Cara Bermain Bola Basket dalam Pertandingan Sederhana, Pahami Peraturan dan Tekniknya

Cara bermain basket banyak dipelajari karena bermain basket bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan.

Diperbarui 21 Juni 2025, 11:36 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cara bermain bola basket melibatkan penguasaan teknik dasar seperti menggiring (dribbling), mengoper (passing), dan menembak (shooting), yang membentuk fondasi kemampuan pemain agar dapat berpartisipasi efektif dalam permainan.

Kombinasi ketepatan, timing, dan koordinasi tangan‑mata menjadi kunci utama dalam mengembangkan permainan yang terstruktur dan dinamis.

Melansir dari ejournal.undhari.ac.id, teknik dasar bola basket adalah elemen krusial yang diperkuat melalui latihan intensif; studi di SMP Negeri 4 Jombang menunjukkan tingkat keterampilan dribbling, passing, dan shooting berkategori “cukup” hingga “baik” pada 32 siswa ekstrakurikuler.

Dalam jurnal Profil Keterampilan Shooting Free Throw Atlet Bola Basket oleh Apifa, Ilham, dan Iqroni (2020), dijelaskan bahwa peningkatan teknik ditempuh melalui pendekatan drills berulang dan evaluasi performa menurut standar objektif kompetisi.

Berikut cara bermain basket yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (21/6/2025).

Cara Bermain Bola Basket dalam Bentuk Pertandingan Sederhana

Pertama-tama, memulai pertandingan bola basket sederhana dimulai dengan penentuan tim dan jump ball sebagai pembuka. Dua tim beranggotakan lima pemain masing-masing berdiri di sekitar gelembung tengah lapangan, kemudian wasit melempar bola ke atas (jump ball) agar dua pemain terbaik dari masing-masing tim berebut, menentukan siapa yang akan memulai serangan pertama, sesuai prosedur standar permainan, dilansir dari eprints.ums.ac.id.

Setelah kepemilikan bola ditentukan, masing-masing tim menempatkan pemain secara strategis: dua guard untuk mengorganisasi serangan (point guard dan shooting guard), dua forward untuk mendukung penetrasi dan rebound, dan satu center untuk mengawasi area sekitar ring dan mengambil rebound ofensif atau defensif. Point guard biasanya membawa bola dalam serangan pertama, kemudian menyebarkannya melalui passing atau dribble ke wing atau corner guna membuka kesempatan tembakan atau penetrasi.

Selama pertandingan, kedua tim secara bergantian melakukan pola serangan dan pertahanan. Saat tim berada dalam mode ofensif, pemain dapat melakukan dribble penetrasi, passing cepat, pick-and-roll sederhana, atau formasi “5‑Out Motion Offense”—strategi mudah tanpa banyak gerakan kompleks—supaya membuka ruang tembakan bagi shooting guard atau center, dilansir dari basketballforcoaches.com. Tim defensif berusaha menutup jalur masuk, menjaga posisi (man-to-man atau zonasi sederhana), serta memaksa kesalahan seperti double dribble atau traveling guna mencuri bola dan beralih ke serangan balik.

Transisi kedua fase menjadi momen penting dalam pertandingan sederhana: apabila tim kehilangan bola, semua pemain wajib berubah cepat ke posisi bertahan—menutup penetrasi lawan, mengejar rebound, lalu block outlet pass. Sebaliknya, saat mendapatkan rebound atau steal, tim langsung melakukan fast break menuju ring lawan; kecepatan dan transisi efektif ini sering menjadi penentu kemenangan dalam format pertandingan yang sederhana namun kompetitif, dilansir dari eprints.ums.ac.id.

Cara Bermain Bola Basket: Peraturan

Bermain bola basket melibatkan sinergi antara aspek fisik, teknis, dan strategi tim dalam upaya mencetak poin ke ring lawan. Menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), saat melakukan pertandingan, pemain harus menggabungkan gerakan dasar seperti berlari, menggiring (dribble), melempar (passing), dan menembak (shooting), serta mampu menjaga posisi, bertahan, dan memanfaatkan ruang lapangan secara efisien untuk memenangkan permainan.

