Sukses

Prestasi dan Keahlian Guru ASN di Pangandaran yang Mengundurkan Diri karena Laporkan Pungli

Guru ASN di Pangandaran Husein Ali tertarik untuk meneruskan profesi kedua orangtuanya sebagai seorang pengajar.

Liputan6.com, Jakarta - Cerita viral seorang guru ASN (Aparatur Sipil Negara) di Pangandaran yang melaporkan praktik pungli di lingkungan ASN justru membuat dirinya menjadi bulan-bulanan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pangandaran. Pria muda itu bernama Husein Ali Rafsanjani.

Saat mengikuti acara Latihan Dasar (Latsar) yang sudah dibiayai negara, ia diminta membayar yang dinilainya sebagai pungli (pungutan liar). Menurut Husein, pungli itu diwajibkan kepada semua ASN Pangandaran peserta Latsar tanpa terkecuali, termasuk yang tidak bisa mengikuti Latsar tersebut.

Husein yang sudah ditagih uang beberapa kali dengan peruntukan tidak jelas itu lalu memutuskan untuk melaporkan dugaan pungli ke lapor.go.id. Melansir akun Instagramnya @husein_ar, Rabu (10/5/2023), Husein mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan intimidasi setelah melapor.

Situasi itu membuat Husein memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai ASN dan pergi ke Bandung karena merasa tidak sanggup diintimidasi dari sejumlah pihak. Lalu, siapa sebenarnya sosok Husein dan apa saja prestasinya selama ini?

Dilansir dari akun Instagram miliknya @husein_ar dan berbagai sumber lainnya, Husein merupakan guru kesenian di SMP Negeri 2 Pangandaran, Jawa Barat. Dia adalah lulusan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) jurusan seni musik pada 2019 lalu.

Pria berusia 27 tahun yang tumbuh di lingkungan keluarga pendidik ini pun tertarik untuk meneruskan profesi kedua orangtuanya sebagai seorang pengajar. Kedua orangtua Husein adalah guru honorer yang hingga pensiun pada 2019 tidak diangkat sebagai PNS oleh Pemda setempat.

Dia kemudian mengikuti tes CPNS dan lolos pada 2019. Setelah mengikuti Latsar (Latihan Dasar) CPNS pada 2021, Husein menjadi guru SMPN 2 Pangandaran Jawa Barat.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

Prestasi di Bidang Seni

Husein dikenal sebagai sosok mahasiswa cerdas dan mahir di bidang tarik suara. Dari unggahan di Instagram miliknya, dia kerap mengunggah cover musik maupun saat mengisi acara bersama bandnya.

Husein mempunyai banyak talenta dan kemampuan di bidang seni. Dia bahkan menjadi guru favorit siswa dan siswi di SMP Negeri 2 Pangandaran. Kehadiran Husein pun sangat dirindukan muridnya.

Husein mengangkat nama baik sekolah saat menjadi juara 3 bidang seni dalam lomba yang digelar PGRI. Dia pun rela memberikan uang gajinya untuk anak-anak yang kurang mampu."

Menurut Wakasek Humas SMPN 2 Pangandaran Wawan Suswandi R, Husein rajin masuk sekolah untuk mengajar sebelum Latsar. Disebutkan Husein baru ada perubahan sikap setelah mengikuti Latsar.

"Tapi setelah ada Latsar jadi banyak perubahan. Lama tidak masuk-masuk ke sekolah sampai saya bolak-balik ke kosnya, juga sempat komunikasi terus-terusan dan kepala sekolah waktu itu sudah memberikan nasihat buat cari jalan yang terbaik" ucap Wawan.

3 dari 4 halaman

Guru ASN Bertemu Ridwan Kamil

"Dia sudah beberapa kali dipanggil sebagai bentuk pembinaan dari Humas dengan Kepala Sekolah soal masalah kedisiplinan tapi tetap tidak mau mengajar karena katanya sudah mundur," sambungnya.

Kabar terbarunya, Husein bertemu dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Pertemuan keduanya diabadikan dalam sebuah unggahan yang dibagikan melalui akun Instagram pribadi Ridwan Kamil. Video singkat itu diawali dengan beberapa kutipan berita terkait viralnya curahan hati guru ASN tersebut.

Video berlanjut dengan pertemuan Ridwan Kamil dan Husein yang sama-sama memakai atasan serba putih. Keduanya berbincang-bincang santai bahkan pada satu momen, Husein terlihat sembari membawa gitar.

"Saya Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat sebagai pembina PNS se-Jawa Barat. Saya bertemu dengan Kang Husein yang viral tentunya terkait laporan," kata Kang Emil, begitu ia akrab disapa, dalam video yang diunggah pada Kamis (11/5/2023).

Ia menjelaskan tengah mencari solusi dan keadilan terkait kasus yang menimpa Husein. "Kita berikan juga opsi-opsi yang penting karena beliau ini sudah PNS," tambahtnya.

 

4 dari 4 halaman

Solusi dari Ridwan Kamil

Kang Emil melanjutkan, "Jadi PNS itu susah ya, mengalahkan pulihan ribu orang. Kita cari solusi yang paling pas. Mudah-mudahan baik untuk Pangandaran, baik juga untuk Kang Husein. Insya Allah semuanya ada ending yang baik. Terima kasih, hatur nuhun."

Selain itu, Ridwan Kamil juga menuliskan keterangan cukup panjang terkait pertemuannya dengan guru ASN itu. Pada awal caption, ia menjelaskan pertemuan sekaligus perbincangan untuk mendapat informasi secara baik.

Upaya tersebut dilakukan Ridwan Kamil sekaligus meminta laporan berimbang dari pihak insitusi pendidikan terkait di Kabupaten Pangandaran. Ia mengapresiasi kejujuran dan integritas CPNS sebagai calon pelayan publik.

"Husein Ali yang guru musik lulusan UPI ini, berhasil menjadi guru berstatus PNS. Dan untuk seperti itu berat sekali kompetisinya mengalahkan belasan ribu pendaftar, sehingga disayangkan jika mundur begitu saja," tulisnya.

Kang Emil menyatakan pihak Pemprov akan mendampingi kasus ini setelah mendengarkan kronologisnya. Hal ini dilakukan untuk mencari solusi yang baik untuk bersama dan sesuai peraturan perundang-undangan.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini