11 Usaha Kecil untuk IRT yang Bisa Menghasilkan Uang Setiap Hari, Cuan Mengalir Rutin

Usaha kecil untuk IRT yang bisa menghasilkan uang setiap hari menjadi pilihan menarik bagi yang ingin menambah cuan tanpa ribet.

Diterbitkan 25 Juni 2026, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kondisi ekonomi yang dinamis membuat banyak keluarga mencari sumber pendapatan tambahan.  Bagi ibu rumah tangga khususnya, usaha kecil dapat menjadi solusi untuk membantu keuangan keluarga tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari. Dengan modal yang relatif kecil dan fleksibilitas waktu, terdapat berbagai peluang usaha kecil untuk IRT yang bisa menghasilkan uang setiap hari bisa jadi sumber referensi. 

Artikel di bawah ini akan memaparkan 11 peluang usaha kecil untuk IRT yang bisa menghasilkan uang tiap hari. Berikut informasi selengkapnya sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (24/6/2026).

1. Jasa Katering Makanan Rumahan

Hobi memasak dapat diubah menjadi sumber penghasilan dengan membuka jasa katering makanan rumahan. Usaha ini memiliki potensi besar karena banyak masyarakat yang sibuk dan membutuhkan makanan praktis, lezat, serta higienis.

Ibu rumah tangga bisa merintis usaha jasa katering harian yang melayani kebutuhan makan siang atau makan malam bagi pekerja kantoran, mahasiswa, atau bahkan anak sekolah. Sistem pre-order dapat diterapkan untuk menghemat modal awal.

2. Bisnis Kue dan Roti Rumahan

Bagi Anda yang memiliki hobi membuat kue, manfaatkan keahlian tersebut untuk dijadikan usaha. Permintaan kue dan roti cenderung stabil sepanjang tahun, terutama menjelang acara-acara khusus seperti ulang tahun, arisan, atau hari raya. Anda bisa memulai dengan kue kering, roti, bolu kukus, atau donat kentang, lalu melakukan promosi ke tetangga, komunitas arisan, atau sekolah anak.

3. Jasa Laundry Kiloan

Jika Anda tinggal di kawasan padat penduduk atau dekat kampus/kosan, membuka jasa laundry kiloan bisa sangat menguntungkan. Kebutuhan pakaian bersih setiap hari menjadikan laundry sebagai usaha yang sangat dibutuhkan. Modal utamanya adalah mesin cuci, deterjen, pewangi, dan timbangan. Menawarkan layanan antar-jemput dapat menarik lebih banyak pelanggan.

4. Reseller atau Dropshipper Online

Bisnis online shop selalu diminati, dan IRT bisa menjadi reseller atau dropshipper pakaian tanpa harus stok barang. Bisnis fashion selalu diminati, dan ibu rumah tangga bisa menjadi reseller atau dropshipper pakaian tanpa harus stok barang. 

Model bisnis dropshipping memungkinkan Anda menjual produk tanpa perlu menyimpan stok, karena pemasok akan mengirimkan produk langsung ke konsumen atas nama Anda. Usaha ini banyak diminati karena praktis dan mudah, hanya bermodal smartphone dan akses internet.

5. Penulis Lepas (Freelance Writer) atau Content Creator

Bagi IRT yang memiliki kemampuan menulis yang baik, menjadi penulis lepas adalah peluang besar untuk menghasilkan pendapatan. Di zaman serba digital, peran penulis sangat penting untuk website, aplikasi, dan konten media sosial. 

Selain itu, banyak ibu rumah tangga yang sukses menjadi content creator di TikTok atau Instagram dengan membagikan tips masak, dekorasi rumah, atau review produk. Modalnya nyaris tanpa biaya, hanya butuh smartphone dan konsistensi membuat konten.

6. Kerajinan Tangan (Handicrafts)

Apabila Anda terampil dalam membuat barang handmade seperti aksesoris, tas rajut, dekorasi rumah, atau rajutan, manfaatkan peluang usaha kreatif ini. Produk kerajinan tangan saat ini sedang naik daun dan umumnya tidak memerlukan modal yang besar. Produk unik hasil kerajinan memiliki nilai jual tinggi, terutama jika dipasarkan secara online melalui media sosial atau e-commerce.

7. Usaha Frozen Food Homemade

Bisnis makanan beku atau frozen food sangat cocok dijalankan oleh ibu rumah tangga karena produknya relatif tahan lama selama disimpan di dalam freezer. Perubahan pola hidup masyarakat, terutama di perkotaan, mendorong peningkatan konsumsi pada makanan beku karena lebih mudah dan praktis untuk disajikan. Anda bisa menjual berbagai produk seperti nugget, bakso, dimsum rumahan, atau pastry beku.

8. Jasa Penitipan Anak (Daycare Rumahan)

Bagi IRT yang memiliki anak kecil dan menyukai dunia anak-anak, membuka jasa penitipan anak di rumah bisa menjadi solusi. Usaha ini sangat dibutuhkan oleh orang tua pekerja kantoran di kota-kota besar yang memerlukan tempat aman bagi anak-anaknya selama ditinggal bekerja. Anda bisa memulai dari skala kecil dengan menerima penitipan anak-anak di lingkungan sekitar.

9. Toko Kelontong atau Warung Sembako Mini

Membuka toko kelontong di teras rumah adalah cara klasik namun efektif untuk menjual berbagai kebutuhan pokok, makanan ringan, hingga minuman bagi warga sekitar. Barang seperti beras, telur, mie instan, sabun, dan gula selalu dibutuhkan warga sekitar. Usaha ini sangat membantu tetangga dalam memenuhi kebutuhan harian mereka secara instan tanpa harus pergi jauh.

10. Jualan Pulsa dan PPOB (Payment Point Online Bank)

Usaha jualan pulsa dan PPOB cocok bagi ibu rumah tangga yang ingin memiliki pemasukan rutin dengan risiko minim. Produk digital seperti pulsa, token listrik, dan pembayaran tagihan merupakan kebutuhan bulanan yang terus dicari. Bisnis ini bisa dijalankan hanya dengan smartphone dan koneksi internet, melayani tetangga, keluarga, hingga komunitas sekitar rumah tanpa harus membuka toko fisik.

11. Jasa Menjahit dan Permak Pakaian

Jika Anda memiliki keahlian menjahit, ini adalah peluang usaha yang menjanjikan. Banyak orang membutuhkan jasa permak celana, jahit baju sekolah, atau bahkan pembuatan seragam. Modal awal bisa berupa mesin jahit rumahan dan perlengkapan dasar seperti benang dan kain perca. Anda bisa memasang tarif sesuai kerumitan pola baju yang diinginkan.

Kunci Sukses Merintis Usaha Rumahan

Memulai usaha kecil untuk IRT yang bisa menghasilkan uang setiap hari ini membutuhkan lebih dari sekadar ide. Salah satu kunci utama adalah memilih usaha yang sesuai dengan minat dan keahlian, karena usaha yang dijalankan dengan hati akan terasa lebih ringan dan menyenangkan.

Di era digital, pemanfaatan teknologi dan pemasaran digital memegang peranan sangat penting bagi UMKM. Dengan menggunakan strategi ini, pelaku UMKM dapat menjangkau konsumen dengan lebih mudah, cepat, murah, serta lebih tepat sasaran. Media sosial dan marketplace dapat digunakan untuk memasarkan produk secara luas.

Pengelolaan keuangan yang baik juga krusial; pisahkan uang pribadi dan uang usaha, meskipun skala masih kecil, serta buat catatan sederhana untuk semua pemasukan dan pengeluaran. Sebagai ibu rumah tangga, prioritas utama adalah keluarga, sehingga penting untuk mengatur waktu dengan efektif agar usaha sampingan tidak mengganggu waktu bersama anak atau mengurus rumah tangga. Terakhir, menjaga kualitas dan pelayanan prima adalah kunci agar usaha dapat bertahan dan berkembang, memastikan produk yang dijual tidak hanya unik dan menarik, tetapi juga berkualitas.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Usaha Kecil untuk IRT yang Bisa Menghasilkan Uang Setiap Hari

1. Mengapa IRT perlu mempertimbangkan untuk memulai usaha kecil?

IRT dapat memulai usaha kecil untuk berkontribusi pada ekonomi keluarga, tetap produktif, dan memanfaatkan waktu luang secara optimal tanpa harus meninggalkan rumah.

2. Apa saja jenis usaha kecil yang cocok untuk IRT dengan potensi penghasilan harian?

Beberapa jenis usaha yang cocok antara lain jasa katering makanan rumahan, bisnis kue dan roti, jasa laundry kiloan, reseller/dropshipper online, dan jualan pulsa/PPOB.

3. Bagaimana cara IRT yang memiliki hobi memasak dapat menghasilkan uang setiap hari?

IRT dapat membuka jasa katering makanan rumahan atau bisnis kue dan roti, melayani pesanan harian atau pre-order untuk berbagai acara.

4. Apakah modal besar diperlukan untuk memulai usaha kecil bagi IRT?

Tidak selalu, banyak usaha kecil yang bisa dimulai dengan modal minim, bahkan hampir tanpa modal sama sekali, seperti menjadi penulis lepas atau dropshipper.

5. Apa kunci sukses utama bagi IRT dalam menjalankan usaha kecil dari rumah?

Kunci sukses meliputi memilih usaha sesuai minat dan keahlian, memanfaatkan pemasaran digital, mengelola keuangan dengan baik, mengatur waktu secara efektif, serta menjaga kualitas produk dan pelayanan.

 

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6