Sukses

Vila Unik, Ada Makam di Tengah Ruang Tamu

Liputan6.com, Jakarta - Liburan ke Vitenam, tak ada salahnya berkunjung ke Provinsi Ben Tre. Di sana terdapat sebuah vila yang terbilang unik karena di ruang tamunya terdapat sebuah makam marmer lengkap dengan sebuah kuil untuk orang yang dimakamkan di dalamnya.

Bagi banyak orang, mungkin terdengar seperti plot film horor. Namun, bagi penduduk yang disebut Tomb Villa of Tan Thac Commune (Makam di Vila Komune Tan Thac), itu adalah kehidupan sehari-hari.

Dikutip dari odditycentral, Rabu, 7 Agustus 2019, kedengarannya sulit dipercaya, dan banyak orang masih tak percaya, terutama karena hukum Vietnam dengan jelas menyatakan penguburan hanya dapat dilakukan di kuburan atau di tanah suci gereja dan kuil, tetapi kisah rumah unik ini telah didokumentasikan secara online selama lebih dari satu dekade. 

Kisah ini yang sekarang terkenal di Provinsi Ben Tre ini dimulai pada 28 Januari 1960, ketika wanita setempat Dang Thi Nhan melahirkan seorang anak perempuan bernama Tran Thi Kim Lien. Lien tumbuh miskin, tapi pada usia 18 ia jatuh cinta dengan pemilik kapal penangkap ikan dan tiga tahun kemudian mereka beremigrasi ke Amerika Serikat.

Pada awal 2000-an, selama kunjungan ke kota asalnya, Lien mengatakan kepada ibu dan tiga saudara laki-lakinya bahwa ia berencana untuk pulang. Ia kemudian meminta mereka membangun vila yang luas untuk menggantikan gubuk tua tempat ia dibesarkan.

Ia menginginkan keluarga untuk dipersatukan kembali di bawah atap yang sama dan menawarkan untuk membiayai pembangunan vila itu sendiri. Ketika vila yang mengesankan selesai pada  2006, tapi sayangnya Tran Thi Kim Lien hanya menempati vilanya selama beberapa bulan.

Pada 2007, tak lama setelah pindah dari Amerika Serikat (AS), Lien sakit dan akhirnya didiagnosis mengidap kanker. Ia mendapat perawatan dari dokter lokal, tetapi karena kondisinya semakin memburuk hingga memutuskan untuk kembali ke AS untuk berobat. Seolah-olah ia tak akan pernah kembali, Lien meminta ibunya untuk memenuhi keinginan terakhirnya.

"Aku tidak pernah bisa tinggal di vila mewah, jadi ketika aku mati, tolong kuburkan aku di vila ini," kata wanita itu kepada ibundanya.

2 dari 3 halaman

Makam di Tengah Ruang Tamu

Lien meninggal pada 10 Mei 2007, dan keluarganya memutuskan untuk membawa jenazahnya kembali ke Vietnam sehingga bisa dikubur sesuai dengan keinginannya. Dang Thi Nhan biasa memberi tahu para pengunjung bahwa vila itu dibangun dengan uang dari putrinya tersebut. 

Keluarga itu mempekerjakan pekerja untuk memotong lantai marmer dan menggali kuburan Lien, yang kemudian makam itu ditutup dengan marmer besar. Mereka juga mendirikan kuil untuknya, lengkap dengan foto besar dirinya, lilin dan dupa yang menyala. Pemakamannya dihadiri oleh sebagian besar orang di Tan Thac, termasuk pihak berwenang, yang mungkin menjelaskan mengapa tak ada yang keberatan dengan lokasi pemakaman ilegal ini.

Ketika berita tentang vila dengan sebuah makam di tengah ruang tamunya mulai menyebar di sekitar Provinsi Ben Tre, desas-desus tentang hantu dan fenomena yang tak dapat dijelaskan mulai beredar. Banyak yang bersumpah bahwa vila itu dihuni hantu, tapi keluarga Lien telah menetap di sana selama 12 tahun terakhir dan mengklaim bahwa mereka  tak pernah melihat ada yang aneh selama ini.

Saat ini, vila ini dihuni oleh saudara bungsu Lien, Tran Van Tuan, dan keluarganya. Ia baru-baru ini mengatakan kepada Vietnamnet bahwa selain dikunjungi orang-orang yang ingin melihat apakah legenda vila dengan makam di ruang tamunya benar, kehidupan di vila yang terkenal itu cukup biasa. Ia menambahkan bahwa kegembiraan terbesarnya adalah berada di dekat adiknya sepanjang waktu.

Jadi, jika Anda berada di Vietnam dan ingin melihat sesuatu yang benar-benar unik, walaupun cukup menyeramkan, masukkan Tomb Villa dalam daftar kunjungan Anda. Terletak sekitar 500 meter dari feri Rach Mieu tua, di komune Tan Thac.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Jadwal Timnas Indonesia Usai Dipermak Vietnam
Artikel Selanjutnya
Di Balik Kemenangan Teater Garasi Raih Penghargaan Ibsen Scholarship di Norwegia