Liputan6.com, Jakarta Kerupuk aci atau kerupuk berbahan dasar tepung tapioka adalah camilan wajib yang hampir selalu tersedia di meja makan orang Indonesia. Harganya yang terjangkau dan rasanya yang gurih renyah membuatnya menjadi pendamping sempurna untuk berbagai hidangan. Namun, seringkali membuat kerupuk aci sendiri di rumah berakhir mengecewakan. Adonan sudah pas, tapi saat digoreng kerupuk tidak mau mengembang besar dan hasilnya keras.
Masalah utama kerupuk aci yang gagal adalah ketidakseimbangan komposisi adonan, suhu minyak yang keliru, atau proses pengeringan yang kurang optimal. Padahal, ada trik dan resep sederhana yang menjamin kerupuk aci buatan Anda bisa mengembang bak kerupuk rambak kulit asli. Kunci suksesnya seringkali terletak pada bahan pengembang yang tepat dan teknik menguleni yang benar.
Jangan biarkan lagi kerupuk buatan Anda berakhir bantat dan keras. Simak informasi selengkapnya berikut, dirangkum Liputan6 untuk Anda, Selasa (11/11).
Advertisement
1. Kerupuk Aci Rambak yang Renyah dan Mirip Kulit
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/125807/original/120528akerupuk-rambak.jpg)
Variasi ini sering disebut "Kerupuk Rambak KW" karena teksturnya yang ringan dan mengembang menyerupai kerupuk kulit (rambak). Proses pembuatan adonan yang menggunakan air panas/mendidih adalah kunci utama untuk mendapatkan hasil akhir yang renyah dan tidak keras. Air panas akan mematangkan sebagian pati tapioka (membuat biang), yang menghasilkan tekstur lebih elastis dan mekar saat digoreng.
Bahan-bahan:
- 160 gr tepung Terigu
- 160 gr tepung Tapioka
- 500 ml air
- 1/2 sdt baking soda
- 1/4 sdt merica bubuk
- 1 sdt Ketumbar bubuk
- 5 siung Bawang putih
- 1 sdt garam
- 1/2 sdt penyedap rasa ayam
- 1 sdt Terasi matang
- Sejumput gula pasir
Langkah Pembuatan:
- Campur tepung tapioka, terigu, bawang putih halus, garam, gula, kaldu bubuk, dan baking powder dalam wadah.
- Tuangkan air panas mendidih secara bertahap sambil diuleni. Uleni adonan hingga kalis dan tidak lengket di tangan. Jangan terlalu lama diuleni agar tidak liat.
- Bentuk adonan menjadi silinder panjang seperti lontong. Bungkus dengan plastik atau daun pisang. Kukus selama kurang lebih 30-45 menit hingga matang.
- Angkat adonan, biarkan dingin semalaman. Setelah dingin dan padat, iris tipis-tipis.
- Jemur irisan kerupuk hingga kering sempurna (sekitar 2-3 hari, tergantung panas matahari).
- Goreng dalam minyak panas sedang, pastikan kerupuk terendam minyak, hingga mengembang dan renyah.
Advertisement
2. Kerupuk Aci Goreng
Bagi Anda yang ingin kerupuk jadi lebih cepat, resep ini bisa dicoba. Teknik tanpa jemur memungkinkan kerupuk tapioka bisa langsung digoreng, namun perlu komposisi bahan yang tepat untuk memastikan kerupuk tetap renyah dan tidak keras. Penambahan margarin dapat membantu tekstur lebih garing dan gurih.
Bahan-bahan:
- 25 sdm tepung tapioka (250 gr)
- 10 sdm tepung terigu (100 gr)
- 4 siung bawang putih
- 3 sdm margarin
- 1/2 sdt garam
- 1/2 sdt kaldu ayam
- Daun bawang secupnya
- 100 ml Air panas
Langkah Pembuatan:
- Ambil tepung tapioka, campur dengan sedikit air, aduk rata. Masak campuran ini hingga mengental seperti lem/bubur. Angkat.
- Dalam wadah, campurkan sisa tepung tapioka, tepung terigu, margarin, bawang putih halus, kaldu bubuk, seledri, dan biang yang sudah dibuat.
- Uleni adonan hingga kalis dan bisa dibentuk. Jika terlalu keras, tambahkan sedikit air.
- Giling adonan setipis mungkin atau bisa gunakan talenan yang ditekan menggunakan ulekan dengan lapisan plastik.
- Panaskan minyak dalam jumlah banyak. Goreng potongan kerupuk dengan api sedang. Aduk sesekali hingga kerupuk mengembang dan berwarna kekuningan.
- Tiriskan.
3. Kerupuk Aci Bawang Sambal Rujak Sederhana
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5293845/original/082007800_1753344207-pexels-andri-sutisna-276307992-17488531.jpg)
Kerupuk aci sederhana ini menonjolkan rasa gurih umami dari bawang putih, menjadikannya camilan klasik yang disukai banyak orang. Kekuatan rasa terletak pada penambahan jumlah bawang putih yang cukup banyak.
Bahan-bahan:
- 500 gram
- 250 gram kerupuk bawang
- 200 gram tepung tapioka
- Garam secukupnya
- 1 sdt bubuk bawang putih
- Penyedap rasa secukupnya
- Lada putih bubuk secukupnya
- 1 btg daun bawang
- Air hangat untuk adonan cipuk secukupnya
- Minyak untuk menggoreng
Bahan sambal rujak:
- 5 buah Cabai rawit merah
- 2 keping
- Gula merahkupnya
Langkah Pembuatan:
- Rebus kerupuk terlebih dahulu, jangan lupa beri sedikit minyak d rebusan air nya agar kerupuk tidak menempel. Jika sudah angkat dan tiriskan.
- Sementara kerupuk d rebus, siapkan adonan kering. Masukan tepung tapioka,garam, penyedap,lada bubuk, bawang putih bubuk serta daun bawang dalam satu wadah. Masukkan kerupuk yang telah di tiriskan kan td tuang air sedikit demi sedikit lalu aduk sampai Kalis, dan adonan bisa d bentuk
- Panaskan minyak untuk menggoreng, ambil adonan sedikit dan pipihkan adonan. Lakukan hingga adonan nya habis. Goreng di dalam minyak panas tunggu hingga matang merata atau agak kecoklatan. Angkat dan tiriskan agar minyak nya tidak terlalu banyak.
- Untuk sambal rujak nya.. haluskan semua bumbu jd satu yaa.. mau di tambahkan air matang sedikit tidak apa-apa yaa.. kalo aku lebih suka kental sambal nya
Advertisement
4. Kerupuk Aci Makaroni
Kerupuk ini memanfaatkan bentuk makaroni spiral sebagai inspirasi, menghasilkan tekstur yang unik dan mekar di bagian tengah. Meskipun namanya kerupuk aci makaroni, bahan utamanya tetaplah tapioka, bukan makaroni pasta. Adonan dicetak menyerupai bentuk spiral.
Bahan-bahan:
- 1/4 kerupuk Oranye
- Makaroni spiral
- 300 gr tepung tapioka
- 50 gr tepung terigu
- 300 ml air
- Air mendidih secukupnya untuk merendam kerupuk
Bumbu Halus:
- Bumbu halus
- 6 bawang putih
- 1 sdt garam
- 1/2 sdt kaldu bubuk rasa sapi
- 1/2 sdt merica
Cara Membuat:
- Rendam kerupuk hingga sedikit lembek pake air panas lalu tiriskan.
- Uleg bumbu halus terus sisihkan.
- Siapkan baskom dan masukan semua tepung tapioka, tepung terigu, bumbu halus, air kemudian aduk rata.
- Masukan kerupuk yang sudah ditiriskan aduk rata dan cek rasa bila sudah pas.
- Siapkan cetakan yang telah diolesi minyak lalu adonan tuang ke cetakan.
- Kukus adonan tersebut selama 45 menit di api sedang.
- Lalu setelah matang angkat cipuk tersebut dan dinginkan
- Potong sesuai selera setelah dingin supaya tidak lengket
5. Kerupuk Aci Warna Warni
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5409007/original/048408700_1762843501-Resep-original-dalam-membuat-Cipuk.jpg)
Kerupuk aci warna warni biasanya berasal dari kerupuk oranye dan kerupuk berwarna lainnya. Proses pembuatannya mudah, hanya dengan mencampurkan kerupuk-kerupuk tersebut, lalu digoreng. Hasilnya renyah, lembut dan mengembang sempurna. Berikut cara membuatnya:
Bahan-bahan:
- 150 gr kerupuk oren
- 150 gr kerupuk putih warna-warni
- 150 gr tepung tapioka
- 500ml air
- 3 butir bawang putih
- 1 sdt garam
- 1 sdt penyedap rasa
Cara Membuatnya:
- Capurkan kerupuk oren dan kerupuk putih warna-warni, rendam dalam air dingin selama 15 menit lalu tiriskan
- Ulek bumbu halus, bawang putih dan garam
- Siapkan air, masukkan bumbu halus dan penyedap rasa, aduk-aduk
- Campur kerupuk dan tepung tapioka, masukkan air, aduk rata
- Masukkan kedalam cetakan, kukus selama 30 menit
- Setelah dingin potong-potong, bisa dimasukkan ke dalam kulkas sebagai stok
Advertisement
6. Kerupuk Aci Black Pepper
Cipuk adalah singkatan dari Aci Kerupuk, yaitu kerupuk matang yang dihancurkan dan dicampur kembali dengan adonan aci berbumbu, lalu digoreng. Resep ini adalah versi modern yang menggabungkan rasa pedas dan aroma lada hitam (black pepper) yang khas.
