Sukses

Menengok Harajuku yang Melulu soal Fashion

Liputan6.com, Tokyo - Jika ingin merasakan atmosfer budaya pop di Jepang, datanglah ke Harajuku. Di sana ada jalan bernama Takeshita atau Takashita-Dori, yang kerap jadi tempat nongkrong para anak gaul Jepang, khususnya Tokyo.

Letaknya, persis di seberang stasiun kereta JR Harajuku. Keluar gerbang stasiun kereta, Anda sudah akan melihat tulisan Takeshita Street, melintang di atas gapura.

Mereka, anak-anak muda Jepang datang dengan gaya masing-masing. Ada yang bergaya punk, gothic, sampai ganguro, gaya khas berpakaian remaja Jepang yang lekat dengan kesan "pemberontak". Dari perpaduan gaya itu semua akhirnya lahirlah Harajuku Style, yang kemudian mendunia.

Mantan penyanyi grup No Doubt, Gwen Stefani, salah satu pesohor yang sangat terobsesi dengan gaya Harajuku. Sampai-sampai dia membuat lagu berjudul "Harajuku Girls", yang dimasukkan di album solonya, "Love. Angel. Music. Baby." pada 2004.

Di Indonesia sendiri, demam Harajuku sempat melanda di awal tahun 2000-an. Tak hanya gaya pakaian, gaya rambut serta aksesori yang dikenakan anak-anak muda di Harajuku pun banyak ditiru remaja Indonesia.

Harajuku memang melulu soal fashion danĀ lifestyle. Tak heran, toko-toko yang berada di sekitar Takeshita-Dori pun lebih banyak terdapat butik atau distro khas Jepang (baca Harajuku).

Tak jauh dari Takeshita-Dori ada kawasan Omotesando. Ini juga kawasan modis dan berkelas. Di sepanjang jalan ini berjejer toko-toko busana dengan brand terkenal. Ada juga toko-toko sepatu dengan merek yang sudah mendunia.

Namun, jangan salah, di sekitar Takeshita-Dori juga banyak toko-toko suvenir yang bisa Anda jadikan oleh-oleh. Jika lelah, banyak restoran cepat saji, baik khas Jepang atau Eropa dan Amerika, yang siap menampung Anda.

Jika beruntung, pada hari-hari tertentu Anda bisa mendapat hiburan gratis, menyaksikan suguhan para cosplayer Jepang. Ya, Harajuku memang juga jadi salah satu tempat berkumpul komunitas cosplayer di Jepang.

Namun, Anda harus mencari waktu yang pas, jika ingin berkunjung ke sana. Sebab, jika sore atau menjelang malam, apalagi akhir pekan, Takeshita-Dori kerap berubah menjadi lautan manusia. Jadi, bersiap-siaplah berdesak-desakan.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Pertama dalam Sejarah, Nama Era Baru Kekaisaran Jepang dari Karya Sastra
Artikel Selanjutnya
Gaya Kece Luna Maya Saat Liburan ke Jepang