Sukses

Menparekraf Sandiaga Uno Sampaikan Doa atas Kecelakaan Sriwijaya Air SJ182

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyampaikan dukanya atas tragedi kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182. Hal tersebut dibagikan melalui unggahan di akun Instagram pribadi.

"Innalillahi wainnailaihi rojiun. Kami keluarga besar @kemenparekraf.ri turut berduka atas musibah kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182," tulis Sandiaga Uno pada 9 Januari 2021.

Sandi turut mengajak masyarakat untuk memanjatkan doa sejenak. "Mari kita sama-sama berdoa sejenak untuk semua penumpang dan crew pesawat," lanjutnya.

"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Aamiin ya rabbal alamin," tutup Sandi.

Sementara, pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak jatuh di sekitar perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat ini mengangkut 62 penumpang dan awak kabin.

Pesawat Sriwijaya Air SJ182 sebelumnya sempat delay hampir satu jam hingga berangkat pada 14.36 WIB. Pesawat tersebut awalnya dijadwalkan terbang pada 13.25 WIB dari Bandara Soekarno-Hatta.

 
2 dari 4 halaman

Hilang Kontak

Pesawat Sriwijaya Air SJ182 dengan rute Jakarta-Pontianak hilang kontak, Sabtu, 9 Januari 2021. Kabar terkait pesawat ini disampaikan Juru bicara Kementerian Perhubungan RI, Adita Irawati.

"Terakhir terjadinya kontak pada pukul 14.40 WIB. Kami menyampaikan rasa prihatin atas kejadian ini. Kami berharap bisa melakukan pencarian dan penyelamatan," ujar Adita dalam jumpa pers, Sabtu, 9 Januari 2021.

"Di dalam pesawat SJY182 ini, terdapat sesuai manifes ada 62 orang yang terdiri dari 50 penumpang, terdiri dari 40 penumpang dewasa, tujuh anak-anak, dan tiga bayi. Ditambah 12 orang kru, 6 kru aktif dan 6 ekstra kru," lanjutnya.

3 dari 4 halaman

Infografis 6 Cara Hindari Covid-19 Saat Bepergian dengan Pesawat

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: