Barak Narkoba Dibakar Polisi Usai Diviralkan Emak-Emak

Video emak-emak memprotes barak narkoba di Aek Kanopan Timur viral. Polisi bergerak malam itu juga dan memusnahkan bangunan dengan cara dibakar.

Diterbitkan 24 Juni 2026, 15:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah bangunan yang diduga menjadi barak narkoba di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatra Utara, dimusnahkan polisi pada Selasa malam (23/6/2026) setelah keluhan warga mencuat di media sosial. Langkah cepat itu diambil beberapa jam usai rekaman protes seorang ibu ramai beredar dan menyita perhatian publik.

Video amatir tersebut memperlihatkan warga menyuarakan keresahan atas aktivitas terlarang di lokasi setempat. Rekaman yang beredar pada Selasa sore itu menjadi pemicu aparat turun tangan.

Petugas mendatangi titik yang ditunjuk dalam rekaman tak lama setelah unggahan itu ramai dibagikan, menyasar bangunan yang disebut warga sebagai sarang peredaran gelap.

Rekaman dibuat di Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Labura. Dalam video, perekam dengan lantang memprotes keberadaan bangunan yang diduga kuat menjadi barak narkoba.

Di tengah protes itu, sang perekam menyebut nama 'Uki' yang diduga kuat terkait sebagai pemilik atau pengelola tempat tersebut. Penyebutan nama itu terekam jelas dalam video yang beredar.

Unggahan tersebut memantik respons luas di jagat maya dan menjadi rujukan warga sekitar dalam menyampaikan keresahan mereka atas aktivitas haram di lingkungan permukiman.

Polres Labuhanbatu Gerak, Bangunan Dibakar

Menindaklanjuti informasi yang viral, jajaran Polres Labuhanbatu bersama Polsek Kualuh Hulu bergerak ke lokasi pada Selasa (23/6/2026) malam. Tim gabungan menyasar bangunan yang diduga dijadikan barak.

Petugas kemudian membongkar dan memusnahkan bangunan tersebut dengan cara dibakar. Tindakan ini diambil agar tempat itu tidak bisa digunakan kembali.

Kapolres Labuhanbatu melalui Kasat Reserse Narkoba AKP Hardiyanto membenarkan langkah tegas jajarannya.

"Sudah dibakar tadi malam, sejak kami dapatkan informasinya. Kami tetap berkomitmen untuk tetap perang terhadap Narkotika. Kepada masyarakat, penting untuk melaporkan di mana pun, kami akan tanggapi," tegas AKP Hardiyanto, Rabu (24/6/2026).