Menurut buku pedagogi olahraga Pembelajaran Permainan Bola Basket (UNM, 2021), penguasaan gerakan dasar ini tidak hanya meningkatkan kapasitas motorik kasar, tetapi juga kemampuan pengambilan keputusan saat berada di bawah tekanan pertandinga.

Sebelum memulai cara bermain basket, pemain harus memahami aturan dasar basket. Beberapa aturan dasar yang harus dipahami adalah jumlah pemain, durasi waktu, ukuran lapangan, dan cara memenangkan pertandingan. Berikut peraturan dalam permainan basket.

1. Jumlah Pemain 

Setiap tim terdiri dari lima pemain, yaitu satu point guard, satu shooting guard, satu small forward, satu power forward, dan satu center.

2. Durasi Waktu 

Setiap pertandingan basketball terdiri dari empat quarter, di mana setiap quarter memiliki durasi waktu 12 menit. Jika skor masih sama pada akhir pertandingan, maka dilakukan waktu tambahan (overtime) selama lima menit hingga ada tim yang berhasil memenangkan pertandingan.

3. Lapangan 

Lapangan basket berbentuk persegi panjang dengan panjang 28 meter dan lebar 15 meter. Garis tengah membagi lapangan menjadi dua bagian, dan di setiap ujungnya terdapat keranjang yang terbuat dari besi dan memiliki jaring.

4. Bola 

Bola basket memiliki ukuran standar dengan diameter sekitar 24 sentimeter dan berat sekitar 600 gram. Bola basket terbuat dari kulit sintetis dan terdiri dari dua panel warna coklat.

5. Skoring 

Setiap kali bola berhasil dilemparkan ke keranjang lawan, tim yang melempar akan mendapat dua atau tiga poin, tergantung pada apakah lemparan tersebut dilakukan di dalam atau di luar garis tiga poin.

6. Pelanggaran 

Berikut beberapa pelanggaran dalam basketball

- Travelling: berjalan tanpa dribble

- Double dribble: menggulirkan bola dan kemudian memegangnya lagi

- Charging: menabrak pemain lawan

- Foul: mengganggu atau menyerang pemain lawan

Cara Bermain Bola Basket: Teknik

Selain memahami peraturannya, memahami teknik dasar bermain bola basket juga penting dalam  cara bermain basket. Teknik dasar basket yang harus dikuasai adalah dribble, shoot, pass, dan rebound. Seiring berjalannya waktu, para pemain juga dapat mengembangkan teknik-teknik yang lebih kompleks dan spesifik sesuai dengan posisi dan gaya permainan masing-masing. 

Teknik bermain bola basket terdiri dari tiga pilar utama—dribbling, passing, dan shooting—yang harus dikuasai pemain secara proporsional agar permainan efisien dan efektif, dilansir dari fik.um.ac.id. Dribbling dilakukan dengan satu tangan dan memerlukan kontrol yang baik agar bola tetap menyentuh lantai tanpa terjiplak (double dribble), sementara passing mencakup teknik chest pass, bounce pass, dan overhead pass dengan fokus pada akurasi dan timing.

Teknik shooting menjangkau beragam jenis tembakan—termasuk jump shot, lay-up, hook shot, dan free throw—yang memerlukan keseimbangan postur, koordinasi tangan-mata, serta kekuatan dan sudut tubuh yang tepat, dilansir dari journal.unnes.ac.id. Selain itu, gerakan footwork sangat penting untuk mendukung kemampuan menyerang dan bertahan, termasuk teknik pivot, jab step, defensive slide, dan proper positioning yang mendasari perebutan rebound, pemblokiran, dan transisi cepat.

Dengan berlatih secara teratur dan konsisten, pemain dapat memperbaiki teknik-teknik mereka dan menjadi pemain basket yang lebih baik. Berikut teknik-teknik dalam permainan basket.

1. Dribbling

Dribbling adalah teknik memantulkan ke tanah bola dengan satu tangan secara terus-menerus untuk menjaga kontrol bola selama bergerak di lapangan. Pemain dapat memilih antara dribble tinggi, dribble rendah, dan crossover dribble untuk melewati pemain lawan.

2. Shooting

Shooting adalah cara bermain basket berupa teknik melemparkan bola ke keranjang lawan. Terdapat berbagai macam teknik shooting, seperti jump shot, layup, hook shot, dan dunk.

