4 Destinasi Wisata Unik di Arab Saudi, Salah Satunya Tawarkan Purple Season

Madinah sejauh ini menjadi destinasi wisata paling banyak dikunjungi wisatawan asing di Arab Saudi. Ada hal apa yang baru dari kota nabi itu?

Diterbitkan 08 September 2025, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Arab Saudi kembali mempromosikan destinasi wisatanya pada pelancong dari Indonesia. Di bawah kampanye Saudi, Welcome to Arabia, Saudi Tourism Authority (STA) merekomendasikan empat destinasi wisata unik yang tak bisa ditemui wisatawan di tempat lain.

Dalam rilis yang diterima Lifestyle Liputan6.com, beberapa waktu lalu, destinasi pertama sebenarnya bukan tempat asing bagi turis dari Indonesia, terutama kaum muslim yang hendak umrah dan haji. Madinah, kota nabi itu merupakan destinasi yang paling banyak dikunjungi di Saudi.

Selain Masjid Nabawi, ada objek wisata lain yang bisa dijajal para turis, yakni Quba Walking Trail. Itu adalah jalur sepanjang tiga kilometer yang menghubungkan dua masjid suci dan dikelilingi oleh akticitas budaya, komersial, sosial, dan olahraga. Pelancong bisa menelusurinya dengan berjalan kaki atau bersepeda listrik.

Pengalaman itu dilengkapi dengan Al Sirah Exhibition serta As Safiyyah Museum and Park, yang menghadirkan wawasan mendalam tentang warisan Islam sekaligus ruang untuk bersantai. Bagi yang ingin menjelajah lebih jauh, Sumur Gharqad yang bersejarah menjadi tujuan yang wajib dikunjungi.

 

Al Baha

Al Baha, juga dikenal sebagai Al Bahah, merupakan ibu kota Provinsi Al Baha yang berada di barat daya Arab Saudi. Lokasinya bisa ditempuh lewat perjalanan darat dari Makkah sekitar empat jam.

Destinasi wisata ini menawarkan pengalaman berbeda lantaran suasananya berada di dataran tinggi, di antara Gunung Sarawat dengan ketinggian 2.500 meter. Pemandangan yang hijau dan suasana sejuk langsung terasa, berbeda dengan pemandangan gurun pasir yang biasa dilihat pelancong asing saat berkunjung ke Makkah maupun Madinah.

Al Baha adalah tempat kelahiran Abdulrahman Al-Dawsi Abu Hurairah, perawi lebih dari 5.000 hadis. Wisatawan dapat menelusuri Jalur Gajah bersejarah, yang dahulu menjadi jalur perdagangan penting dan disebutkan dalam Al-Qur’an, atau menjelajahi desa marmer Dhee Ayn, Pegunungan Shada, serta Raghdan Forest Park yang rimbun.

 

Aseer

Terletak di barat daya Saudi, Aseer bertetangga dengan Makkah di tenggara. Kawasan ini dikenal memiliki lanskap yang lengkap, dari pesisir pantai, hamparan gunung, dan puncak pegunungan yang menjulang.

Destinasi ini memiliki desa-desa berwarna-warni, souq yang semarak, serta kuliner khas mencerminkan budaya yang unik, sementara jalur-jalur alam dan cuaca sejuk menjadikannya destinasi liburan sepanjang tahun. Salah satu yang tak boleh dilewatkan adalah menikmati purple season di musim semi.

Itu adalah masa bunga Jacaranda berwarna ungu bermekaran dan mengubah Aseer menjadi panorama alam yang indah. Biasanya terjadi di pertengahan April hingga akhir Mei atau awal Juni.

KAEC (King Abdullah Economic City)

Terletak di pesisir Laut Merah antara Makkah dan Madinah, KAEC adalah kota modern tepi laut yang dirancang untuk bisnis sekaligus leisure. Para pelancong dapat menikmati pantai, lapangan golf, resor mewah, serta kalender acara budaya dan olahraga yang terus berkembang. Dengan akses langsung melalui Kereta Cepat Haramain, KAEC kini berkembang sebagai persinggahan dinamis bagi jemaah umrah sekaligus destinasi gaya hidup tersendiri.

 

 

Pengembalian PPN bagi Wisatawan Asing

Bagi wisatawan Indonesia yang hendak berkunjung ke Saudi, tersedia fasilitas e-visa atau visa on arrival. Hanya saja, aturan itu berlaku bagi para pemegang visa Inggris, Amerika Serikat, atau Schengen yang masih berlaku dan telah digunakan untuk masuk ke negara penerbit.

Bagi yang datang untuk umrah, kini juga dimungkinkan untuk menjelajahi destinasi di luar kota suci, Makkah dan Madinah. Dengan begitu, pelancong diharapkan memperpanjang masa tinggalnya untuk berwisata di Arab Saudi.

Selain itu, Saudi memperkenalkan Program Pengembalian PPN yang ditingkatkan, yang kini menawarkan pengembalian sebesar 15 persen bagi wisatawan mancanegara. Inisiatif ini menegaskan komitmen Saudi untuk memberikan nilai tambah bagi para wisatawan.

 

Â