Sukses

Gaya Fesyen Lily Collins Makin Variatif dan Berwarna di Emily in Paris Season 2

Liputan6.com, Jakarta - Serial Netflix Emily in Paris sudah tayang kembali. Bertajuk Emily in Paris: Season 2, serial yang dibintangi Lily Collins ini tayang perdana pada 22 Desember 2021. Seperti di musim pertamanya, serial ini kembali menjadi perbincangan hangat di seluruh dunia.

Dengan latar di kota mode dunia, yaitu Paris, tentu saja serial ini banyak mencuri perhatian karena pilihan busana-busana modis dan stylish yang dikenakan oleh karakter Emily Cooper (Lily Collins). Berbagai media menyorot selera fesyen Emily yang dinilai fresh, chic dan sangat bergaya.

Pada musim kedua ini, sesuai prediksi, gaya fesyen yang ditampilkan Emily lebih variatif , menarik dan penih warna dari sebelumnya. Dilansir dari Insider, 31 Desember 2021, kali ini Marylin Fitoussi yang berperan sebagai desainer kostum serial ini menghadirkan banyak brand fashion ternama dunia.

Ada Valentino, Giambattista Valli, Balmain, Dolce & Gabbana, dan masih banyak lagi. Marylin berusaha tetap mempertahankan gaya fesyen Emily yang penuh statement.

Hal ini terlihat dari adanya beragam busana dengan warna bold seperti hijau, kuning, merah, dan merah muda. Lalu ada padu padan busana tabrak motif, gaun-gaun mewah nan ekstra, sampai gaya khas Emily yang suka memadukan rok mini dengan atasan dan blazer masih bisa dilihat di sepanjang serial.

Selain itu, aksesori seperti kacamata, tas, hingga sepatu juga menambah kesan drama pada setiap penampilan Emily.  Foto-foto penampilan dan gaya pakaian andalan Emily in Paris pun sudah banyak beredar di dunia maya.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Warna Cerah

Salah satu foto memperihatkan Emily mengenakan outer hijau muda yang dipadukan dengan kaus kerah warna cerah dan rok mini hijau motif kotak-kotak. Ia juga terlihat menenteng tas kecil warna hijau tua.

Pemeran Emily, Lily Collins juga tampil unik dalam balutan gaun hitam berpita merah muda berukuran besar. Dalam kesempatan lainnya, Lily tampil chic dengan rok, atasan knit dan blazer putih tanpa lengan

Ia juga mencuri perhatian dengan atasan warna-warna cerah dan rok tabrak motif.  Lily melengkapi penampilannya dengan topi baret dan tas warna kuning cerah.

Di adegan lainnya, sosok Emily tampak elegan dengan mengenakan gaun merah nan ikonik  Emily juga tak ragu tampil santai saat sedang bepergian. Ia dengan gaun mini dan bucket hat warna hitam putih. 

3 dari 4 halaman

Penggabungan Busana

Meski meraih sukses, serial Emily in Paris tak lepas dari kritiikan, termasuk soal fesyen.  Menurut Marina Khorosh, penulis memoar Love in Translation, seperti dilansir laman Vogue US, selama tiga tahun tinggal di Prancis, ia tak pernah menyaksikan penggabungan busana seperti Emily di jalanan Paris, apalagi di kantor.

Pengecualiannya hanya ada di Paris Fashion Week. "Faktanya, rutinitas pekerjaan awal saya di Prancis sering kali menyertakan pepatah tried-and-trusted, 'Sebelum keluar rumah, lihat ke cermin dan ambil satu barang,' jika tak ada alasan lain memakainya selain untuk menepis komentar rekan-rekan saya," terang Khorosh.

Sementara, Emily justru tak pernah melepaskan apa pun. Alih-alih, ia melapisi aksesori, lalu mengarahkan mata penonton ke sekeliling layar guna menyerap potongan-potongan penampilannya.

"Sederhananya, Emily bukanlah gaya saya. Akumulasinya, (yaitu) topi merah muda, topi merah muda dan ungu, rambut keriting, pola dan lapisan warna mencolok," ujar Stéphanie Delpon, salah satu pendiri agensi kreatif Paris, Pictoresq.

4 dari 4 halaman

Fakta-Fakta Menarik tentang Fashion