Sukses

Siapakah Xavier Alexander Musk, Anak Transgender Elon Musk yang Berganti Nama Jadi Vivian?

Liputan6.com, Jakarta - Anak Elon Musk dilaporkan telah mengajukan petisi ke pengadilan California, Amerika Serikat (AS) untuk mengubah nama dan jenis kelaminnya setelah menjadi transgender. Vivian, yang lahir sebagai Xavier Musk, mengumumkan keputusannya untuk mengubah jenis kelamin dan nama belakangnyal guna menghilangkan hubungan apapun dengan pendiri Tesla dan SpaceX tersebut, melansir New York Post, Rabu (22/6/2022).

Alasan resmi yang dinyatakan Vivian dalam petisi, yang dibagikan secara online, berbunyi, "Identitas gender dan fakta bahwa saya tidak lagi hidup dengan atau ingin berhubungan dengan ayah kandung saya dengan cara, bentuk, atau bentuk apapun."

Remaja berusia 18 tahun itu mengubah nama lengkapnya dari Xavier Alexander Musk jadi Vivian Jenna Wilson, mengambil nama belakang ibunya, karena "ia ingin diakui sebagai perempuan," lapor TMZ. Sidang terkait permintaan tersebut dijadwalkan pada Jumat, 24 Juni 2022.

Vivian Wilson, sebelumnya dikenal sebagai Xavier Musk, lahir pada 2004 dari pasangan Elon Musk dan Justine Wilson. Ia memiliki saudara kembar, Griffin Musk. Vivian dan Griffin memiliki kakak perempuan, Nevada Alexander Musk, yang lahir pada 2002. Sayangnya, Nevada meninggal karena sindrom kematian bayi mendadak pada usia 10 minggu.

Elon dan Justine menyambut anak kembar tiga mereka: Damian, Kai, dan Saxon pada 2006 sebelum berpisah pada 2008. Pasangan ini berbagi hak asuh atas lima anak mereka. Pengusaha kontroversial itu juga berbagi putra X A-12, lahir pada 2020, dan putri Exa Dark Siderl, lahir pada 2021, dengan penyanyi Grimes. Pasangan itu berpisah pada September 2021.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Sempat Dikecam

Elon Musk mengatakan, ia mendukung isu transgender, tapi mendapat kecaman pada 2020 karena mengkritik kata ganti pilihan untuk orang transgender dan non-biner. Saat itu ia berkicau, "Saya benar-benar mendukung trans, tetapi semua kata ganti ini adalah mimpi buruk estetika," menyebutnya sebagai "kata ganti menyebalkan."

Perwakilan untuk Musk belum menanggapi permintaan komentar The Post. Begitu pula apakah ia mengetahui pengajuan petisi Vivian yang dilakukan awal minggu ini.

Sementara itu, mantan istri Musk, Justine Wilson, mengaku "bangga" dengan perubahan nama Vivian. Penulis fantasi kelahiran Kanada itu telah berbagi percakapan manis dengan salah satu saudara kembar pasangan itu.

Ini terjadi setelah terungkap bahwa putri transgender mereka secara resmi memutuskan mengubah namanya untuk memutuskan semua hubungan dengan ayah miliardernya. Wilson, ibu dari lima anak Musk, berbagi percakapan dengan salah satu saudara kembarnya di Twitter pada Senin, 20 Juni 2022.

3 dari 4 halaman

Pengakuan Mantan Istri Elon Musk

Justine Wilson berkicau di akun Twitter-nya, menulis, "'Saya memiliki masa kecil yang aneh,' kata anak saya yang berusia 18 tahun pada saya," setelah berita petisi ganti nama dan jenis kelamin Vivian mulai beredar di dunia maya. Ia juga mengutip anaknya yang mengatakan, "'Saya tidak percaya saya tampak normal seperti diri saya yang seharusnya.'"

Meski Wilson tidak merinci dengan anak kembarnya yang mana percakapan itu terjadi, unggahan tersebut mengikuti berita terbaru  bahwa Vivian telah memutuskan untuk secara terbuka menjauhkan diri dari Elon. Ibu yang bangga itu juga mengatakan bahwa ia memberi tahu si kembar, "'Saya sangat bangga padamu,'" dan anak itu menjawab, "'Saya bangga pada diri saya sendiri!'"

Di sisi lain, masih tentang anak pesohor dunia, Jennifer Lopez memperkenalkan anaknya, Emme, menggunakan kata ganti netral gender. Emme, yang merupakan salah satu anak hasil hubungan J.Lo dengan mantan suaminya Marc Anthony, juga seorang penyanyi, bahkan naik ke panggung bersama ibunya, menurut Glamour Magazine.

4 dari 4 halaman

Anak Jennifer Lopez

Jennifer Lopez dan putrinya, Emme Maribel, pertama kali memamerkan kecakapan vokal bersama dengan berduet lagu Limitless selama tur It's My Party pada 2019. Emme kemudian sekali lagi bergabung dengan ibunya di atas panggung di Super Bowl 2020, yang telah banyak ditampilkan dalam film dokumenter Netflix baru Jennifer Lopez, Halftime.

Di salah satu duet terbaru mereka selama akhir pekan di LA Dodgers Foundation Blue Diamond Gala, J.Lo memperkenalkan Emme ke atas panggung, dengan mengatakan, "Terakhir kali kami tampil bersama adalah di stadion besar seperti ini."

"Saya meminta mereka (sebutan netral gender untuk putrinya) bernyanyi bersama saya sepanjang waktu, tapi mereka tidak mau. Jadi ini adalah acara yang sangat istimewa. Mereka sangat, sangat sibuk. Sudah dipesan. Dan mahal! Saya harus membayarnya ketika mereka keluar," J.Lo bercanda.

J.Lo dengan manis melanjutkan, "Tapi mereka bernilai setiap sen karena mereka adalah pasangan duet favorit saya sepanjang masa. Jadi jika Anda mau memanjakan saya."

Emme kemudian naik ke atas panggung dengan mikrofon pelangi yang berbeda dan mulai menyanyikan A Thousand Years dari Christina Perri, Born in the USA dari Bruce Springsteen, dan intro dari Let's Get Loud.