Bahan-bahan:
- 120 gram Kerupuk (jenis bawang/udang)
- 250 gram Tepung Tapioka
- Bumbu Biang:
- 5 sdm Tepung Tapioka
- 250 ml Air
- 2 siung Bawang Putih (haluskan)
- 1 sdt Garam
- 1 sdt Kaldu Bubuk
- 1/2 sdt Merica Bubuk
- 1 sdt Black Pepper (Lada Hitam) kasar
Langkah Pembuatan:
- Rendam atau rebus kerupuk hingga lunak, tiriskan, lalu hancurkan.
- Campur bahan biang (termasuk black pepper) dan masak hingga mengental seperti lem.
- Campurkan kerupuk yang sudah lunak dan sisa tepung tapioka ke dalam biang panas. Aduk dan uleni hingga kalis dan semua bahan tercampur rata.
- Bentuk adonan menjadi silinder kecil atau kotak-kotak.
- Kukus adonan yang sudah dibentuk hingga matang (sekitar 20-30 menit).
- Setelah dikukus, adonan ini bisa langsung digoreng dalam minyak panas, atau bisa didinginkan terlebih dahulu lalu dipotong dan digoreng untuk hasil yang lebih rapi.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Resep Kerupuk Aci Sederhana yang Bisa Mengembang
1. Kenapa kerupuk aci saya tidak mau mengembang saat digoreng?
Kerupuk aci tidak mengembang umumnya disebabkan oleh tiga faktor utama: proses pengeringan yang kurang sempurna (masih ada sisa air), suhu minyak yang kurang panas, atau kurangnya bahan pengembang (misalnya baking powder atau baking soda) di dalam adonan, terutama untuk resep yang tidak dikukus. Pastikan kerupuk benar-benar kering sebelum digoreng.
2. Berapa lama idealnya menjemur kerupuk aci agar hasilnya renyah?
Idealnya, kerupuk aci dijemur di bawah sinar matahari penuh selama 2 hingga 3 hari. Tujuannya adalah menghilangkan semua kadar air. Kerupuk yang kering sempurna akan terasa ringan, keras, dan berwarna lebih terang.
3. Bisakah kerupuk aci digoreng tanpa dijemur terlebih dahulu?
Beberapa resep modern (seperti Kerupuk Tapioka Goreng di atas) memungkinkan kerupuk digoreng tanpa dijemur, namun biasanya memerlukan penambahan bahan pengembang seperti baking powder atau proses penggorengan ganda. Jika adonan dikukus dan diiris tipis, proses penjemuran tetap disarankan untuk mendapatkan hasil yang sangat mekar.
4. Apa fungsi penambahan tepung terigu pada adonan kerupuk aci?
Tepung terigu berfungsi sebagai pengikat dan pelembut pada adonan kerupuk. Terigu membantu adonan lebih mudah diolah, dan dalam beberapa resep, membantu kerupuk mekar lebih baik karena kandungan proteinnya, meskipun bahan utama pengembangan tetap tapioka.
5. Bagaimana cara menyimpan kerupuk aci yang sudah matang agar tetap renyah?
Simpan kerupuk aci yang sudah matang dalam wadah kedap udara (toples atau plastik yang direkatkan rapat) segera setelah dingin. Pastikan kerupuk sudah benar-benar dingin sebelum disimpan. Tambahkan silica gel khusus makanan untuk membantu menyerap kelembapan sisa di dalam wadah.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550896/original/089873500_1775711382-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-09T120454.556.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411187/original/066520500_1763004762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-13T103028.882.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4866719/original/017032400_1718697583-Pajak1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497481/original/095565600_1770631238-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T163415.626.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1224104/original/046662700_1462359779-pakecara.blogspot..jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261548/original/054938700_1781743858-ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264044/original/048184800_1782061399-063_2282635876.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8338665/original/048602300_1782210505-Stale_Solbakken.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288624/original/094450800_1783327932-000_B9C996W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293466/original/077963300_1783718956-063_2285564351.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293456/original/054507100_1783717417-000_B9W36UY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293465/original/017817900_1783718956-063_2285562554.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293455/original/048931800_1783717383-000_B9W36VN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110960/original/024723100_1783047145-sp7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259349/original/006649100_1781496292-16568785077878889185.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261933/original/063559100_1781763073-Pagar_Tembok_Tinggi_dengan_Tanaman_Hijau.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8265469/original/000648300_1782112834-Tempat_Jemur_untuk_Rumah_yang_Tidak_Punya_Halaman_Belakang.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5545157/original/096358100_1775128206-Cabai_Rawit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8265187/original/040597200_1782110940-8242eb1d-9a54-4997-b0c3-82a93c9ef141.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8265175/original/085771900_1782110376-Desain_Gerbang_Rumah_Minimalis_yang_Sulit_Dibobol.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264304/original/066601900_1782106287-ChatGPT_Image_Jun_22__2026__12_29_54_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264293/original/012492800_1782105583-1b39a4c7-a101-49a3-9e86-f5799109ba84.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264290/original/089610500_1782105361-6402086857478612764.jpeg)