3. Passing 

Passing adalah teknik mengoper bola ke rekan satu tim. Terdapat berbagai macam teknik passing, seperti chest pass, bounce pass, dan overhead pass.

4. Rebonding

Rebonding adalah teknik untuk mendapatkan bola setelah lemparan atau rebound dari rekan satu tim atau lawan. Pemain dapat memilih antara offensive rebounding dan defensive rebounding.

5. Defense 

Defense adalah  cara bermain basket berupa teknik untuk mencegah lawan mendapatkan bola dan mencetak poin. Pemain dapat memilih antara man-to-man defense, zone defense, dan full-court press.

Cara Bermain Bola Basket: Peraturan

Peraturan dasar permainan bola basket menyatakan bahwa lapangan dimainkan oleh dua tim, masing-masing beranggotakan lima pemain, dengan tujuan memasukkan bola ke dalam ring lawan sebanyak mungkin dalam durasi yang telah ditentukan, melansir dari id.scribd.com.

Pemain dilarang berjalan sambil memegang bola tanpa menggiring (double dribble), memegang bola terlalu lama (lebih dari 5 detik saat dijaga ketat), serta menerapkan kontak fisik berlebihan seperti mendorong atau menarik lawan —pelanggaran yang dapat menyebabkan turnover atau hukuman tembakan bebas bagi tim lawan .

Menurut E-Book Pedoman Dasar Bagi Pemain Basket Pemula (2020), aturan esensial juga mencakup prosedur jika bola keluar lapangan (jump ball), pelanggaran teknis seperti delay of game, dan jumlah maksimal pelanggaran per pemain (biasanya 5–6 fouls). Durasi pertandingan untuk standar internasional terdiri atas empat kuarter masing-masing 10 menit, atau dalam format NBA 12 menit, dengan istirahat di antara kuarter dan babak pertama—semua ini dirancang agar permainan berlangsung adil dan kompetitif.

6. Footwork 

Footwork adalah teknik untuk mengontrol gerakan kaki saat bermain basketball. Pemain harus mampu melakukan gerakan seperti pivot, shuffle, dan sprint secara efektif untuk mempertahankan posisi dan menciptakan ruang.

7. Screening

Screening adalah teknik untuk membantu rekan satu tim mendapatkan ruang untuk melempar bola atau melakukan drive ke keranjang lawan. Pemain yang melakukan screening akan berdiri di depan pemain lawan untuk memblokir jalannya dan memberikan kesempatan bagi rekan satu tim untuk melewati pemain lawan.

8. Offense 

Offense adalah  cara bermain basket berupa teknik untuk mencetak poin dan memenangkan pertandingan. Pemain harus mampu membaca pergerakan lawan, melakukan passing yang efektif, dan mengeksekusi teknik shooting dengan baik.

9. Court Vision 

Court vision adalah teknik untuk membaca pergerakan lawan dan rekan satu tim, sehingga pemain dapat membuat keputusan yang tepat dan memanfaatkan peluang dengan baik.

FAQ

Apa posisi dasar dalam tim bola basket?

Empat posisi inti: point guard, shooting guard, small forward, power forward, dan center—masing-masing memiliki tugas utama dalam serangan dan pertahanan.

Apakah dribbling boleh dilakukan dengan kedua tangan?

Boleh, tetapi tidak boleh mengoper bola antara tangan saat tidak menggiring—melainkan pindah tangan melalui dribble atau passing.

Apa itu double dribble dan traveling?

Double dribble terjadi saat pemain menggiring, berhenti, lalu menggiring lagi; traveling terjadi saat pemain bergerak tanpa menggiring.

Berapa lama durasi pertandingan resmi?

Internasional FIBA: empat kuarter 10 menit; NBA: 12 menit per kuarter.

Apa itu pelanggaran fouling dan apa dampaknya?

Kontak fisik berlebihan dianggap pelanggaran (foul); jika dilakukan saat menembak, lawan mendapatkan free throw.

Apa itu jump ball?

Awal pertandingan dilakukan via jump ball—wasit melempar bola ke atas di tengah lapangan dan dua pemain berebut bola.

Dapatkah pemain melakukan substitusi saat bola sedang beredar?

Tidak. Substitusi hanya boleh saat bola mati (timeout, kuarter selesai, pelanggaran, dan sebagainya).

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6