Sukses

Dinilai Gandeng Penjahat Seksual, Kolaborasi Terbaru Jennie BLACKPINK dengan Adidas Dikritik

Jennie BLACKPINK meluncurkan kampanye terbaru dengan Adidas yang melibatkan seorang aktor asal Hong Kong yang memiliki sejarah panjang skandal seksual.

Liputan6.com, Jakarta - Apapun yang dilakukan Jennie BLACKPINK kerap mengundang pro kontra. Usai debutnya sebagai model runway sempat dikritik karena dianggap terlalu kaku, kini kolaborasi terbarunya dengan Adidas dan Clot yang jadi sorotan.

Clot merupakan label fesyen streetwear yang dimiliki oleh penyanyi dan aktor asal Hong Kong Edison Chen. Jennie dan Chen bahkan sempat membagikan foto mereka bersama di akun Instagram masing-masing. Keduanya berpose menghadap kamera sembari tersenyum sembari mengenakan sepatu keluaran Adidas.

Meski banyak fans yang bersemangat menyambut kolaborasi tersebut, tak sedikit yang antipati dengan kemitraan Jennie dan Chen. Pasalnya, aktor berusia 43 tahun itu dikenal problematik dan memiliki sejarah skandal yang panjang, termasuk soal tudingan sebagai penjahat seksual. Sebagian penggemar menyayangkan ide Jennie untuk berkolaborasi dengan aktor tersebut.

Mengutip Koreaboo, Minggu (7/7/2024), salah satu skandal Chen terjadi pada 2007 saat usianya masih 20an tahun. Dia terlibat pertengkaran dengan sopir taksi yang berujung Chen menendang mobilnya beberapa kali, menyebabkan kerusakan parah termasuk penyok dan memecahkan semua jendela. Karena tindakannya, dia didakwa oleh polisi, dikenakan jaminan perilaku baik selama satu tahun, dan denda HKD4.700 (Rp9,8 juta) untuk mengganti rugi kerusakan taksi.

Tak berhenti di situ. Pada 2008, Chen terlibat dalam skandal seks. Foto-foto telanjangnya dengan banyak selebritas wanita menyebar di media sosial. Nama yang tersangkut sedang sangat populer pada zamannya, seperti Cecilia Cheung, Gillian Chung, Bobo Chan, hingga mantan pacar Chen, Vincy Yeung.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

Foto Intim Edison Chen dan Model Remaja Tersebar

Skandal itu merusak reputasi semua orang orang yang terlibat. Chen pun meminta maaf kepada publik serta mengumumkan pengumuman dirinya dari industri hiburan Hong Kong hingga waktu yang tak ditentukan.

Skandal seks itu nyatanya belum membuatnya kapok. Pada 2011, ia kembali terlibat dalam skandal berbeda yang disebut jauh lebih parah dibandingkan sebelumnya. Potret intim Edison Chen yang saat itu berusia 31 tahun bersama model Cammi Tse yang masih berusia 16 tahun tersebar.

Kedunya terekam berpelukan dan berciuman. Cammi mengaku kehilangan ponselnya, yang menyebabkan bocornya gambar dan pesan teks yang dikirim di antara keduanya.

Meskipun tidak ada foto telanjang dibagikan, terungkap bahwa Tse kehilangan keperawanannya karena pria yang lebih tua, dan bahwa dia memintanya untuk berpose untuknya dengan pakaian renang dan seragam sekolah. Cammi juga berbagi bahwa Chen memang merekam video berdurasi dua menit dirinya secara intim. Meski begitu, Chen lolos dari jeratan hukum atas dugaan kasus pornografi anak karena Hong Kong menetapkan 16 tahun sebagai usia dewasa.

3 dari 4 halaman

Jennie BLACKPINK Dikritik Warganet

Karena skandal ini dan masalah lain terkait Edison Chen, Jennie mendapat reaksi keras dari para penggemarnya. "Bekerja sama dengan 'pemerkosa' saat menyanyikan lagu tentang feminisme.. Menyedihkan," komentar seorang warga X.

"dan sekarang mereka mengatakan 'dia kolaborator adidas!!!' untuk membelanya, tapi dia kan tidak perlu mengunggah foto bersama dengannya atau terlibat secara umum dengan predator lain, jadi mau apa sekarang?" imbuh warganet berbeda.

"Alexander Wang, Sam Levinson, dan sekarang dia (Chen). Jennie benar-benar mengoleksi penjahat dan orang aneh seperti infinity stones," komentar warganet lain.

Alexander Wang adalah desainer yang tersandung kasus dugaan pelecehan seksual pada 2021. Sejumlah korban bersuara atas kejadian tak mengenakan yang disebabkan oleh perancang busana itu.

Wang menanggapi klaim tersebut rentetan kritik yang dihadapi secara daring. Ia membantah dengan mengatakan telah menerima tuduhan pelecehan seksual yang sangat tak mendasar. Terlebih, tudingan itu jadi semakin besar setelah diunggah akun dengan jumlah pengikut yang banyak.

"Klaim ini telah dibesar-besarkan secara keliru oleh akun media sosial yang terkenal karena mengunggah materi berisikan fitnah dari sumber dirahasiakan atau anonim tanpa bukti maupun cek fakta," begitu keterangan perwakilan Wang seperti dilansir dari Insider, Sabtu, 2 Januari 2021.

4 dari 4 halaman

Tampilan Jennie BLACKPINK di Acara Chanel

Sebelumnya, Jennie mengejutkan penggemar dengan penampilannya yang seronok saat menghadiri event lini brand perhiasan Chanel, Coco Crush, di Seoul, Korea Selatan, Rabu, 3 Juli 2024. Di acara tersebut, idol K-pop itu tampil mengejutkan dengan tindik mungil di hidungnya.

Mengutip Koreaboo, Kamis, 4 Juli 2024, Jennie disebut mengenakan busana tak terduga yang mengombinasikan warna-warna klasik dengan tekstur, tapi berdesain super seksi, hampir serupa dengan lingerie. Sekilas, gaun hitam tali spageti itu terlihat semi transparan dengan bayangan bra dan celana dalam Jennie.

Teman duet Zico itu tampil dengan mengepang rambut hitam panjangnya, sementara wajahnya dipulas dengan riasan natural segar. Gayanya saat itu disebut "sangat Chanel," tapi juga mencerminkan kepribadiannya. Warganet pun terbelah menanggapi visual Jennie tersebut.

Penggemar yang mendukung memujinya. "Aku terobsesi dengannya dan dia terobsesi dengan hitam," tulis seorang warganet di kolom komentar unggahan foto Jennie pada 3 Juli 2024. "Human Chanel.. Nona Jennie Kim," ucap warganet lainnya.

Sementara yang kontra menyinggung soal rok gaun Chanel-nya yang terlalu pendek. "Itu lebih terlihat seperti pakaian dalam," tulis warganet berbeda. "Jennie cantik, tapi rambut dan makeup-nya tidak bagus," imbuh warganet lain. 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini