Sukses

SPOTLIGHT Indonesia 2022, Keroyokan Memberdayakan Desainer dan Brand Fesyen Lokal

Liputan6.com, Jakarta - Bertajuk "Celebrating Diversity," edisi perdana SPOTLIGHT Indonesia siap terselenggara pada 1--4 Desember 2022 di great hall Pos Bloc Jakarta. Acara yang diinisiasi Indonesian Fashion Chamber (IFC) ini akan menampilkan kekuatan inspirasi lokal dalam produk ready-to-wear yang jadi ciri khas fesyen Indonesia.

"Kami bermaksud mendorong industri fesyen secara general, tapi dengan kekuatan wastra," kata National Chairmain IFC, Ali Charisma, saat jumpa pers virtual, Senin, 28 November 2022, menambahkan bahwa SPOTLIGHT Indonesia sudah dicanangkan pada 2019, namun penyelenggaraannya tertunda akibat pandemi COVID-19.

Ia menyambung, "Wastra Nusantara atau konten budaya lokal yang dikemas dalam wujud kontemporer dan kekinian akan jadi highlight perhelatan ini, dan diharapkan dapat diterima pasar global."

Menurutnya, kultur Indonesia berpotensi jadi sumber inspirasi dan tren fesyen dunia. "Kami ingin membuat Indonesia jadi destinasi belanja mode, tapi punya gaya tersendiri dengan sentuhan wastra," imbuh desainer kenamaan itu.

Cita-cita besar itu, Ali menyambung, tidak akan bisa terwujud tanpa aksi "keroyokan" dalam memberdayakan para desainer Indonesia dan brand fesyen lokal. Ia berkata, "Kami merasa ada gap yang perlu diisi. Selama ini, generasi muda, pemula, bahkan desainer yang menggarap etnik Indonesia belum terakomodir dengan baik dalam satu event."

Karena itu, SPOTLIGHT Indonesia hadir dengan salah satunya golnya, yakni melahirkan brand fesyen lokal yang berskala global. Setelah membuka pendaftaran 1,5 bulan lalu, tidak kurang dari 180 desainer dan brand lokal memastikan terlibat di edisi perdana acara tersebut.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Ragam Kegiatan

SPOTLIGHT Indonesia 2022 akan menghadirkan ragam kegiatan. Ini termasuk pergelaran busana, ekshibisi, instalasi tekstil etnik, workshop, dan seminar. Dalam 17 sesi fashion show, lebih dari 130 desainer, jenama, dan institusi pendidikan akan mempresentasikan koleksi mereka.

Rangkaiannya mencakup kategori formal wear, casual/street wear, men’s wear, serta modest wear dengan mengangkat wastra atau budaya Indonesia sebagai inspirasi utama. "Slot fashion show ini ada yang empat, lima, maupun enam per hari," Ali menyebut.

Sementara, ekshibisinya akan menghadirkan produk fesyen dari 180 jenama, termasuk instalasi wastra Indonesia. Di kesempatan yang sama, desainer fesyen sekaligus Vice Executive Chairman IFC, Riri Rengganis, menyebut bahwa agenda ini hadir atas kerja sama dengan komunitas Wastra Indonesia.

"Akan (bertempat) di tengah area (pameran) di lantai dua. Instalasinya berupa lebih dari 50 kain wastra Indonesia. Ada yang bisa dibeli atau semata dipajang saja karena merupakan milik pribadi anggota komunitas (Wastra Indonesia)," ia menjelaskan.

3 dari 4 halaman

Zonasi Suku-Suku di Indonesia

Desainer dan jenama lokal yang berpartisipasi dalam SPOTLIGHT Indonesia 2022 di antaranya Danjyo Hiyoji, Ichwan Thoha, Billy Tjong, Rinda Salmun, RaegitaZoro, Purana, AMOTSYAMSURIMUDA, ALLETS by Stella Lewis, dan JYK Fashion Label.

Tidak ketinggalan, ada pula Gingersnap, Sofie, Deden Siswanto, Eko Tjandra, Fomalhaut Zamel, Lenny Agustin, Mardiana Ika, Nuniek Mawardi, Hannie Hananto, Kursien Karzai, Heaven Lights, VANILLA, Jarum Hijau, Rengganis, Tenun Gaya by Wignyo, Batik Chic, dan Roemah Kebaya Vielga.

Panggungnya turut memberikan sorotan pada karya-karya siswa sekolah mode di Indonesia, yaitu SMK 3 Blitar, SMK N 1 Kalitengah Lamongan, SMK Terpadu Al-Ishlahiyah Malang, SMK 3 Magelang, SMK Modern ALRIFA’IE, UIC College, ISWI Fashion Academy, dan Institut Kesenian Jakarta.

Juga, Desain Mode Universitas Kristen Maranatha, Kriya-Telkom University, LPTB Susan Budihardjo, Istituto Di Moda Burgo Indonesia, LaSalle College Jakarta, Universitas Kristen Satya Wacana, dan BINUS International.

Sesuai temanya, "Celebrating Diversity," koleksi di SPOTLIGHT akan ditampilkan dalam zonasi suku-suku bangsa Indonesia: Batak, Jawa, Melayu, Betawi, Minangkabau, Bugis, Bali, Papua, Nusa Tenggara, dan Dayak. Namun demikian, produk fesyennya tetap dibuat dengan desain kontemporer.

4 dari 4 halaman

Mendorong Dukungan Publik

Presentasi koleksi pun mendapat dukungan digitalisasi melalui fitur "See Now, Buy Now." Bagi desainer yang siap, karya yang diperagakan bisa langsung dibeli saat itu juga. Konsumen dapat berbelanja koleksinya melalui kode QR yang terhubung langsung ke e-catalog.

"Berdasarkan pengalaman kami, desainer maupun brand lokal itu senang sekali diajak fashion show, tapi karena terlalu bersemangat mempersiapkan koleksi, mereka jarang memikirkan penjualan produk fashion show. Makanya kami hadirkan fitur 'See Now, Buy Now,'" Ali menjelaskan.

Wardah, sebagai official makeup and hairdo acara tersebut, disebut akan membawa empat look riasan wajah, termasuk yang masuk dalam daftar tampilan makeup terbaik versi publikasi Amerika Serikat, Allure, ketika berpartisipasi dalam gelaran London Fashion Week 2023.

Sementara, YOU.C1000 yang merupakan salah satu sponsor mempunyai komitmen memberikan kesempatan pada para desainer muda Indonesia untuk bisa menarik perhatian dunia. Selain kedua pihak, SPOTLIGHT juga didukung Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM).

Juga, Road to IN2MOTIONFEST 2023, LaSalle College, Pos Bloc selaku official venue partner, serta Ditali Cipta Kreatif sebagai organizing partner. "Akhirnya, kami mau mendorong semua publik yang nantinya hadir untuk mendukung brand lokal dengan membeli produknya," tutup Ali.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS