Sukses

Potret Langka Elon Musk Bareng 4 Anak Lelakinya Usai Putra Pertama Putuskan Jadi Transgender

Liputan6.com, Jakarta - Kehidupan keluarga Elon Musk seperti tak terusik dengan keputusan salah satu anak lelakinya untuk menjadi transgender dan tak lagi berhubungan dengan sang ayah. Pemilik Tesla itu terlihat baik-baik saja saat berpose bersama Paus Fransiskus dan keempat anak lelakinya yang lain saat mereka berkunjung ke Vatikan.

Dalam potret yang diunggah ke akun Twitter-nya pada 2 Juli 2022, Elon berdiri di samping kanan Paus. Sementara, empat anak lelakinya berdiri di samping kiri pemimpin umat Katolik itu dalam setelan jas beragam warna dan corak.

Keempatnya adalah si triplet Kai, Damian, dan Sax, serta Griffin, kembaran Xavier Alexander yang kini sudah berganti nama menjadi Vivian. Mereka merupakan putra Elon Musk dari mantan istri pertamanya, Justine Wilson. 

"Merasa terhormat bertemu dengan @Pontifex kemarin," tulis Musk. Pontifex merupakan akun resmi Paus Fransiskus.

Musk juga sempat berbagi potret masa lalu saat ia dan mantan istrinya, Talulah Riley, berada di Italia. "Venesia, situs Peringatan Hebat," tulisnya sebagai keterangan foto.

Dalam foto tersebut, ia berbalut setelan tuksedo hitam, berpasangan dengan Riley yang mengenakan gaun putih berdesain terbuka. Keduanya mengenakan topeng menutupi mata mereka.

Musk kembali membagikan cuitan di Twitter pada Jumat, 1 Juli 2022, yang ditujukan untuk menghormati kepergian Technoblade. Ia adalah pemain gim sekaligus YouTuber yang baru saja meninggal dunia akibat kanker pada usia 23 tahun. 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Puasa Medsos Terlama

Cuitan itu berbunyi, "Youtuber Minecraft Technoblade yang populer dengan 12 miliar pelanggan, baru-baru ini meninggal pada usia 23 karena kanker, dan ini membuat [saya] menyadari bahwa kanker adalah bagian absurd dari sampah dan kematian literal, tetapi juga mencoba menjalani hidup terbaik Anda dengan orang yang Anda kenal.

"Mereka bisa mati keesokan harinya, dan Anda akan menyesal tidak melakukan sesuatu dengan mereka," imbuh Musk.

Deretan cuitan itu mengakhiri Musk dari puasa media sosial terlama, tepatnya selama 10 hari, sejak ia bergabung dengan Twitter pada Oktober 2017, lapor The Wall Street Journal. CEO SpaceX itu sebelumnya tidak pernah meninggalkan cuitan lebih dari enam hari sejak Januari 2018.

WSJ melaporkan bahwa Musk telah mengambil jeda beberapa hari yang lebih pendek dari situs tersebut, termasuk salah satunya pada Januari lalu. Relasinya dengan Twitter masih belum ada tanda-tanda kepastian karena Musk masih mencari terus bernegosiasi sebelum mengambil alih kepemilikan Twitter sepenuhnya yang bernilai miliaran dolar.

3 dari 4 halaman

Xavier Alexander

Sementara itu, anak pertama Elon Musk dengan Justine Wilson sudah mengucap selamat tinggal untuk identitas lamanya, Xavier Alexander Musk. Seiring dengan transformasinya sebagai transgender, kini ia menggunakan nama Vivian Jenna Wilson.

Dilansir dari E! News, Jumat, 24 Juni 202, hal ini terungkap lewat salinan keputusan pengadilan yang dirilis oleh Pengadilan Tinggi Los Angeles pada 22 Juni 2022. Selain soal perubahan nama tersebut, gadis 18 tahun ini juga membuat permohonan untuk mengubah identitas gendernya secara legal, dan juga meminta akta lahir pengganti. Dua permintaan ini juga telah mendapat lampu hijau dari pengadilan.

Perubahan nama ini tak hanya karena alasan perubahan identitas gender semata. Vivian menyatakan, ia tak lagi ingin dikaitkan dengan sang ayah yang merupakan orang terkaya di dunia.

"(Perubahan ini untuk merefleksikan) identitas genderku, dan fakta bahwa saya tak mau lagi hidup atau ingin dihubungkan dengan ayah biologis saya dengan cara maupun bentuk apa pun," begitu isi pernyataan Vivian dalam dokumen pengajuan penggantian namanya.

4 dari 4 halaman

7 Anak

Remaja berusia 18 tahun itu mengubah nama lengkapnya dari Xavier Alexander Musk jadi Vivian Jenna Wilson, mengambil nama belakang ibunya, karena "ia ingin diakui sebagai perempuan," lapor TMZ. Sidang terkait permintaan tersebut dijadwalkan pada Jumat, 24 Juni 2022.

Vivian Wilson lahir pada 2004 dari pasangan Elon Musk dan Justine Wilson. Ia memiliki saudara kembar, Griffin Musk. Vivian dan Griffin memiliki kakak perempuan, Nevada Alexander Musk, yang lahir pada 2002. Namun, Nevada meninggal karena sindrom kematian bayi mendadak pada usia 10 minggu.

Elon dan Justine menyambut anak kembar tiga mereka: Damian, Kai, dan Saxon pada 2006 sebelum berpisah pada 2008. Pasangan ini berbagi hak asuh atas lima anak mereka.

Pengusaha kontroversial itu juga berbagi putra X A-12, lahir pada 2020, dan putri Exa Dark Siderl, lahir pada 2021, dengan penyanyi Grimes. Pasangan itu berpisah pada September 2021.

Elon Musk mengatakan, ia mendukung isu transgender, tapi ia mengkritik kata ganti pilihan untuk orang transgender dan non-biner pada 2020. Saat itu ia berkicau, "Saya benar-benar mendukung trans, tetapi semua kata ganti ini adalah mimpi buruk estetika," menyebutnya sebagai "kata ganti menyebalkan."