Sukses

6 Potret Harashta Haifa Zahra di Miss Supranational 2024, Cetak Prestasi Tertinggi untuk Indonesia

Gelar tertinggi perwakilan Indonesia di ajang Miss Supranational 2024 sebelum dimenangkan Harashta Haifa Zahra adalah posisi 2nd runner up yang diraih Jessica Fitriana.

Liputan6.com, Jakarta - Harashta Haifa Zahra akhirnya membawa pulang mahkota Miss Supranational 2024. Ia menjadi wakil pertama yang meraih gelar tertinggi sejak Indonesia ikut serta dalam ajang tersebut mulai 2013.

Di malam final Miss Supranational 2024 yang berlangsung di Strzelecki Park Amphitheater, Nowy Sącz, Małopolska, Polandia, pada Sabtu, 6 Juli 2024, waktu setempat, mahasiswi jurusan Teknik Lingkungan itu tampil membawakan beragam busana. Dimulai dari babak pembukaan, perempuan yang akrab disapa Tata itu mengenakan gaun glitter berwarna biru keluaran brand asal Australia.

Ia menampilkan kebolehannya menari bersama 67 finalis Miss Supranational sebelum memperkenalkan diri di hadapan hadirin. "Sampurasun, Harashta Haifa Zahra, Indonesia," teriaknya lantang.

Ia selanjutnya bersalin baju dengan cocktail dress rancangan desainer Jessie Gunawan. Gaun berpotongan rok super pendek berwarna hitam itu dilengkapi outer berbahan songket Palembang dari benang perak di Supra Global Fashion Show. Gaun itu ingin menyalakan aura Tata di panggung, sekaligus memamerkan keanggunan dan kekayaan budaya Indonesia. Berkat penampilan luwesnya, Tata terpilih dalam barisan Top 24 Miss Supranational 2024.

 

 

Tata lalu tampil dalam sesi baju renang dengan mengenakan bikini warna cokelat. Dalam perjalanan menuju babak 12 besar, Tata kembali mengganti busananya. Kali ini, ia mengenakan setelan serba putih yang berkesan formal. Di babak tersebut, Tata mengungkapkan keyakinannya bisa mewujudkan mimpi sebagai Miss Supranational sekaligus menegaskan bahwa ia punya minat besar dalam seni pertunjukan.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

Jawaban Harashta di Babak 5 Besar Miss Supranational 2024

Pada babak final, Harashta mengganti busananya dengan gaun malam rancangan Jessie Gunawan. Gaun yang dinamai Lintang Segara itu mencerminkan bintang-bintang yang menyinarinya agar ia disorot sepanjang perjalanan.

Mengutip keterangan akun Instagram @officialputeriindonesia, gaun tersebut terbuat dari ribuat kristal perak yang dikombinasikan dengan warna gradasi kebiruan. Warna tersebut menjadi cerminan laut yang bisa tenang, cantik, dan damai, tetapi satu waktu bisa sangat kuat.

"Puteri Indonesia 2024 kita adalah bintang bangsa kita yang benar-benar bersinar di kancah Internasional. Keberanian, kegigihan dan dedikasinya telah banyak menyumbang prestasi baik bagi Indonesia," tulis akun tersebut.

Penampilan Tata di babak semi final memukau juri. Ia terpilih menjadi salah satu dari lima teratas bersama wakil dari Amerika Serikat, Curacao, Republik Ceko, dan Brasil.

Dalam babak final, ia berhasil menyampaikan pidato singkat yang berisi pesan pada dirinya di masa kecil. Foto Tata kecil mengenakan kostum tari merak ikut ditampilkan di layar sebagai latar.

"Aku ingin berterima kasih kepada si kecil Tata yang sangat bersemangat dan percaya diri. Aku tahu perjalananmu berat, ada banyak pasang surut dan selalu ingat kembali kepada kerja keras dan selalu ingat apa yang ibumu selalu katakan kepadamu, 'Coba saja hal baru di hidupmu'," ucapnya dalam bahasa Inggris.

