setelah menembak karena hal ini bisa mengganggu jalur tembakan. Follow-through yang baik menjadi konfirmasi bahwa mekanik tembakan telah dieksekusi dengan benar.
Stephen Curry, dikutip dari ProSkillsBasketball.com menyatakan, "Ada satu kesamaan yang dimiliki semua penembak hebat, yaitu kontrol penuh atas mekanik mereka. Itu bukan sesuatu yang kamu miliki sejak lahir, kamu harus melatihnya."
Baca juga: Teknik Shooting dalam Bola Basket dan Jenis-jenisnya
3. Cara Melatih Tembakan Satu Tangan agar Akurat dan Konsisten
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406398/original/032687400_1782289271-8744272414391902676.jpeg)
Memahami teori menembak saja tidak cukup tanpa disertai latihan yang terstruktur. Dalam permainan bola basket, cara menembak bola dengan satu tangan yang konsisten hanya bisa dicapai melalui repetisi berkualitas agar gerakan tersimpan dalam memori otot.
-
Mulai dari jarak dekat tanpa tangan penuntun: Berdiri sekitar 1 hingga 1,5 meter dari ring dan lakukan tembakan satu tangan. Latihan ini menghilangkan tangan penuntun agar pemain membangun mekanik tangan penembak tanpa gangguan, karena banyak pemain muda cenderung mengandalkan tangan penuntun dan membiarkannya mendorong bola ke samping.
-
Gunakan metode empat posisi: Latih gerakan melalui empat tahapan, yaitu Home Base, Sit, Lift, dan Dip and Hold. Setiap repetisi harus dilakukan secara lambat dan terfokus. Pemula bisa mengambil waktu sekitar 10 detik per tembakan, sementara pemain yang lebih mahir bisa bekerja hingga 3 sampai 5 detik per tembakan.
-
Terapkan latihan progresif jarak: Mulai dari jarak 1 hingga 1,5 meter dari ring, dan jika berhasil memasukkan 3 tembakan berturut-turut, mundur selangkah. Latihan ini dimulai dari jarak dekat dan baru bergerak mundur secara bertahap seiring meningkatnya akurasi.
-
Latihan tembakan ke dinding: Berdiri beberapa langkah dari dinding dan lakukan gerakan menembak satu tangan. Latihan ini memungkinkan pemain berkonsentrasi pada gerakan pergelangan tangan dan pelepasan bola tanpa memikirkan jarak ke ring.
-
Target 50 repetisi berkualitas per hari: Rutinitas 50 repetisi merupakan target harian yang efektif dan memerlukan waktu sekitar 10 menit. Kualitas lebih penting dibandingkan kuantitas, karena 50 repetisi pelan dan terfokus mengalahkan 200 repetisi terburu-buru.
Berdasarkan catatan dari ProSkillsBasketball.com, ketika Stephen Curry membangun ulang teknik tembakannya saat SMA, ayahnya membuatnya berlatih dari jarak dekat ke ring selama berminggu-minggu dengan fokus semata-mata pada form tembakan.
Baca juga: Lay Up Shoot, Teknik Tembakan Efektif dalam Bola Basket
Advertisement
Kesalahan Umum Saat Menembak Satu Tangan dan Cara Mengatasinya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406399/original/036531000_1782289271-Untitledt.jpg)
Selain memahami langkah-langkah yang benar, mengenali kesalahan umum juga menjadi bagian penting dalam menyempurnakan teknik menembak bola dengan satu tangan. Banyak pemain, terutama yang baru belajar teknik dasar basket, tanpa sadar mengembangkan kebiasaan buruk yang menghambat akurasi tembakan mereka di lapangan.
Sebagaimana disampaikan NBC Basketball Camps, menjadi penembak yang handal dalam bola basket memerlukan pemahaman mendalam dan latihan berulang. Gunakan rekomendasi mengenai kesalahan umum berikut untuk melakukan koreksi pada tembakan.
-
Thumbing the ball (ibu jari tangan penuntun mendorong bola): Kesalahan ini terjadi ketika pergelangan tangan penuntun berputar dan ibu jari memberikan gaya dorong pada bola. Ini menciptakan gaya berlawanan dari tangan penembak, sehingga sulit mengendalikan arah bola. Solusinya, latih tembakan dari jarak dekat tanpa tangan penuntun sama sekali agar terbiasa dengan pelepasan yang bersih.
-
Siku melebar ke samping: Latihan tembakan satu tangan bekerja karena menggunakan prinsip isolasi untuk mengoreksi kelemahan mekanik yang sering tidak terlihat saat menembak dalam kecepatan pertandingan. Dengan melepas tangan penuntun, pemain langsung bisa mendeteksi jika siku mereka melebar. Pastikan siku selalu berada tepat di bawah bola dan segaris dengan kaki saat melakukan gerakan mendorong.
-
Bola diletakkan di telapak tangan: Tembakan datar biasanya disebabkan oleh siku yang melebar atau bola yang duduk di telapak tangan. Letakkan bola di atas bantalan jari tangan penembak seperti pelayan memegang nampan agar menghasilkan kontrol yang lebih baik saat release.
-
Tembakan datar tanpa lengkungan: Fokuslah pada menghasilkan tembakan yang lembut, dan cara melakukannya adalah dengan backspin dan lengkungan. Gunakan tenaga kaki yang memadai dan pastikan jentikan pergelangan tangan cukup tegas agar bola meluncur dengan parabola tinggi ke arah ring.
-
Tidak menahan follow-through: Pertahankan lengan terentang, pergelangan tangan tertekuk, dan jari tengah menunjuk ke ring hingga bola masuk. Dalam latihan, tahan posisi ini hingga bola menyentuh lantai untuk memperkuat memori otot.
-
Posisi kaki tidak konsisten: Posisi kaki yang salah dan pergerakan kaki yang tidak tepat dapat berdampak negatif terhadap akurasi tembakan. Tentukan satu stance yang nyaman dan konsisten untuk setiap tembakan agar tubuh selalu menghasilkan tenaga dorong dari sudut yang sama.
-
Pelepasan terlalu terburu-buru: Pelepasan yang tidak konsisten sering kali disebabkan oleh kurangnya kontrol pergelangan tangan. Fokus pada jentikan pergelangan tangan di setiap tembakan dan pertahankan follow-through yang stabil. Ritme dan kesabaran menjadi kunci agar bagaimana cara menembak bola dengan satu tangan benar-benar tertanam sebagai gerakan otomatis.
Jeff Van Gundy, dikutip dari BasketballForCoaches.com menyatakan, "Persentase tembakan sama-sama bergantung pada pengambilan keputusan dan teknik."
Pat Summitt, dikutip dari CoachesClipboard.net menyatakan, "Jika kamu ingin tetap bermain di pertandingan, kamu harus menembak 75% dari garis free throw."
Baca juga: Tujuan Utama dalam Permainan Bola Basket
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Menembak Bola Satu Tangan
Apakah menembak dengan satu tangan lebih baik dibandingkan dua tangan?
Pemain muda cenderung mendorong bola dengan tangan penuntun sehingga tembakan berbelok ke kiri atau kanan. Melepas tangan penuntun dari jarak dekat mengajarkan pemain merasakan tangan penembak bekerja sendiri. Dengan hanya ada satu gaya dorong, arah tembakan menjadi lebih mudah dikendalikan dan hasilnya lebih konsisten. Inilah sebabnya teknik tembakan satu tangan menjadi standar dalam permainan basket modern.
Pada usia berapa anak bisa mulai belajar teknik tembakan satu tangan?
Anak-anak umumnya bisa mulai belajar teknik ini ketika mampu memegang bola ukuran junior dengan satu tangan secara nyaman, biasanya sekitar usia tujuh hingga delapan tahun. Pemain muda mungkin memerlukan bola yang lebih ringan dan ring yang lebih rendah agar bisa menjaga form yang benar. Menggunakan peralatan yang sesuai usia mencegah anak mengembangkan kebiasaan memaksakan tembakan dengan cara yang salah.
Bagaimana cara meningkatkan akurasi tembakan satu tangan?
Gunakan latihan progresif jarak dan mulailah dari jarak menengah, kemudian mundur selangkah demi selangkah tanpa mengubah mekanik tembakan. Fokus pada lengkungan bola, ritme gerakan, dan sinkronisasi tenaga kaki dengan pelepasan. Catat perkembangan latihan shooting secara rutin untuk mengetahui aspek mana yang masih perlu diperbaiki.
Menguasai bagaimana cara menembak bola dengan satu tangan membutuhkan kesabaran, konsistensi, dan komitmen terhadap fundamental permainan bola basket. Mulailah dari jarak dekat, perhatikan setiap detail mekanik, dan tingkatkan jarak secara bertahap seiring membaiknya form tembakan. Tujuannya bukan membuat tembakan dari jarak jauh, melainkan mengulangi gerakan yang benar hingga menjadi otomatis.
Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang oleh redaksi dengan menggunakan Artificial Intelligence
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256117/original/079954000_1781147945-Tugas__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5575337/original/085582000_1778045275-cek_fakta_-_alat_pertanian_dan_bibit_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7812129/original/049676700_1780629323-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-05T101248.112.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515623/original/045243200_1772182225-dinas_perhubungan_-_klaim_facebook_cpns.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2378466/original/050120100_1776331582-SaveGram.App_619209936_18103492564695711_7278761206763116097_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406395/original/093505300_1782289270-Untitledl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812256/original/019737900_1776314232-pexels-beyzaa-yurtkuran-279977530-17071110.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8393441/original/064092700_1782273896-IMG-20260624-WA0015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8393442/original/070756800_1782273896-IMG-20260624-WA0014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8331592/original/085679400_1782201838-mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257368/original/081366600_1781236868-000_B6U83U4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262589/original/038165100_1781838673-AP26170082180731-Meksiko_vs_Korsel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258678/original/086617800_1781400963-000_B6Z32RM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8391143/original/089751400_1782271521-AP26174796770030.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8390580/original/090297700_1782270828-AP26174743606446.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8377926/original/005752900_1782255969-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8392829/original/034673900_1782273351-Taman_Modern_Tanpa_Rumput_yang_Sedang_Tren.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8390970/original/066927000_1782271272-Pagar_Rumah_Desa_dari_Batako_dan_Besi_Hollow.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389663/original/033339600_1782269807-Ikan_Arwana_di_Akuarium_Tidak_Besar.jpeg)