3 dari 4 halaman

Bawakan Kostum Srikandi di Miss Supranational 2024

Beberapa hari sebelumnya, Tata tampil memukau saat memakai kostum nasional yang terinspirasi Srikandi, tokoh pewayangan populer dari Indonesia. Kostum yang dirancang desainer Intan Avantie itu berupa satu set kebaya dengan kain.

"Terbuat dari kain tradisional yang menggambarkan keindahan seni dan budaya Nusantara, setiap helainya memancarkan pesona sejarah yang sarat akan budaya," keterangan di unggahan pada Kamis, 5 Juli 2024. 

Busana itu memiliki detail embos emas melambangkan kemegahan. Ia juga mengenakan sabuk pending yang membalut pinggang dan mengikat erat gerak tubuh, agar mampu menopang badan dengan kokoh namun juga bisa senantiasa memanah dengan lentur. 

Tak terlewat dari kostum ini adalah Harashta juga kain tradisional bermotif parang yang khas akan khasanah budaya Jawa, yang memperkaya keindahan alam Indonesia melalui tampilannya. Selain alat panahan yang menawan dan elok di setiap relungnya, kepalanya dihiasi dengan mahkota megah yang melambangkan kebanggaan dan martabat seorang wanita pemberani.

Mahkota ini dikelilingi oleh bunga-bunga lokal yang melambangkan keindahan isi alam Indonesia. "Dengan bangga, kostum nasional Srikandi Manah hadir membawa pesan damai melalui kekuatan, kecantikan, dan keberanian yang disiratkan oleh wanita Indonesia dengan penuh Bhakti Luhur," tulis akun resmi Puteri Indonesia.

4 dari 4 halaman

Perjalanan Indonesia di Ajang Miss Supranational

Mengutip keterangan di akun Instagram @officialputeriindonesia, Harashta menjadi pemenang Puteri Indonesia pertama yang dikirim ke ajang tersebut. Biasanya, pemenang ketiga atau peraih titel Puteri Indonesia Pariwisata lah yang dikirim ke kontes yang berbasis di Polandia tersebut.

Indonesia pertama kali mengirimkan wakil di ajang tersebut pada 2013, yakni Cok Istri Krisnanda. Saat itu, ia berhasil meraih 3rd runner up Miss Supranational 2013.

Pada 2014, Yayasan Puteri Indonesia mengirimkan Estelita Liana. Di ajang tersebut, Liana membawa pulang gelar kostum nasional terbaik yang bertema burung rangkong. Jejaknya dilanjutkan oleh Gresya Amanda pada 2015 yang juga meraih best national costume.

Pada 2016, Indonesia diwakili oleh Intan Aletrino yang berhasil menduduki posisi 7 besar sekaligus mendapat gelar Miss Elegance and Multimedia. Pada 2017, Karina Nadila hanya berhasil meraih posisi 24 besar Miss Supranational 2017.

Capaian itu meningkat di era Wilda Situngkir pada 2018. Dia meraih 3rd Runner Up Miss Supranational 2016 sekaligus meraih best national costume. 

Pada 2019, Jesica Fitriana mencetak sejarah dengan menjadi 2nd runner up Miss Supranational 2019 sekaligus menjadi peraih posisi dua kostum nasional terbaik. Ia juga menyabet woman of substance award. Pada 2020, Jihane Almira Chedid berhasil menduduki posisi enam besar di ajang itu.

Wakil Indonesia kembali meraih 3rd runner up Miss Supranational 2022 lewat kiprah Adinda Cresheilla di ajang tersebut. Ia juga meraih Best Supra Chat. Tapi, langkah Yasinta Aurelia di ajang Miss Supranational 2023 tidak berlangsung mulus karena hanya menduduki 24 besar.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini